Manisnya Manfaat Asam Jawa, Ini 5 Khasiatnya untuk Kesehatan

Silfa Humairah Utami

Minggu, 22 September 2019 | 16:30 WIB
Manisnya Manfaat Asam Jawa, Ini 5 Khasiatnya untuk Kesehatan
Ilustrasi asam jawa. (Shutterstock)

Suara.com - Manisnya Manfaat Asam Jawa, Ini 5 Khasiatnya untuk Kesehatan.

Banyak minuman menyehatkan mudah didapatkan dari bahan alami khususnya bumbu dapur ,seperti asam jawa yang kaya khasiat. Sebagai salah satu rempah pilihan yang sering digunakan dalam bumbu masakan, asam jawa banyak dimanfaatkan untuk mengobati banyak penyakit.

Buah yang mempunyai kombinasi rasa asam dan manis ini sering digunakan sebagai alternatif pengobatan di berbagai belahan dunia.

Kandungan polifenol pada asam jawa memiliki sifat antioksidan dan antiperadangan yang dapat membantu mengatasi penyakit tertentu, apalagi diolahnya jadi jamu atau dicampur pada makanan dan minuman lain.

Penasaran apa saja keistimewaan dari asam jawa? Simak ulasannya di bawah ini dilansir Hello Sehat.

1. Memperlancar sistem pencernaan

Asam jawa yang juga dikenal dengan sebutan tamarin dipercaya dapat menjadi obat pencahar alami karena kandungan serat yang ada di dalamnya.

Asam jawa mengandung 6 gram serat tidak larut sehingga membuat feses Anda jadi lebih mudah untuk melewati usus.

Menurut sebuah penelitian tahun 2011 tentang manfaat asam jawa bagi kesehatan manusia, memperlihatkan adanya asam kalium pada buah ini. Ini membuatnya efektif jadi obat pencahar.

baca juga

Selain itu, ditemukan pula bahwa anak-anak di Afrika menggunakan asam jawa sebagai bagian dari sarapan untuk mengatasi sembelit. Biasanya, mereka mencampur buah masam yang belum matang dengan jus jeruk nipis atau madu.

Oleh karena itu, minum minuman yang mengandung asam jawa diyakini bisa membantu mengatasi gangguan pencernaan, seperti diare dan sembelit.

2. Menjaga kesehatan jantung

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, asam jawa mengandung polifenol seperti flavonoid yang bersifat antioksidan bagi tubuh. Hal tersebut dibuktikan melalui sebuah penelitian yang melibatkan binatang percobaan untuk melihat efek ekstrak tamarin terhadap hewan yang mempunyai kolesterol tinggi.

Uji coba tersebut menunjukkan adanya penurunan kadar kolesterol jahat (LDL), kolesterol total, dan trigliserida. Ekstrak asam jawa yang diberikan kepada hewan tersebut menyerap dan membantu membersihkan LDL dari jaringan saraf.

Maka itu, antioksidan yang ada pada buah ini dinilai dapat membantu menurunkan bahaya oksidatif pada kolesterol jahat yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

3. Mengelola diabetes

Bagi para penyandang diabetes mungkin sudah tidak asing lagi dengan manfaat asam jawa untuk mengendalikan diabetesnya.

Dalam uji coba yang dilakukan pada hewan, ekstrak asam jawa yang sudah dicairkan dapat berperan sebagai antidiabetes yang cukup kuat.

Masih dari penelitian yang sama, pemberian ekstrak asam jawa mampu menurunkan risiko hiperglikemia karena kandungan magnesium yang relatif tinggi, yaitu 28 gram.

Meskipun kandungan gulanya cukup tinggi, magnesium yang terkandung di dalamnya memiliki peran yang penting atas 600 fungsi organ tubuh manusia, termasuk sebagai antidiabetes.

4. Membantu menurunkan berat badan

Selain dapat mengurangi risiko penyakit diabetes, ternyata mengonsumsi asam jawa juga bisa menurunkan berat badan.

Seperti yang dilansir dari sebuah jurnal seputar efek tumbuhan Asia terhadap kesehatan manusia, asam jawa termasuk dalam kategori buah yang dapat menurunkan risiko obesitas.

Obesitas merupakan kondisi ketika kadar lemak tubuh seseorang meningkat secara berlebihan, terutama di dalam jaringan adiposa (lemak).

Uji coba yang dilakukan pada tikus gemuk menunjukkan bahwa pemberian ekstrak asam jawa terbukti menurunkan berat badan.

Hal tersebut terjadi karena zat asam hidroksitikit atau HCA membantu menghambat penyimpanan lemak di dalam tubuh. Walaupun mungkin dampaknya tidak begitu besar, asam jawa juga dapat menekan nafsu makan Anda karena terdapat peningkatan kadar serotonin.

Akan tetapi, masih diperlukan penelitian yang benar-benar mendukung manfaat asam jawa terhadap kesehatan manusia sebagai obat alami penurun berat badan.

5. Membantu melindungi organ hati

Di Bangladesh, asam jawa dimakan dalam bentuk buah untuk mendapatkan manfaat kesehatan yang dibawanya. Obat ini diketahui dapat melindungi organ hati mereka.

Pada sebuah studi eksperimen terhadap hamster, terlihat bahwa ekstrak hidroalkohol dari asam tamarin membantu meningkatkan sistem anti peradangan untuk organ hati.

Alkohol dan zat perusak organ liver lainnya dapat meningkatkan risiko penyakit hati dan menjadi salah satu penyebab apoptosis (proses matinya sel-sel yang tidak diperlukan tubuh).

Pada hewan yang mengalami kecanduan alkohol akut pun terlihat bahwa asam jawa memiliki efek anti-apoptosis yang membantu melindungi liver.

Maka itu, asam jawa dipercaya oleh kebanyakan orang dapat membantu mengurangi kerusakan liver. Walaupun demikian, belum ada penelitian yang membuktikan efek asam tamarin terhadap organ hati manusia.

Khasiat asam jawa atau tamarin untuk kesehatan sebenarnya sudah sering digunakan oleh masyarakat Indonesia. Mereka percaya bahwa minum jamu atau makan makanan yang mengandung asam jawa dapat meningkatkan kesehatan mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hindari Mulai Sekarang, 10 Penyakit Ini Disebabkan Gaya Hidup yang Buruk

Hindari Mulai Sekarang, 10 Penyakit Ini Disebabkan Gaya Hidup yang Buruk

Video | Senin, 15 Juli 2019 | 13:30 WIB

Fakta soal Delusi yang Perlu Kamu Tahu, dari Gejala hingga Pengobatannya

Fakta soal Delusi yang Perlu Kamu Tahu, dari Gejala hingga Pengobatannya

Health | Selasa, 23 April 2019 | 07:20 WIB

Peduli Kesehatan Mental, Perusahaan Beri Cuti Bagi Karyawan yang Bad Mood

Peduli Kesehatan Mental, Perusahaan Beri Cuti Bagi Karyawan yang Bad Mood

Health | Selasa, 05 Maret 2019 | 06:10 WIB

Terkini

Kelangkaan Pertalite Meluas, ESDM Turunkan Tim Usut Masalah Distribusi BBM

Kelangkaan Pertalite Meluas, ESDM Turunkan Tim Usut Masalah Distribusi BBM

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:20 WIB

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Jaksa Minta Hakim Abaikan Keberatan Dokter Tifa, Ini Alasannya

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Jaksa Minta Hakim Abaikan Keberatan Dokter Tifa, Ini Alasannya

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:20 WIB

Mimpi Jadi Raksasa Semikonduktor: Mampukah Indonesia Lepas dari Candu Batu Bara?

Mimpi Jadi Raksasa Semikonduktor: Mampukah Indonesia Lepas dari Candu Batu Bara?

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:18 WIB

ITSEC Asia Luncurkan Bronyx AI, AI Lokal yang Pangkas Penetration Testing Jadi Hitungan Jam

ITSEC Asia Luncurkan Bronyx AI, AI Lokal yang Pangkas Penetration Testing Jadi Hitungan Jam

Tekno | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:16 WIB

Kenapa Moisturizer Bikin Wajah Kusam? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa Moisturizer Bikin Wajah Kusam? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:14 WIB

Dari Atas Kursi Roda, Yuda Tak Lelah Berburu Mimpi di Job Fair Yogyakarta

Dari Atas Kursi Roda, Yuda Tak Lelah Berburu Mimpi di Job Fair Yogyakarta

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:14 WIB

Pemuda Standing Motor Ditemukan Meninggal Mengapung di Sungai Kampar

Pemuda Standing Motor Ditemukan Meninggal Mengapung di Sungai Kampar

Riau | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:14 WIB

Respons Lonjakan Trafik Data, Indosat Targetkan 1.100 Titik 5G di Bali-Nusra pada Akhir 2026

Respons Lonjakan Trafik Data, Indosat Targetkan 1.100 Titik 5G di Bali-Nusra pada Akhir 2026

Bali | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:12 WIB

Sampai Kapan Pun Iran Tolak Tunduk ke Amerika, Selat Hormuz Tetap Ditutup

Sampai Kapan Pun Iran Tolak Tunduk ke Amerika, Selat Hormuz Tetap Ditutup

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:09 WIB

Appi: Saya Masih Tetap Kader Partai Golkar

Appi: Saya Masih Tetap Kader Partai Golkar

Sulsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:05 WIB

×