Kulit Leher Pria Ini Hilang setelah Muncul Bintik, Ternyata Kanker

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 23 Oktober 2019 | 12:30 WIB
Kulit Leher Pria Ini Hilang setelah Muncul Bintik, Ternyata Kanker
Ilustrasi pria menderita kanker kulit (shutterstock)

Suara.com - Ryan Glossop, seorang pria 37 tahun asal Perth, mengujungi dokter dengan keluhan bintik-bintik di kulit belakang leher. Dokter pun mendiganosis Ryan menderita kanker kulit melanoma yang menyebabkan bintik-bintik.

Akibat kondisinya tersebut, Ryan Glossop pun harus menjalani beberapa operasi bagian belakang leher. Sebelumnya, dokter akhirnya memilih mengangkat sebagian kulit di bagian leher dan punggungnya untuk di tes sebelum tindakan.

Ryan lantas harus melakukan cangkok kulit dari bagian kakinya untuk menutupi permukaan kulit lehernya sepanjang 40 cm dan lebar 80 cm.

Setelah melakukan cangkok kulit, kondisi Ryan pun mulai membaik. Ia juga terdorong membagikan pengalaman penyakitnya kepada orang lain.

Dia menaruh perhatian lebih pada pentingnya memeriksakan tahi lalat aneh di bagian tubuh setelah seorang termannya meninggal karena kondisi tersebut.

ilustrasi orang sakit (Shutterstock)
ilustrasi orang sakit (Shutterstock)

"Saya beruntung menjalani pemeriksaan kulit di tempat kerja. Saat itu saya baru menyadari gejala kanker melanoma yang berbahaya," kata Ryan Glossop, dikutip dari metro.co.uk.

Ryan bercerita pertama kali didiagnosis kanker kulit melanoma pada November 2018. Saat itu Ryan melakukan sekitar 40 biopsi di bagian leher dan punggungnya.

Ia juga mendapatkan empat kali operasi di daerah tersebut. Operasi terakhirnya pada bulan Mei untuk pengangkatan sebagian kulit bagian leher dan kaki.

Ilustrasi kanker (Pixabay/PDPics)
Ilustrasi kanker (Pixabay/PDPics)

"Pada bulan Mei 2019 area kulit yang besar di bagian leher dan punggungnya perlu diambil. Jadi dioperasi keempat, Ryan harus menjalani cangkok kulit yang diambil dari kedua kakinya," tulis istri Ryan, Fallon.

Menurut Fallon, penyakit yang diderita suaminya cukup menguji kekuatan mereka. Apalagi melanoma termasuk kanker kulit yang berbahaya dan mematikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketahui 5 Manfaat Kesehatan Minyak Zaitun, Bisa Cegah Kanker dan Stroke!

Ketahui 5 Manfaat Kesehatan Minyak Zaitun, Bisa Cegah Kanker dan Stroke!

Health | Rabu, 16 Oktober 2019 | 19:10 WIB

Waspada, Risiko 5 Kanker Ini Meningkat di Usia 50 Tahun ke Atas!

Waspada, Risiko 5 Kanker Ini Meningkat di Usia 50 Tahun ke Atas!

Health | Selasa, 17 September 2019 | 17:40 WIB

5 Jenis Pekerjaan Ini Paling Berisiko Kanker, Apakah Anda Termasuk?

5 Jenis Pekerjaan Ini Paling Berisiko Kanker, Apakah Anda Termasuk?

Health | Selasa, 17 September 2019 | 08:05 WIB

Wanita ini Tak Menyangka, Jerawat di Atas Bibir Ternyata Tanda Kanker Kulit

Wanita ini Tak Menyangka, Jerawat di Atas Bibir Ternyata Tanda Kanker Kulit

Health | Kamis, 15 Agustus 2019 | 20:35 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB