Kisah Inspiratif Wanita Tertinggi di Malaysia, Tetap Kuat walau Komplikasi

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rosiana Chozanah
Kisah Inspiratif Wanita Tertinggi di Malaysia, Tetap Kuat walau Komplikasi
Nur Azleen wanita tertinggi di Malaysia (YouTube/Harian Malaysia)

Sebagai wanita tertinggi dan memiliki kondisi Acromegaly Gigantism, ia menderita komplikasi diabetes, hipertensi, dan glaukoma.

Suara.com - Nur Azleen Jamaluddin, wanita berusia 35 tahun yang namanya tercatat dalam Malaysia Book of Records (MBOR) sebagai wanita paling tinggi di Malaysia dengan ketinggian 194 sentimeter, ternyata menyimpan kisah pilu.

Tiga tahun yang lalu kemampuannya dalam melihat 'hilang' lantaran mengidap diabetes dan glaukoma.

Pada 1993, ia didiagnosis dengan kondisi Acromegaly Gigantism yang membuatnya memiliki tinggi di atas rata-rata. Sayangnya, kondisi ini justru memengaruhi kesehatannya sedikit demi sedikit.

Sejak itu, kesehatan Nur Azleen mulai menurun yang juga memengaruhi hormonnya dan harus menjalani operasi untuk mengangkat kelenjar pituitari atau kelenjar hormon.

Ternyata hal ini menyebabkan Azleen menderita diabetes, hipertensi, tiroid, artritis, dan sekarang glaukoma.

Nur Azleen wanita tertinggi di Malaysia (YouTube/Harian Malaysia)
Nur Azleen wanita tertinggi di Malaysia (YouTube/Harian Malaysia)

Nur Azleen mengaku awalnya penyakit-penyakit ini sulit ia terima. Namun, lambat laun ia mulai mencoba untuk ikhlas.

"Aku mencoba menyibukkan diri dan tidak ingin terlalu memikirkan penyakitku, aku pikir apapun yang Tuhan berikan kepadaku bukanlah suatu kebetulan, itu adalah rencana-Nya dan pasti ada hikmahnya," tutur Nur Azleen, melansir Harian Metro.

Karena keterbatasannya ini, ia sempat merasa seperti berada di tempat yang gelap.

"Suatu ketika aku merasa di terowongan yang gelap, aku tidak tahu harus pergi ke mana dan aku tidak bisa melihat cahaya dan merasakan bagian depan, belakang, kiri dan kanan seolah itu adalah dinding," sambungnya.

Nur Azleen wanita tertinggi di Malaysia (YouTube/Harian Malaysia)
Nur Azleen wanita tertinggi di Malaysia (YouTube/Harian Malaysia)

Ia mengaku, sebagai motivator dirinya sering mendengar radio dan kata-kata motivasi.

"Aku tidak bisa melihat, apalagi menonton televisi. Hanya mendengarkan radio dan mengikuti segmen Ustazah Hazlina membuat saya bersemangat dan pendorong untuk terus hidup," lanjutnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS