Ternyata Lakukan Pekerjaan Rumah Bisa Turunkan Risiko Kematian Dini!

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Sabtu, 12 Oktober 2019 | 16:50 WIB
Ternyata Lakukan Pekerjaan Rumah Bisa Turunkan Risiko Kematian Dini!
Ilustrasi memasak (shutterstock)

Suara.com - Apakah Anda sering melakukan pekerjaan rumah? Jika iya, Anda termasuk orang yang beruntung sudah terbiasa dengan kegiatan sederhana tapi menyehatkan ini.

Ternyata, pekerjaan rumah yang ringan seperti mencuci dan memasak bisa menurunkan risiko kematian dini. Sebaliknya, terlalu sering duduk meskipun sedang bekerja bisa membunuhmu.

Para peneliti, dilansir dari mirror.co.uk, menemukan orang lebih berumur panjang jika sering melakukan pekerjaan rumah dibandingkan duduk diam di depan laptop sepanjang waktu. 

Di sisi lain, duduk diam selama 9,5 jam sehari bisa meningkatkan risiko kematian dini.

Fakta ini berlaku bagi orang-orang setengah baya atau lebih tua. Jika mereka lebih banyak beraktivitas fisik seperti jalan kaki atau melakukan pekerjaan rumah tangga, itu akan menekan risiko kematian dini.

Studi dalam British Medical Journal, telah mengamati hubungan antara aktivitas fisik dan kematian pada 36.400 orang dewasa yang berusia 40 tahun ke atas.

Mencuci piring disebut studi bisa meredakan stres.(Shutterstock)
Ilustrasi orang cuci piring.(Shutterstock)

Mereka menemukan bahwa tingkat aktivitas fisik apapun berkaitan dengan risiko kematian dini yang lebih rendah. Artinya, orang yang rutin melakukan aktivitas fisik memiliki risiko kematian dini sekitar 5 kali lebih rendah daripada yang berdiam diri.

Orang yang rutin melakukan aktivitas fisik ringan seperti mencuci dan memasak sekitar 5 jam sehari atau aktivitas berat selama 24 menit sehari mendapat banyak manfaat kesehatan.

Sebab, ada sekitar 25 persen kematian dini berisiko pada orang-orang yang jarang sekali beraktivitas fisik.

Ilustrasi kegiatan bersih-bersih. (Shutterstock)
Ilustrasi kegiatan bersih-bersih. (Shutterstock)

Para peneliti juga mengamati kebiasaan orang duduk diam selama 9,5 jam dalam sehari. Kebiasaan duduk selama berjam-jam meski sedang bekerja, tetap saja meningkatkan risiko kematian dini.

Bahkan, hasil penelitian telah membuktikan bahwa orang yang paling banyak duduk sekitar 10 jam sehari memiliki risiko kematian dini 163 persen lebih tinggi daripada orang yang hanya duduk diam selama 7 jam.

"Temuan kami ini memberikan bukti ilmiah bahwa jelas tingkat aktivitas fisik yang lebih tinggi, terlepas dari intensitas dan waktunya, berkaitan dengan risiko kematian dini lebih rendah," kata Ulf Ekelund, seorang ilmuwan olahraga dari Oslo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Girlband Kpop Laboum Hindari Karbohidrat Selama 3 Tahun, Apa Bahayanya?

Girlband Kpop Laboum Hindari Karbohidrat Selama 3 Tahun, Apa Bahayanya?

Health | Kamis, 10 Oktober 2019 | 10:35 WIB

Ada Cara Khusus, Tips Mencuci dan Menyimpan Sweater Rajut

Ada Cara Khusus, Tips Mencuci dan Menyimpan Sweater Rajut

Lifestyle | Rabu, 25 September 2019 | 13:55 WIB

Kerap Dilakukan, 5 Kebiasaan Ini Sebenarnya Sebabkan Pori-pori Besar!

Kerap Dilakukan, 5 Kebiasaan Ini Sebenarnya Sebabkan Pori-pori Besar!

Health | Jum'at, 13 September 2019 | 20:15 WIB

Jangan Memakai Baju Baru Tanpa Dicuci Dahulu, Ini Alasannya

Jangan Memakai Baju Baru Tanpa Dicuci Dahulu, Ini Alasannya

Lifestyle | Kamis, 12 September 2019 | 07:15 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB