Viral Kasus Guru Threesome, Psikolog Sebut Termasuk Bentuk Hiperseks

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Viral Kasus Guru Threesome, Psikolog Sebut Termasuk Bentuk Hiperseks
Threesome. (Shutterstock)

Psikolog sebut fantasi threesome masuk dalam bentuk hiperseks.

Suara.com - Seorang guru honorer berinisial SND bersama AAPW, kekasihnya yang seorang pegawai honorer di Pemkab Buleleng, Bali harus mendekam di bui karena kasus hubungan seksual threesome.

Kedua pelaku telah melibatkan seorang gadis di bawah umur yang merupakan anak didik SND di SMK untuk melakukan hubungan seksual threesome.

Kejadian ini bermula dari kekasih SND yang menginginkan hubungan seksual threesome setelah menonton video porno di internet. Saat itu AAPW meminta SND mengajak seorang siswi di sekolah untuk melakukan threesome.

SND pun membujuk anak didiknya yang berinisial V (16) untuk menemaninya ke indekos dan melakukan hubungan seksual threesome dengan iming-iming akan dibelikan baju.

"Pelaku pria membujuk pelaku wanita untuk mencarikan salah satu siswi. Korban awalnya tidak mau, akhirnya dengan bujuk rayu korban mau menemani ke kos," ujar Kasat Reskrim Polres Buleleng AKP Vicky Tri Haryanto di Markas Polres Buleleng seperti yang diberitakan Beritabali.com-jaringan Suara.com.

ilustrasi hubungan seksual (shutterstock)

Kasus threesome ini pun baru diketahui setelah orangtua siswa, V, melaporkan kejadian yang menimpa anaknya ke polisi pada Rabu (6/11) pekan ini.

Sebenarnya kasus threesome seperti ini bukan pertama kalinya terjadi di Indonesia. Menurut psikolog klinis Kasandra Putranto, threesome merupakan fantasi seksual yang tidak wajar.

Kasandra Putranto juga mengategorikan hubungan seksual threesome ini termasuk bentuk gangguan psikologis yang disebut hiperseks.

"Tidak wajar, terutama karena kita di Indonesia. Ada bentuknya gangguannya hypersex," kata Kasandra Putranto saat dihubungi oleh Suara.com, Jumat (8/11/2019).

Menurutnya, hubungan seksual threesome ini termasuk bentuk hiperseks karena seseorang merasa tidak cukup hanya berhubungan seksual dengan pasangannya.

"Dalam hal kuantitas dan kualitas, tidak cukup hanya dengan pasangan," tandasnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS