Pernah Tuai Kontroversi, Bagaimana Hipnoterapi Dapat Sembuhkan Pasien?

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Selasa, 05 November 2019 | 14:40 WIB
Pernah Tuai Kontroversi, Bagaimana Hipnoterapi Dapat Sembuhkan Pasien?
Ilustrasi hipnoterapi (Freepik)

Suara.com - Hipnoterapi atau terapi yang memanfaatkan hipnosis sering digunakan untuk mengatasi gangguan kecemasan, fobia dan lainnya.

Tidak hanya itu, perawatan ini juga digunakan di seluruh bidang medis untuk mengobati nyeri, penurunan berat badan dan beberapa hal lain.

Namun, hipnoterapi masih dianggap kontroversial, karena banyak profesional kesehatan jiwa membantah efektivitasnya dan banyak klien takut mencobanya.

"Hipnosis adalah keadaan relaksasi yang mendalam di tubuh, dan kesadaran yang meningkat dalam pikiran. Terapi ini melibatkan memasuki alam bawah sadar dan memprogram ulang pikiran untuk berubah, seringkali permanen," kata Sudan Hepburn, seorang praktisi asal London.

Menurutnya, sesi tunggal hipnoterapi selama 60 menit biasanya membahas semua yang diperlukan untuk berhenti dari kecanduan atau menyembuhkan penyakit.

Latihan ini bekerja dengan menempatkan diri Anda dalam keadaan rileks, yang membuat Anda lebih mudah menerima saran terapis.

Ilustrasi hipnoterapi, hipnosis (Pixabay/geralt)
Ilustrasi hipnoterapi, hipnosis (Pixabay/geralt)

"Misalnya, jika aku membantu seorang klien berhenti merokok, aku akan mengatakan, 'Anda tidak punya keinginan untuk merokok. Ini membuat kulit semakin tua'," jelas Sudan seperti melansir dari Net Doctor.

Susan menambahkan, bagi orang yang ingin menurunkan berat badan harus melakukannya dalam tiga sesi terapi.

Pada sesi terakhir, ide atau saran terapis akan tertanam dalam -dalam di pikiran pasien tanpa mereka sadari. Susan mengatakan, hasil dari hipnoterapi sebenarnya tidak seperti yang terjadi di televisi.

baca juga

"Kebanyakan orang berharap ditidurkan atau melupakan apa yang terjadi sesudahnya, tetapi sebenarnya yang terjadi adalah sebaliknya. Kamu sepenuhnya sadar sepanjang waktu tentang apa yang terjadi."

Salah satu hal yang akan dialami pasien setelah terapi adalah perasaan lebih waspada dan terjaga daripada sebelum terapi.

Hal yang penting dari hipnoterapi adalah keinginan dari diri sendiri.

"Jika Anda tidak ingin dihipnotis, itu tidak akan membuat perbesaan. Sangat penting bagi Anda untuk melakukan hipnoterapi dengan pikiran terbuka dan keinginan untuk berubah," tandas Susan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saat Menstruasi, Wanita dengan Masalah Kesehatan Jiwa Bisa Mengalami Ini

Saat Menstruasi, Wanita dengan Masalah Kesehatan Jiwa Bisa Mengalami Ini

Health | Jum'at, 01 November 2019 | 12:42 WIB

Kunci Menurunkan Berat Badan dengan Cepat: Stop Makan Setelah Jam 8 Malam

Kunci Menurunkan Berat Badan dengan Cepat: Stop Makan Setelah Jam 8 Malam

Health | Jum'at, 01 November 2019 | 11:52 WIB

Dianggap Ampuh, Kenali Dulu Konsep Diet Air Putih

Dianggap Ampuh, Kenali Dulu Konsep Diet Air Putih

Health | Kamis, 31 Oktober 2019 | 15:51 WIB

Terkini

Raih Gelar di Olimpiade Catur 2026, Laysa Latifah Dapat Bonus Rp50 Juta dari Percasi Jakarta

Raih Gelar di Olimpiade Catur 2026, Laysa Latifah Dapat Bonus Rp50 Juta dari Percasi Jakarta

Sport | Minggu, 04 Oktober 2026 | 03:43 WIB

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Surakarta | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:05 WIB

×