Lakukan Filler Bibir di Klinik, Wanita Ini Nyaris Alami Kebutaan!

Vika Widiastuti | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 10 Oktober 2019 | 10:10 WIB
Lakukan Filler Bibir di Klinik, Wanita Ini Nyaris Alami Kebutaan!
Ilustrasi bibir. (Shutterstock)

Suara.com - Mikayla Stutchbery, seorang wanita 24 tahun nyaris mengalami kebutaan setelah melakukan suntik filler bibir. Bukan jadi cantik dan seksi, suntik filler membuat pembuluh darahnya pecah dan bibirnya membengkak.

Mulanya, Mikayla berniat melakukan suntik filler bibir agar seperti teman-temannya. Ia melihat penampilan bibir teman-temannya menjadi lebih cantik setelah filler.

Akhirnya, Mikayla melakukannya di sebuah klinik Australia agar bibirnya terlihat lebih kenyal. Bahkan pihak klinik pun sempat menjelaskan prosedurnya.

Tetapi, Mikayla merasa prosedurnya salah setelah mereka menyuntikannya ke dalam arteri yang membuatnya hampir buta. Saat itu Mikayla merasa suntik filler terasa aneh dan bibirnya justru makin bengkak.

"Bibirku menjadi sangat bengkak dan mulai pucat di pinggirannya seperti orang sedang sekarat," katanya dikutip dari The Sun.

Mikayla pun memutuskan kembali ke klinik untuk mengeluhkan kondisinya setelah filler bibir. Tetapi, pihak klinik justru menyalahkan anjingnya.

Ilustrasi filler bibir (shutterstock)
Ilustrasi filler bibir (shutterstock)

Menurut mereka, kondisi Mikayla disebabkan oleh anjingnya yang suka menjilat wajah. Karena tak percaya, Mikayla memutuskan pergi ke dokter ahli dan diberi antibiotik.

Sayangnya, antibiotik dari dokter tidak bisa mengatasi kondisinya. Sebab, Mikayla memiliki alergi terhadap antibiotik yang membuatnya harus cuti cukup lama.

"Saya mengunjungi dokter dan mendapatkan antibiotik. Sayangnya, saya alergi terhadap antibiotik itu. Jadi saya cuti selama 2 minggu sampai kehilangan pekerjaan," ujarnya.

Profesor Mark Aston, mantan Direktur Ahli Bedah Plastik Australia membenarkan bahwa klinik tempat Mikayla filler bibir menyuntikkan cairannya ke dalam arteri. Tindakan tersebut bisa membuatnya buta.

"Dia bisa saja mengalami kebutaan. Karena, mereka telah menyuntikkannya ke dalam arteri dan menyebabkan kematian jaringan," jelas Mark Aston.

Ilustrasi perawatan wajah. (Shutterstock)
Ilustrasi perawatan wajah. (Shutterstock)

Menurutnya, suntik filler bibir itu bisa menyebar ke wajah bagian atas, seperti hidung dan matanya. Karena itu, Mikayla terancam mengalami kebutaan setelah filler bibir.

Akhirnya, Mikayla pun meminta pertanggungjawaban klinik tempatnya melakukan filler bibir. Tetapi, pihak klinik justru melarang Mikayla datang ke sana lagi.

Mereka mengklaim bahwa laporan Mikayla tidak benar. Karena, mereka merasa sudah melakukan prosedur filler bibir yang sesuai standar. Di sisi lain, Mikayla juga tidak memiliki bukti medis.

"Tidak ada bukti medis bahwa filler bibir di klinik itu menyebabkan infeksi. Mereka mengaku sudah mengikuti semua prosedur klinis yang sesuai untuk filler bibir," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Glaukoma Bisa Sebabkan Kebutaan Tanpa Gejala, Ini Hal-Hal yang Perlu Diketahui

Glaukoma Bisa Sebabkan Kebutaan Tanpa Gejala, Ini Hal-Hal yang Perlu Diketahui

Health | Selasa, 10 Maret 2026 | 23:22 WIB

Terobosan Baru Atasi Kebutaan: Obat Faricimab Kurangi Suntikan Mata Hingga 75%!

Terobosan Baru Atasi Kebutaan: Obat Faricimab Kurangi Suntikan Mata Hingga 75%!

Health | Rabu, 05 November 2025 | 19:42 WIB

Dari Kegelapan Menuju Cahaya: Bagaimana Operasi Katarak Gratis Mengubah Hidup Pasien

Dari Kegelapan Menuju Cahaya: Bagaimana Operasi Katarak Gratis Mengubah Hidup Pasien

Health | Selasa, 02 September 2025 | 20:30 WIB

Jawab Rasa Penasaran Netizen, Ariel Tatum Akui Pernah Filler Bibir

Jawab Rasa Penasaran Netizen, Ariel Tatum Akui Pernah Filler Bibir

Lifestyle | Kamis, 06 Februari 2025 | 16:38 WIB

Segini Biaya Filler Bibir, Salah Satu Kunci di Balik Penampilan Jelita Ariel Tatum

Segini Biaya Filler Bibir, Salah Satu Kunci di Balik Penampilan Jelita Ariel Tatum

Lifestyle | Rabu, 05 Februari 2025 | 16:24 WIB

Hanya Makan Nugget dan Sosis, Bocah Kelas 2 SD di Malaysia Alami Kebutaan Permanen

Hanya Makan Nugget dan Sosis, Bocah Kelas 2 SD di Malaysia Alami Kebutaan Permanen

News | Rabu, 15 Januari 2025 | 18:00 WIB

Hari Disabilitas 2024: Katarak Jadi Awal Seseorang Jadi Tunanetra, Jangan Sepelekan!

Hari Disabilitas 2024: Katarak Jadi Awal Seseorang Jadi Tunanetra, Jangan Sepelekan!

Health | Selasa, 03 Desember 2024 | 18:26 WIB

Dokter Tompi Ungkap Bahaya Suntik Filler ke Payudara dan Bokong: Itu Kriminal!

Dokter Tompi Ungkap Bahaya Suntik Filler ke Payudara dan Bokong: Itu Kriminal!

Lifestyle | Sabtu, 23 November 2024 | 16:02 WIB

Tragis, Bocah 12 Tahun Alami Kebutaan Akibat Pola Makan Junk Food

Tragis, Bocah 12 Tahun Alami Kebutaan Akibat Pola Makan Junk Food

News | Selasa, 12 November 2024 | 14:45 WIB

Retinopati Diabetika Mengancam, Pemerintah Ciptakan Peta Jalan Baru Untuk Selamatkan Penderita Diabetes dari Kebutaan

Retinopati Diabetika Mengancam, Pemerintah Ciptakan Peta Jalan Baru Untuk Selamatkan Penderita Diabetes dari Kebutaan

Health | Senin, 14 Oktober 2024 | 16:04 WIB

Terkini

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Health | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:32 WIB

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:10 WIB

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Health | Senin, 20 April 2026 | 06:32 WIB

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB