Banyak Terkontaminasi Merkuri, Ini Saran Dokter Makan Ikan Salmon

Ade Indra Kusuma, Dini Afrianti Efendi

Minggu, 15 September 2019 | 07:10 WIB
Banyak Terkontaminasi Merkuri, Ini Saran Dokter Makan Ikan Salmon
Banyak Terkontaminasi Merkuri, Ini Saran Dokter Makan Ikan Salmon (Shutterstock)

Suara.com - Banyak Terkontaminasi Merkuri, Ini Saran Dokter Makan Ikan Salmon

Siapa yang tidak suka makanan laut? Banyak yang menganggap makanan laut seperti ikan salmon maupun tuna, sangat bergizi dan penuh dengan nutrisi baik untuk tubuh manusia..

Tapi tidak banyak yang tidak tahu, jika salmon dan tuna yang hidup di laut dalam kian terkontaminasi dengan merkuri. Mengingat di laut banyak polusi dengan jenis polusi yang menetap, ditambah laut kini kian tercemar dengan sampah.

"Ikan resiko dengan merkuri lebih banyak lho. Salmon, tuna, gindara itu ikan yang ada di laut dalam. Merukuri nggak bisa diremove (dihilangkan), mengapa itu terjadi? Karena polutan stay di laut dan juga banyak sampah," ujar Fahma Sunarja, Senior Dietitian Allied Health, Parkway Cancer Centre di Shangri-La Hotel, Sudirman, Jakarta Selatan, Sabtu (14/9/2019).

Walau tidak bisa dihilangkan, Fahma mengatakan merkuri ini bisa diimbangkan dengan cara ikan-ikan yang ada di laut dibudidayakan dan ditambak, dengan cara itu biasanya kuman, bakteri bisa terkontrol. Termasuk kandungan air tempat si ikan hidup bisa selalu dicek melalui lab agar tidak tercemar.

Fahma Sunarja, Senior Dietitian Allied Health, Parkway Cancer Centre (Suara.com/ Dini Afrianti Efendi)
Fahma Sunarja, Senior Dietitian Allied Health, Parkway Cancer Centre (Suara.com/ Dini Afrianti Efendi)

"Tapi bisa dibalance. Kita mau deep sea fishes kalau mau natural pakai di tambak, makanannya karena dari pelet, ada juga salmon yang dipelihara karenanya nggak akan kena merkuri," jelasnya.

Tak main-main, bagian ikan yang terkontaminasi polusi di laut ada pada bagian dagingnya. Padahal bagian itu paling dicari dan dikonsumsi manusia. Alasan kenapa tambak tidak terpapar polusi? Karena kondisi tambak tidak seperti laut, dan bisa direkayasa.

"Berdasarkan logikanya, dia tidak seperti di laut, dia buatan, endemik yang ada di salmon tambak selalu di cek dan dikontrol bahkan melalui laboratorium untuk mengeceknya," papar Fahma.

Sekedar informasi, merkuri adalah air raksa, sejenis logam yang banyak ditemukan di alam bebatuan, biji tambang, tanah, air dan udara. Bahkan aktivitas manusia sekalipun bisa membuat kadar merkuri menjadi tinggi. 

baca juga

Kulit yang terpapar merkuri akan membuat lapisan semakin tipis. Parahnya jika sudah masuk ke tubuh akan merusak saluran pencernaan, sistem saraf dan ginjal. Risiko lainnya akan menganggu kinerja jantung, otak, ginjal, paru-paru, serta sistem imun tubuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keracunan Merkuri dari Krim Anti-Penuaan, Wanita Ini Koma Berminggu-minggu!

Keracunan Merkuri dari Krim Anti-Penuaan, Wanita Ini Koma Berminggu-minggu!

Health | Jum'at, 13 September 2019 | 07:30 WIB

Enak dan Kaya Manfaat, Ikan Salmon Juga Bisa Jadi Sumber Inspirasi Lho!

Enak dan Kaya Manfaat, Ikan Salmon Juga Bisa Jadi Sumber Inspirasi Lho!

Lifestyle | Jum'at, 30 Agustus 2019 | 06:05 WIB

DNA Ikan Salmon Bermanfaat untuk Kecantikan Kulit, Mitos atau Fakta?

DNA Ikan Salmon Bermanfaat untuk Kecantikan Kulit, Mitos atau Fakta?

Lifestyle | Kamis, 29 Agustus 2019 | 11:20 WIB

Terkini

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

×