Anak Main Media Sosial 1 Jam Sebelum Tidur, Awas Risiko Gangguan Mental!

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 26 Oktober 2019 | 13:15 WIB
Anak Main Media Sosial 1 Jam Sebelum Tidur, Awas Risiko Gangguan Mental!
Anak menggunakan gadget dengan bermanfaat. (Shutterstock)

Suara.com - Sekarang ini sudah banyak anak-anak yang bermain media sosial. Anda pasti juga telah mengetahui dampak dari bermain media sosial untuk anak di bawah umur.

Namun, sebuah studi menemukan anak-anak yang kurang tidur akibat bermain media sosial justru lebih berisiko mengalami masalah kesehatan mental dan kinerja buruk di sekolah.

Penelitian dari Universitas Glasgow menunjukkan sekitar 114 persen pengguna Facebook dan Twitter lebih memiliki kecenderungan bermain media sosial hingga jam 11 malam selama seminggu.

Akibatnya, mereka 97 persen lebih berisiko kehilangan konsentrasi dan tertidur di jam sekolah daripada pengguna media sosial yang membatasi waktunya istirahat.

Para ahli juga menemukan anak perempuan cenderung menghabiskan lebih banyak waktu di media sosial daripada anak laki-laki. Kebiasaan itulah yang membuat kulitas tidur mereka buruk secara keseluruhan.

Penelitian dalam jurnal BMJ Open telah menganalisis data hampir 12 ribu anak usia 13 dan 15 tahun. Mereka menemukan hubungan antara penggunaan media sosial dan kualitas tidur anak.

Kebanyakan main gadget bisa bikin anak alami kerusakan saraf? (Shutterstock)
Kebanyakan main gadget bisa bikin anak alami kerusakan saraf? (Shutterstock)

Datanya, 34 persen anak-anak adalah pengguna rendah yang menghabiskan waktu kurang dari 1 jam sehari di media sosial. Sekitar 32 persen adalah pengguna rata-rata 1-3 jam setiap hari.

Sebanyak 14 persen termasuk pengguna tinggi yang menghabiskan waktu 3-5 jam setiap hari untuk bermain media sosial. Lalu, 21 persen adalah pengguna yang terpaku pada media sosial selama 5 jam hingga lebih dalam sehari.

Sehingga makin banyak waktu yang dihabiskan anak-anak untuk berkomunikasi secara online, semakin buruk kualitas tidur mereka. Karena itu, pakar kesehatan anak mengatakan anak-anak harus menjauhkan ponsel dan tablet mereka setidaknya 1 jam sebelum tidur agar tidak memengaruhi kualitas tidur.

baca juga
Ilustrasi media sosial. [Shutterstock]
Ilustrasi media sosial. [Shutterstock]

"Kurang tidur dapat memiliki dampak negatif yang signifikan tidak hanya pada kesejahteraan kaum muda, tetapi pada hubungan mereka dengan keluarga dan teman-teman," kata dr Max Davie dari Royal College of Paediatrics and Child Health, dikutip dari mirror.co.uk.

Dokter Bernadka Dubicka dari Royal College of Psychiatrists juga menemukan fakta lain. Bahkan penggunaan media sosial hingga larut malam bisa memicu masalah kesehatan mental pada anak.

Gadis-gadis remaja yang mengecek Facebook, Instagram, dan Snapchat setiap minggu memiliki 20 persen risiko tekanan psikologis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Instagram Hapus Filter Wajah "Operasi Plastik", Ini Alasannya

Instagram Hapus Filter Wajah "Operasi Plastik", Ini Alasannya

Lifestyle | Jum'at, 25 Oktober 2019 | 14:15 WIB

Depresi dan Kecemasan Bisa Sebabkan Kehilangan Memori, Ini Alasannya!

Depresi dan Kecemasan Bisa Sebabkan Kehilangan Memori, Ini Alasannya!

Health | Rabu, 23 Oktober 2019 | 19:10 WIB

Ayah, Ibu, dan Bayi Berisiko Alami Shaming, Apa Dampaknya Bagi Mental?

Ayah, Ibu, dan Bayi Berisiko Alami Shaming, Apa Dampaknya Bagi Mental?

Health | Selasa, 22 Oktober 2019 | 08:15 WIB

Setelah Cerai, Mantan Suami Istri Ini Saling Carikan Pasangan di Facebook

Setelah Cerai, Mantan Suami Istri Ini Saling Carikan Pasangan di Facebook

Lifestyle | Rabu, 16 Oktober 2019 | 18:34 WIB

Terkini

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:21 WIB

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

×