Cek Fakta

Cek Fakta adalah bagian dari produk jurnalistik yang dikerjakan khusus oleh tim redaksi Suara.com dengan metode tersendiri. Selangkapnya di sini

Penting Banget, 13 Mitos Seputar Kehamilan yang Tak Usah Lagi Dipercaya

M. Reza Sulaiman
Penting Banget, 13 Mitos Seputar Kehamilan yang Tak Usah Lagi Dipercaya
Ilustrasi ibu hamil dan janin dalam kandungan. (Shutterstock)

Ada banyak informasi yang salah dan tidak akurat di internet yang terkadang bisa berbahaya untuk ibu hamil. Nah, 13 mitos ini sudah tak sepatutnya dipercaya. Apa saja?

Suara.com - Penting Banget, 13 Mitos Seputar Kehamilan yang Tak Usah Lagi Dipercaya

Hampir setiap calon ibu, tidak peduli berapa banyak waktu yang dibutuhkan untuk hamil, membaca segala sesuatu tentang kehamilan untuk memastikan kesehatan dan kesejahteraan bayinya.

Sayangnya, ada banyak informasi yang salah dan tidak akurat di internet yang terkadang bisa berbahaya. Untuk itu, penting bagi ibu hamil untuk mengetahui mana informasi yang benar, dan mana mitos yang sudah tak perlu dipercaya lagi.

Dilansir dari Brightside, berikut 13 mitos tentang kehamilan yang penting diketahui ibu hamil:

1. Pinggul lebar membuat melahirkan lebih mudah

Pinggul yang lebih lebar diasosiasikan dengan persalinan yang lebih lancar. Namun pada kenyataannya, jarak di antaranya tidak ada hubungannya dengan proses lahiran.

Sebab, jalur yang digunakan bayi untuk keluar tidak dipengaruhi oleh ukuran pinggul.

2. Ukuran dan bentuk perut menunjukkan jenis kelamin bayi

Akan sangat mudah untuk mengidentifikasi jenis kelamin bayi dengan cara ini, tetapi sayangnya, mitos ini tidak benar.

Hanya 2 hal yang dapat mempengaruhi bentuk dan ukuran perut perempuan hamil, ukuran janin dan posisinya di dalam rahim.

3. Sering USG tidak aman untuk bayi

Tidak ada bukti ilmiah bahwa USG prenatal yang dilakukan dengan benar dapat membahayakan ibu atau anaknya yang belum lahir. Ultrasonografi tidak menggunakan radiasi, melainkan menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi yang memantul bayi untuk menghasilkan gambar.

ilustrasi USG
ilustrasi USG. (Shutterstock)

Tetapi intensitas gelombang itu sangat rendah, dan prosedurnya cukup cepat. Jadi satu-satunya risiko yang dimiliki perempuan hamil adalah prosedur berkepanjangan yang tidak perlu atau ketika pengguna yang tidak terlatih mengoperasikan perangkat.

4. Berbaring tengkurap membahayakan janin

Janin sangat terlindungi dan tersembunyi jauh di dalam rahim yang berotot. Seorang perempuan hamil dapat berbaring dan tidur di perutnya selama itu membuatnya nyaman.

Ingin tahu mitos seputar kehamilan yang sudah tak lagi dipercaya? Simak di halaman selanjutnya ya!

Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS