Anak Hobi Bermain Gadget Rentan Alami Gangguan Tidur dan Masalah Emosional

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Kamis, 14 November 2019 | 07:35 WIB
Anak Hobi Bermain Gadget Rentan Alami Gangguan Tidur dan Masalah Emosional
Ilustrasi anak bermain gadget (Shutterstock)

Suara.com - Banyak penelitian yang menyebutkan penggunaan gadget pada anak kecil adalah hal yang kurang baik. Kali ini, peneliti mengaitkannya dengan gangguan tidur.

Sebuah penelitian yang dilakukan selama 2015 hingga 2017 oleh peneliti dari KK Women’s and Children’s Hospital (KKH) and the National University of Singapore menunjukkan, anak-anak dapat mengalami peningkatan gangguan tidur dan kesulitan emosional serta perilaku jika mereka terpapar gadget pada usia 18 bulan ke bawah.

Penelitian ini melibatkan 367 anak-anak prasekolah di Singapura berusia dua hingga lima tahun yang memiliki gangguan perkembangan saraf seperti autisme, keterlambatan bahasa, keterlambatan perkembangan global, dan gangguan belajar.

Hasilnya menunjukkan, lebih dari 70% anak yang memiliki masalah tidur, dan hampir 60% memiliki kesulitan mengontrol emosi atau perilaku.

Anak kecanduan ponsel (Pixabay/Andi_graf)
Anak kecanduan ponsel (Pixabay/Andi_graf)

Singkatnya, anak-anak yang banyak menghabiskan waktu bermain gadget mengalami mimpi buruk, sulit tidur dan sebagainya. Ini menyebabkan mereka mengalami kesulitan emosional dan perilaku, seperti amarah, hiperaktif, dan ketidakmampuan untuk fokus.

"Tim peneliti juga menemukan anak-anak yang telah terpapar faktor gaya hidup, yaitu bermain gadget sebelum 18 bulan dan memiliki perangkat elektronik di kamar tidur mereka, melaporkan lebih banyak mengalami gangguan tidur serta kesulitan emosional dan perilaku daripada mereka yang hanya mengalami satu faktor gaya hidup ini," kata Dr Mae Wong, penulis studi ini.

Ia menambahkan, meskipun penelitian ini memeriksa anak-anak dengan gangguan perkembangan saraf, hasilnya berlaku untuk populasi umum dan selaras dengan bukti dari studi yang telah dilakukan pada anak-anak.

Kebanyakan main gadget bisa bikin anak alami kerusakan saraf? (Shutterstock)
Kebanyakan main gadget bisa bikin anak alami kerusakan saraf? (Shutterstock)

"Hasilnya relevan dengan populasi umum karena mereka mendukung bukti yang ada bahwa kebiasaan buruk bermain gadget dan kebiasaan tidur menyebabkan efek negatif pada anak-anak," sambungnya.

Studi ini pun diterbitkan dalam Journal of Developmental and Behavioral Pediatrics awal tahun ini, melansir World of Buzz.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sesak Napas pada Malam Hari Cukup Mengganggu, Atasi dengan 5 Cara Ini

Sesak Napas pada Malam Hari Cukup Mengganggu, Atasi dengan 5 Cara Ini

Health | Senin, 04 November 2019 | 13:27 WIB

Lebih Kacau dari Mimpi Buruk, Kenali Gangguan Tidur Night Terrors

Lebih Kacau dari Mimpi Buruk, Kenali Gangguan Tidur Night Terrors

Health | Sabtu, 02 November 2019 | 13:34 WIB

Kebiasaan Main Ponsel sebelum Tidur, Pria Ini Alami Kebutaan Sementara

Kebiasaan Main Ponsel sebelum Tidur, Pria Ini Alami Kebutaan Sementara

Health | Sabtu, 26 Oktober 2019 | 12:05 WIB

Duh, Kecanduan Gadget Bisa Bikin Anak Berperilaku Agresif

Duh, Kecanduan Gadget Bisa Bikin Anak Berperilaku Agresif

Health | Selasa, 22 Oktober 2019 | 14:20 WIB

Terkini

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB