Mengenal Vaginal Septum, Seperti Ini Gejala dan Perawatannya!

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 17 September 2019 | 14:15 WIB
Mengenal Vaginal Septum, Seperti Ini Gejala dan Perawatannya!
Ilustrasi wanita dengan vaginal septum (shutterstock)

Suara.com - Beberapa waktu lalu, seorang wanita asal Pakistan didiagnosis mengalami blind vagina alias vaginal septum. Kondisi itu membuat wanita 20 tahun itu tidak bisa berhubungan seks dan merasakan sakit di bagian bawah perutnya.

Ibunya menduga anaknya mengalami vaginal septum akibat tidak pernah menstruasi alias keterlambatan pubertas. Di sisi lain, wanita ini tetap memiliki perkembangan payudara dan lainnya yang normal.

Melansir dari Metro.co.uk, vaginal septum berarti kondisi vagina tertutup. Akibatnya, ia tidak bisa berhubungan intim karena penis tidak bisa masuk ke dalam vagina.

"Vaginal septum juga dikenal sebagai vagina buntu adalah saluran vagina pendek yang memiliki bagian jaringan menghalangi ujung vagina," kata dr Sarah Welsh, salah satu pendiri Hanx.

Ada beberapa gejala yang bisa diperhatikan jika seorang wanita mengalami vaginal septum. Wanita dengan vaginal septum akan mengalami rasa sakit hebat ketika pertama kali berhubungan seks.

Ilustrasi kesehatan reproduksi perempuan, vagina.
Ilustrasi kesehatan reproduksi perempuan, vagina.

Hal ini terjadi karena penis sulit menembus vagina. Di sisi lain, kondisi ini juga merupakan bawaan sama halnya ketika pria dilahirkan tanpa testis.

Namun, tidak semua wanita dengan vaginal septum akan mengetahui kondisinya. Pada kebanyakan kasus, wanita baru mengetahui vaginal septum setelah masa pubertas dan mulai berhubungan seks.

Wanita dengan vaginal septum tidak hanya akan merasakan gejala fisik, tetapi juga akan mengalami rasa malu karena tidak mampu berhubungan seks. Wanita asal Pakistan tersebut, contohnya.

ilustrasi vagina nyeri
ilustrasi vagina nyeri

"Perawatan utamanya adalah pembedahan di rumah sakit oleh spesialis untuk menghilangkan jaringan berserat yang menyebabkan penyumbatan di vagina. Tindakan ini mungkin membutuhkan perawatan lebih lanjut untuk memastikan saluran vagina tidak menyempit saat sembuh," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapan Sih Waktu yang Tepat Kembali Melakukan Seks Usai Melahirkan?

Kapan Sih Waktu yang Tepat Kembali Melakukan Seks Usai Melahirkan?

Health | Senin, 16 September 2019 | 23:00 WIB

Sembarangan Minum Viagra, Mr P Pria Ini Melengkung dan Harus Diamputasi!

Sembarangan Minum Viagra, Mr P Pria Ini Melengkung dan Harus Diamputasi!

Health | Senin, 16 September 2019 | 06:05 WIB

Agar Tak Hamil, Wanita 31 Tahun Masukkan Pegas Logam ke Vaginanya!

Agar Tak Hamil, Wanita 31 Tahun Masukkan Pegas Logam ke Vaginanya!

Health | Jum'at, 13 September 2019 | 18:30 WIB

Kulit Mr. P Robek Akibat Tumor, Pria ini Sambung Alat Vitalnya Pakai Madu!

Kulit Mr. P Robek Akibat Tumor, Pria ini Sambung Alat Vitalnya Pakai Madu!

Health | Jum'at, 13 September 2019 | 10:35 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB