Studi: Satu dari Lima Remaja Mengalami Perubahan Orientasi Seksual

Rabu, 06 November 2019 | 08:41 WIB
Studi: Satu dari Lima Remaja Mengalami Perubahan Orientasi Seksual
Ilustrasi pasangan homoseksual (Shutterstock).

Suara.com - Sebuah penelitian baru menunjukkan, setidaknya ada satu dari lima remaja yang melaporkan diri mereka mengalami beberapa bentuk perubahan dalam orientasi seksual selama masa remaja.

Psikolog menyurvei lebih dari 700 siswa SMA di Amerika Serikat selama periode tiga tahun tentang identitas seksual, ketertarikan seksual, dan perilaku seksual yang mereka laporkan sendiri.

Para siswa, 54% di antaranya adalah perempuan dan 46% di antaranya adalah lelaki.

Hasilnya menunjukkan, sebanyak 19% mengaku mengalami perubahan identitas dan 21% mengalami perubahan dalam orientasi seksual mereka. Misalnya, mengaku sebagai heteroseksual pada tahun pertama, namun menjadi biseksual pada tahun kedua.

"Studi ini menyoroti aliran yang dialami banyak remaja dalam hal bagaimana mereka melabeli seksualitas mereka dan dengan siapa mereka merasa tertarik secara seksual," tutur psikolog J. Stewart dari North Carolina State University.

Peneliti juga menemukan 26% siswa perempuan lebih mungkin melaporkan perubahan identitas seksual, dibandingkan dengan hanya 11% pada siswa laki-laki.

ilustrasi homoseksual.
ilustrasi homoseksual. (Shutterstock)

Tak hanya itu, perubahan orientasi seksual juga terjadi pada 21% siwa perempuan selama studi, sedangkan hanya ada 10% siswa laki-laki yang melaporkan hal ini.

Hal menarik yang peneliti temukan adalah adanya variabilitas, dengan siswa laki-laki dan perempuan melaporkan memiliki beberapa ketertarikan terhadap lawan jenis tetapi juga dapat terlibat dalam perilaku seksual sesama jenis selama periode tiga tahun.

Menurut peneliti, yang dilansir dari Daily Mail dan Independent UK, penelitian ini menggarisbawahi bagaimana remaja 'bernuansa' (berkembang dalam segi seksualitas) dan dinamis dalam hal mengidentifikasi dan mengalami seksualitas mereka sepanjang waktu.

Baca Juga: Tinder Kini Izinkan Pengguna Ungkap Orientasi Seksual

Ilustrasi pasangan sesama jenis. (Shutterstock)

“Masa remaja adalah masa eksplorasi identitas, dan orientasi seksual adalah salah satu aspek dari itu. Satu hal yang dapat diambil di sini adalah bahwa proses pengembangan identitas seksual cukup 'bernuansa' bagi banyak remaja," jelas Stewart.

Ia menambahkan, berdasarkan penelitian dengan orang dewasa muda, timnya berharap pola ini akan berlanjut bagi banyak orang hingga akhir usia 20-an dan bahkan lebih.

Stewart juga mengatakan, penting untuk dicatat bahwa temuan ini adalah 'perubahan yang didorong secara internal' dan tidak dapat dikenakan pada individu lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tes Keterampilan Berpolitik ala Tokoh Sejarah, Kamu Titisan Genghis Khan atau Figur Lain?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Karakter SpongeBob SquarePants yang Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jika Hidupmu adalah Film, Kamu si Tokoh Antagonis, Protagonis atau Cuman Figuran?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mie Apa yang Kamu Banget? Temukan Karakter Aslimu
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI