Hati-hati, Membentak Anak Bisa Sebabkan Cara Kerja Otaknya Berubah

Minggu, 20 Oktober 2019 | 20:15 WIB
Hati-hati, Membentak Anak Bisa Sebabkan Cara Kerja Otaknya Berubah
Ilustrasi orangtua marahi anak [Shutterstock]

Suara.com - Terkadang ketika orang tua kesal dengan kelakuan sang anak, secara spontan mereka akan melampiaskan kekesalan tersebut dengan membentak.

Padahal, cara pendisiplinan seperti ini dapat mengubah cara kerja otak mereka. Di mana cara kerjanya berbanding terbalik ketika mereka tenang.

"Otak sang anak melepaskan biokimia yang mengatakan untuk 'melawan, lari, atau diam'. Mereka (anak-anak) bisa saja memukul Anda. Mereka bisa saja lari. Atau mereka terdiam. Hal seperti itu tidak ada yang bagus untuk pembentukan otak," kata Dr. Laura Markham, pemilik Aha! Parenting dan penulis Peaceful Parent, Happy Kids: How to Stop Yelling and Start Connecting.

Apabila tindakan seperti ini terjadi berulang kali, perilaku seperti ini akan mendarah daging.

Secara tidak langsung, orang tua yang suka membentak anak juga mengajarkan anak mereka untuk melakukan hal yang sama.

Ilustrasi orang tua marah dan membandingkan anak dengan anak lain. (Shutterstock)
Ilustrasi orang tua marah dan membandingkan anak dengan anak lain. (Shutterstock)

"Orangtua yang terus menerus berteriak di rumah membuat perilaku tersebut normal untuk anak-anak dan mereka akan beradaptasi dengan hal itu," sambungnya, melansir Fatherly.

Di sisi lain, membentak anak juga membuat mereka lebih agresif, baik secara fisik maupun verbal.

"Membentak disertai penolakan dan penghinaan verbal dapat dianggap sebagai pelecehan emosional. Telah terbukti memiliki efek jangka panjang, seperti kecemasan, harga diri rendah, dan meningkatkan (perilaku) agresif," tulis Healthline.

Hal ini juga membuat anak lebih rentan terhadap perundungan atau bullying karena pemahaman mereka tentang batas yang sehat dan harga diri tidak seimbang.

Baca Juga: Studi: Mengencangkan Suara saat Marah Baik untuk Kesehatan Perempuan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI