Salah Pilih Bantal, Kualitas Tidur Anda Bisa Berkurang Lho!

M. Reza Sulaiman | Vessy Dwirika Frizona | Suara.com

Jum'at, 13 September 2019 | 21:31 WIB
Salah Pilih Bantal, Kualitas Tidur Anda Bisa Berkurang Lho!
Salah pilih bantal bisa kurangi kualitas tidur. (Pixabay)

Suara.com - Salah Pilih Bantal, Kualitas Tidur Anda Bisa Berkurang Lho!

Tidur merupakan salah satu aktifitas yang penting untuk kesehatan. Mendapatkan tidur yang berkualitas sama pentingnya dengan olahraga teratur beserta diet yang sehat.

Tidur yang berkualitas membuat tubuh merasa segar keesokan harinya dan siap memulai aktivitas.

Ririn Basuki, Public Relations Ikea Indonesia mengatakan, kenyamanan adalah kunci untuk tidur berkualitas. Itulah pentingnya bantal ergonomis dalam beragam bentuk dan ukuran, untuk memberikan pengalaman tidur yang baik sesuai gaya tidur masing-masing, agar dapat tidur lebih nyenyak dan bangun lebih segar.

"Tidur dengan bantal yang tidak tepat dapat menimbulkan rasa sakit pada leher. Ketika kepala dan leher ditopang oleh sebuah bantal yang tepat, tidur menjadi lebih baik. Namun setiap orang memiliki kebiasaan tidur yang berbeda. Ada yang tidur terlentang, menyamping atau sering merubah posisi selama tidur," tutur Ririn melalui siaran pers yang diterima Suara.com.

Agar tidur berkualitas, kenali tipe-tipe bantal ergonomis untuk memenuhi gaya tidur yang berbeda dan memberikan tidur yang lebih berkualitas.

Bantal untuk tidur terlentang

Lekukan pada bantal ergonomis memberikan tumpuan yang baik untuk punggung atas dan leher, sementara isian bantal berupa parutan busa akan membuai kepala sehingga merasa lebih rileks.

Bantal ergonomis untuk posisi tidur telentang. (Dok. IKEA)
Bantal ergonomis untuk posisi tidur telentang. (Dok. IKEA)

Bantal untuk tidur menyamping

Bantal yang dibuat dengan tekstur tidak terlalu keras dan tidak terlalu lembek sehingga kepala dan leher terasa nyaman. Dan jangan tertipu dengan tampilan bantal yang biasa saja, karena bantal bisa saja memiliki isian yang dapat membuat tidur lebih nyenyak.

Perpaduan posisi tidur

Pernah membayangkan bagaimana rasanya tidur di atas awan yang lembut? Bantal dengan bentuk yang unik dapat membuat tidur terasa nyaman apa pun posisi tidurnya.

Ada juga bantal dengan dua jenis kenyamanan yaitu busa pada satu sisi dan gel pendingin di sisi lainnya. Busa ini menopang kepala leher dan pundak yang dapat meringankan tekanan dan ketegangan.

Bantal juga menjaga suhu yang seimbang karena terdapat lubang-lubang kecil di tengahnya, sehingga udara dapat bersirkulasi dan menghilangkan kelembaban. Bantal seperti itu cocok untuk berbagai gaya posisi tidur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Haruskah Kita Khawatir dengan Fenomena Tersentak Saat Mulai Tertidur?

Haruskah Kita Khawatir dengan Fenomena Tersentak Saat Mulai Tertidur?

Health | Jum'at, 13 September 2019 | 21:15 WIB

Viral, Kisah Pria Rela Berdiri 6 Jam di Pesawat Agar Istri Bisa Tidur

Viral, Kisah Pria Rela Berdiri 6 Jam di Pesawat Agar Istri Bisa Tidur

News | Rabu, 11 September 2019 | 10:36 WIB

Tidur Siang Turunkan Risiko Serangan Jantung, Benarkah?

Tidur Siang Turunkan Risiko Serangan Jantung, Benarkah?

Health | Selasa, 10 September 2019 | 16:30 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB