Ranting Pohon Masuk ke Telinga Balita 3 Tahun, Begini Kondisinya!

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 11 Oktober 2019 | 12:35 WIB
Ranting Pohon Masuk ke Telinga Balita 3 Tahun, Begini Kondisinya!
Ilustrasi telinga anak kemasukan ranting pohon (shutterstock)

Suara.com - Baru-baru ini, seorang dokter menunjukkan rekaman sebuah ranting pohon masuk ke dalam telinga balita 3 tahun. Video tersebut diunggah oleh Audiolog Neel Raithatha dari Leicester di Youtube.

Neel menceritakan awalnya datang seorang ibu membawa anaknya ke klinik spesialis dengan kondisi ranting pohong masuk ke dalam telinga. Neel mengaku baru pertama kalinya menemukan kasus sebuah ranting pohon masuk ke telinga balita.

Ranting pohon yang berukuran sekitar 0,5 cm itu masuk hingga mendekati gendang telinga. Beruntungnya, Neel masih bisa mengatasi kondisi balita 3 tahun tersebut.

"Ranting pohon itu berukuran 0,5 cm dan sangat dekat dengan gendang telinganya. Saat itu pertama kalinya saya mengambil ranting dari telinga bocah 3 tahun. Ibu anak tersebut sangat lega ketika saya berhasil mengeluarkannya," kata Neel Raithatha, dikutip dari Daily Mail.

Sebelum melakukan tindakan, Neel sempat memeriksa dan melihat keberadaan ranting pohon di dalam telinga balita bersangkutan.

Ilustrasi balita sakit (shutterstock)
Ilustrasi balita sakit (shutterstock)

Ia melihat ranting itu berada di akar telinga dan menduga bahwa balita itu sendiri yang tak sengaja mendorongnya ke dalam.

Neel lantas menggunakan pengisap telinga untuk mengeluarkan ranting pohon dalam waktu singkat. Ketika proses mengeluarkannya, Neel juga menggunakan endoskop untuk melihat keberadaan ranting pohon dari monitor video.

Tak lama kemudian, pengisap menangkap objek yang menghalangi jalan lalu Neel menariknya. Benar saja, ia mengeluarkan ranting pohon ukuran 0,5 cm dari telinga balita tersebut.

Ilustrasi balita akrab dengan orang asing di bandara.(Pexels/rawpixel)
Ilustrasi balita.(Pexels/rawpixel)

Menurut dia, benda-benda seperti ranting pohon cukup berbahaya karena bisa menusuk gendang telinga. Akibatnya, orang akan mengalami sakit telingan, pendarahan, gangguan pendengaran hingga kebisingan telinga.

"Untungnya, balita tersebut tidak mengalami cedera telinga yang disebabkan oleh ranting pohon tersebut. Karena ujung ranting pohon yang tajam tidak sampi menusuk gendang telinganya," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengojek di Serang Cabuli Anak Usia Tiga Tahun Saat Dititipkan di Rumahnya

Pengojek di Serang Cabuli Anak Usia Tiga Tahun Saat Dititipkan di Rumahnya

Banten | Senin, 07 Oktober 2019 | 15:58 WIB

Dua Balita Makan Kecoa saat Main Sendirian, Begini Kondisi Akhirnya!

Dua Balita Makan Kecoa saat Main Sendirian, Begini Kondisi Akhirnya!

Health | Sabtu, 05 Oktober 2019 | 10:40 WIB

Akibat Tak Diawasi, Balita 1 Tahun Tertusuk Sumpit hingga Nyaris Meninggal

Akibat Tak Diawasi, Balita 1 Tahun Tertusuk Sumpit hingga Nyaris Meninggal

Health | Rabu, 02 Oktober 2019 | 14:35 WIB

Jangan Biasakan Beri Balita Jus Buah, Ini Penjelasan Ahli!

Jangan Biasakan Beri Balita Jus Buah, Ini Penjelasan Ahli!

Health | Senin, 23 September 2019 | 15:10 WIB

Terkini

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB