Ereksi 2 Hari, Kejantanan Pria Ini Nyaris Tak Berfungsi Lagi!

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Minggu, 22 September 2019 | 15:10 WIB
Ereksi 2 Hari, Kejantanan Pria Ini Nyaris Tak Berfungsi Lagi!
Ilustrasi pria gangguan ereksi (shutterstock)

Suara.com - Seorang pria asal Bristol, Inggris harus menjalani operasi di bagian penisnya setelah mengalami ereksi selama 36 jam atau sekitar dua hari. Pria bernama Elliot Rossiter itu pun mengaku ereksinya yang berkepanjangan sangat menyakitkan.

Mulanya, Elliot sedang mengunjungi teman-temannya di Perancis. Di tengah perkumpulan, Elliot mendadak mengalami ereksi. Padahal, ia tidak sedang terangsang atau merasakan hasrat seksual apapun.

"Saat itu kami semua hanya sedang duduk dan ereksi terjadi begitu saja. Saya sudah mencobanya untuk menghentikan tetapi tidak bisa. Padahal saya sama sekali tidak terangsang secara seksual," kata Elliot, dikutip dari Fox News.

Setelah 19 jam ereksi, teman-temannya langsung membawa Elliot ke klinik setempat. Saat itu penisnya hanya disuntik dengan obat antiinflamasi dan steroid. Namun, suntikkan tersebut tidak membuat ereksinya berhenti.

"Akibat ereksi itu, saya hampir tidak bisa berjalan dan rasanya sangat sakit. Bagiku, itu adalah sebuah penderitaan," ujarnya.

Ilustrasi pria ereksi (shutterstock)
Ilustrasi pria ereksi (shutterstock)

Elliot mengaku ketakutan dan mengira bahwa ereksinya tidak akan pernah berhenti. Apalagi ia merasa ereksinya sangat sangat besar dari biasanya dan seolah tidak pernah berhenti berdenyut.

"Saya kesulitan memakai pakaian apapun yang bisa menyentuh penis. Karena itu saja akan terasa menyakitkan," katanya.

Akhirnya, Elliot kembali dilarikan ke rumah sakit setempat karena ereksinya tak kunjung hilang setelah 2 hari. Dokter mendiagnosis Elliot mengalami priapism, yakni ereksi yang terjadi berkepanjangan.

"Dokter mengatakan saya mengalami priapism. Lalu mereka mengatakan bahwa penisnya tidak akan berfungsi lagi jika tidak segera dioperasi untuk mengeluarkan darahnya," katanya.

Ilustrasi selangkangan, penis. (Shutterstock)
Ilustrasi selangkangan, penis. (Shutterstock)

Akhirnya, dokter memotong lubang lecil di pangkal penis Elliot untuk mengalirkan darahnya. Beruntungnya, operasinya berhasil meski meninggalkan bekas luka kecil di penisnya.

Menurut Mayo Clinic, kondisi ini seringkali tidak berhubungan dengan seks atau gairah. Karena itu, Elliot membutuhkan pembedahan untuk mengatasinya. Jika tidak diobati, jaringan penis akan rusak parah dan hancur.

Dalam kasus ini, penyebab priapism Elliot tidak diketahui jelas. Namun, Elliot mengaku tidak ingin merasakannya lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polusi Sebabkan Disfungsi Ereksi dan 5 Berita Kesehatan Menarik Lainnya

Polusi Sebabkan Disfungsi Ereksi dan 5 Berita Kesehatan Menarik Lainnya

Health | Kamis, 19 September 2019 | 19:42 WIB

Benarkah Video ASMR Vanessa Angel Rangsang Hasrat Seksual? Ini Kata Pakar

Benarkah Video ASMR Vanessa Angel Rangsang Hasrat Seksual? Ini Kata Pakar

Lifestyle | Rabu, 04 September 2019 | 23:00 WIB

Suntik Stimulan ke Mr. P, Lelaki Ini Jadi Ereksi Permanen

Suntik Stimulan ke Mr. P, Lelaki Ini Jadi Ereksi Permanen

Health | Selasa, 13 Agustus 2019 | 07:10 WIB

Ketahui Manfaat Latihan Kardio pada Kesehatan Seksual Wanita dan Pria!

Ketahui Manfaat Latihan Kardio pada Kesehatan Seksual Wanita dan Pria!

Health | Kamis, 08 Agustus 2019 | 19:10 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB