Tingkatkan Kespro, Remaja Harus Jadi Tokoh Utama Program Keluarga Berencana

Vika Widiastuti, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 29 Oktober 2019 | 13:45 WIB
Tingkatkan Kespro, Remaja Harus Jadi Tokoh Utama Program Keluarga Berencana
Media Briefing dan Training: Harmonisasi Program Keluarga Berencana Bali Untuk Kesejahteraan Indonesia' di Hotel Grand Santhi, Denpasar, Bali pada Senin (28/10/2019). (Suara.com/Shevinna Putti Anggraeni)

Suara.com - Bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda, Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Bali, Ikatan Bidan Indonesia (IBI), bekerjasama dengan DKT Indonesia menggelar dialog 'Harmonisasi Program Keluarga Berencana untuk Kesejahteraan Indonesia' di Denpasar, Bali pada 28-29 Oktober 2019.

Dialog tersebut menghadirkan, Prof. Dr. dr. I Nyoman Mangku Karmaya, M. Repro, Guru Besar Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana yang memaparkan bahwa program Keluarga Berencana (KB) perlu digalakkan dengan menyelaraskan atau harmonisasi segala tantangan baik dari aspek hukum, aspek sosial dan aspek budaya. Hal tersebut dilakukan demi membangun SDM berkualitas yang telah digaungkan oleh Presiden Jokowi.

Dalam rangka Sumpah Pemuda, Guru Besar Universitas Udayana tersebut kembali mengingatkan beban produksi dari generasi muda yang banyak dalam masa produktif bisa menjadi bom waktu, terutama jika dilihat dari sisi pemuda sebagai objek produksi dan reproduksi.

Karena itu, generasi muda perlu dibekali keterampilan dan ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi yang berkualitas, sejalan dengan ICPD tahun 1994 di Kairo.

Pengurus PKBI Bali, Ida Putu Mudita menambahkan bahwa ke depannya generasi muda perlu menjadi tokoh utama program Keluarga Berencana, terutama pemahaman informasi tentang hak serta kesehatan seksual dan reproduksi.

Media Briefing dan Training: Harmonisasi Program Keluarga Berencana Bali Untuk Kesejahteraan Indonesia' di Hotel Grand Santhi, Denpasar, Bali pada Senin (28/10/2019). (Suara.com/Shevinna Putti Anggraeni)
Media Briefing dan Training: Harmonisasi Program Keluarga Berencana Bali Untuk Kesejahteraan Indonesia' di Hotel Grand Santhi, Denpasar, Bali pada Senin (28/10/2019). (Suara.com/Shevinna Putti Anggraeni)

Hal ini bertujuan menghindarkan generasi muda dari risiko tindakan aborsi yang tidak aman dan infeksi menular seksual. PKBI sendiri sudah tidak bicara mengenai keluarga berencana, tetapi hak kesehatan seksual dan reproduksi.

dr. Made Oka Negara, FIAS juga turut menambahkan bahwa berdasarkan hasil penelitian Global Early Adolescent Study (GEAS) 2018 di Kota Denpasar, memperlihatkan bahwa hanya 5 dari 10 remaja yang nyaman berbicara dengan orang tua/pengasuh mereka dan 43,6 persen remaja yang akhirnya berpacaran tanpa sepengetahuan orang tuanya.

"Pendidikan Seksualitas sebaiknya diberikan pada anak usia dini dimana anak berada pada tahap perkembangan seksual, orang tua dan institusi pendidikan berperan penting untuk memberikan pendidikan seksualitas sejak dini. Pendidikan seksualitas ini penting karena KB bukan hanya sekedar penjelasan alat kontrasepsi. KB berupaya untuk mendapatkan SDM yang berkualitas termasuk remaja sehat," jelas dr. Oka di Grand Santhi Hotel, Denpasar.

Ketua Pengurus Daerah Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Bali, Luh Putu Sekarini menggagas program Keluarga Berencana sudah saatnya diubah nama menjadi program ‘Keluarga Berkualitas' guna mengubah paradigma bahwa KB hanya soal pembatasan jumlah anak.

baca juga

Hasil Survei Demografi Kesehatan Indonesia 2017 pun menunjukkan adanya penurunan penggunaan kontrasepsi modern pada segmen usia muda (15 – 29 tahun) secara signifikan sebesar 4 persen. Hal tersebut akibat rendahnya pengetahuan generasi muda terhadap pentingnya KB sebagai penyebab utama.

"Salah satu kendala utama edukasi kesehatan reproduksi pada generasi muda adalah stigma bahwa hal ini masih dianggap tabu. Padahal, edukasi dan literasi tersebut harus terus dilakukan untuk mengurangi kejadian kehamilan yang tidak direncanakan serta infeksi menular seksual di kalangan generasi muda” jelas Aditya A. Putra selaku Head of Strategic Planning DKT Indonesia, orgasisasi pemasaran sosial kontrasepsi.

Aditya juga menegaskan bahwa generasi muda harus mengerti program KB bukan sekadar membatasi jumlah anak, tetapi bagian penting merencanakan masa depan.

Pada akhirnya, program KB akan menentukan kualitas kehidupan dan kesehatan reproduksi mereka. Sehingga mereka akan memiliki perencanaan masa depan yang baik, seperti usia tepat untuk menikah, memiliki anak dan menentukan banyaknya anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia

Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:59 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Viral Perkara Vasektomi, Dedi Mulyadi Cerita Soal KB dan Keluarga Miskin Punya 24 Anak

Viral Perkara Vasektomi, Dedi Mulyadi Cerita Soal KB dan Keluarga Miskin Punya 24 Anak

News | Rabu, 06 Agustus 2025 | 11:34 WIB

Kontrasepsi Jadi Beban Tunggal Perempuan, Ketimpangan Peran KB di Keluarga

Kontrasepsi Jadi Beban Tunggal Perempuan, Ketimpangan Peran KB di Keluarga

Your Say | Selasa, 08 Juli 2025 | 16:03 WIB

Infertilitas Bukan Hanya Urusan Perempuan: Saatnya Kesehatan Reproduksi Pria Diperhatikan

Infertilitas Bukan Hanya Urusan Perempuan: Saatnya Kesehatan Reproduksi Pria Diperhatikan

Health | Senin, 16 Juni 2025 | 20:42 WIB

Tak Lagi Pahit, Ini Inovasi Jamu Herbal Rasa Buah untuk Kesehatan Reproduksi Perempuan

Tak Lagi Pahit, Ini Inovasi Jamu Herbal Rasa Buah untuk Kesehatan Reproduksi Perempuan

Health | Senin, 02 Juni 2025 | 16:33 WIB

Studi: Cuaca Ekstrem Memperparah Krisis Kesehatan Reproduksi Remaja

Studi: Cuaca Ekstrem Memperparah Krisis Kesehatan Reproduksi Remaja

Health | Kamis, 29 Mei 2025 | 09:03 WIB

MUI Fatwakan Vasektomi Haram, Bagaimana Hukum KB untuk Perempuan dalam Islam?

MUI Fatwakan Vasektomi Haram, Bagaimana Hukum KB untuk Perempuan dalam Islam?

Lifestyle | Sabtu, 03 Mei 2025 | 19:01 WIB

KB Jadi Syarat Bantuan Pemerintah? Usulan Kontroversial Gubernur Jabar Dikaji Mensos!

KB Jadi Syarat Bantuan Pemerintah? Usulan Kontroversial Gubernur Jabar Dikaji Mensos!

Video | Rabu, 30 April 2025 | 23:04 WIB

Kepingan Mosaik Keadilan Reproduksi bagi Perempuan Korban Kekerasan Seksual

Kepingan Mosaik Keadilan Reproduksi bagi Perempuan Korban Kekerasan Seksual

Your Say | Rabu, 16 April 2025 | 12:09 WIB

Terkini

Gagal Kalahkan Timnas Indonesia, Malaysia Langsung Dihadapkan Persoalan Mengerikan

Gagal Kalahkan Timnas Indonesia, Malaysia Langsung Dihadapkan Persoalan Mengerikan

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 15:34 WIB

Suplemen vs Skincare Kolagen, Mana yang Lebih Bermanfaat untuk Kulit?

Suplemen vs Skincare Kolagen, Mana yang Lebih Bermanfaat untuk Kulit?

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 15:33 WIB

Ace Hasan Disebut Tolak USD 1 Juta dari Gus Alex, Saksi Titipkan Uang ke Anggota Brimob

Ace Hasan Disebut Tolak USD 1 Juta dari Gus Alex, Saksi Titipkan Uang ke Anggota Brimob

News | Selasa, 29 September 2026 | 15:31 WIB

Gatekeeping: Menjaga Keunikan Diri atau Sekadar Pelit Informasi?

Gatekeeping: Menjaga Keunikan Diri atau Sekadar Pelit Informasi?

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 15:30 WIB

Promo BRI di Halal Indo 2026: Banjir Hadiah, Rekening Baru, dan Kartu Debit Eksklusif Barca

Promo BRI di Halal Indo 2026: Banjir Hadiah, Rekening Baru, dan Kartu Debit Eksklusif Barca

Bri | Selasa, 29 September 2026 | 15:27 WIB

Masinis Jadi Tersangka, Fakta Fatal di Balik Tragedi Kereta Bekasi: Rem Baru Ditekan Jarak 263 Meter

Masinis Jadi Tersangka, Fakta Fatal di Balik Tragedi Kereta Bekasi: Rem Baru Ditekan Jarak 263 Meter

News | Selasa, 29 September 2026 | 15:26 WIB

Coach Justin: Thom Haye Bruno Fernandes-nya Timnas Indonesia

Coach Justin: Thom Haye Bruno Fernandes-nya Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 15:20 WIB

Ulasan Psychopath Diary: Ketika Psikopat Palsu Bertemu Pembunuh Asli

Ulasan Psychopath Diary: Ketika Psikopat Palsu Bertemu Pembunuh Asli

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 15:20 WIB

Bergenre Dance Pop Hibrida! NCT Wish Ungkap Detail Lagu Comeback, I SPY

Bergenre Dance Pop Hibrida! NCT Wish Ungkap Detail Lagu Comeback, I SPY

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 15:20 WIB

Bagaimana Dongkrak Hidrolik Kecil Sanggup Mengangkat Mobil yang Berat Menurut Hukum Pascal?

Bagaimana Dongkrak Hidrolik Kecil Sanggup Mengangkat Mobil yang Berat Menurut Hukum Pascal?

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 15:20 WIB

×