Bukan Dipasung, Ini Cara Terbaik Dukung Pasien Gangguan Jiwa

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Kamis, 14 November 2019 | 11:08 WIB
Bukan Dipasung, Ini Cara Terbaik Dukung Pasien Gangguan Jiwa
Ilustrasi orang dengan gangguan jiwa yang dikurung. (Shutterstock)

Suara.com - Bukan Dipasung, Ini Cara Terbaik Dukung Pasien Gangguan Jiwa

Pemasungan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) masih kerap terjadi. Mirisnya, pemasungan justru dilakukan oleh anggota keluarga dekat pasien.

Padahal ODGJ tidak butuh dipasung. Mereka membutuhkan dukungan dari lingkungan, seperti keluarga, teman, dan masyarakat, untuk mendapatkan kesembuhan dan kembali normal.

kata psikiater Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan Provinsi Riau Nining Gilang Sari.

"Dukungan lingkungan tersebut bagian dari program Primary Group Support atau kelompok dasar lingkup sosialisasi manusia, yang mendukung berbagai upaya penyembuhan bagi ODGJ," kata psikiater dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan, Provinsi Riau, dr Nining Gilang Sari, SpKJ, dalam keterangannya di Pekanbaru, Rabu (14/11/2019), dilansir Antara.

Dia mengatakan tidak hanya ODGJ, akan tetapi Orang Dengan Masalah Kejiwaan (ODMK) juga membutuhkan dukungan serupa.

Jika ODGJ adalah orang yang didiagnosis mengalami gangguan pada kejiwaannya, kata dia, ODMK adalah orang yang rentan mengalami gangguan kejiwaan dengan penampakan gejala-gejala masalah kejiwaan.

Ia menyebutkan satu di antara banyak faktor yang menghambat para ODGJ dan ODMK enggan untuk cepat mencari pertolongan adalah stigma dan diskriminasi masyarakat yang memandang orang yang memiliki masalah kejiwaan lalu berobat ke psikolog atau psikiater adalah gila.

"Padahal jika kita segera menyadari gejala-gejala yang mengganggu fungsi hidup maka akan semakin cepat proses penyembuhan dari sakit itu sendiri, sayangnya sulit menghilangkan stigma buruk di masyarakat," kata dr. Gilang lagi.

Ia mengatakan RSJ juga selalu mengampanyekan dan mempromosikan kepedulian kesehatan mental bagi yang belum tersentuh upaya perbaikan kesehatan jiwa dan yang sedang dalam proses pengobatan.

"Setiap keluarga pasien yang mendampingi juga selalu kita edukasi agar paham bahwa keluarga mereka itu butuh motivasi serta dukungan moril dan emosional untuk sembuh," katanya.

Warga binaan penderita gangguan jiwa mengikuti lomba perayaan HUT ke-72 Kemerdekaan RI di Pusat Rehabilitasi Orang dengan Gangguan Jiwa di Yayasan Galuh, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (17/8).
Warga binaan penderita gangguan jiwa mengikuti lomba perayaan HUT ke-72 Kemerdekaan RI di Pusat Rehabilitasi Orang dengan Gangguan Jiwa di Yayasan Galuh, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (17/8). (Dok. Suara.com)

Ia berharap, mereka bisa kembali berbaur dengan masyarakat dan hidup normal seperti sedia kala, tanpa mengkhawatirkan pandangan buruk dan penolakan dari orang lain.

Ia menyatakan bersyukur karena masyarakat Pekanbaru sudah mulai peduli dengan masalah kesehatan mental.

"Kabar baik ini dapat dilihat dari menurunnya jumlah praktik pemasungan di Pekanbaru dan beberapa daerah lainnya," katanya.

Berdasarkan data RSJ Tampan pada periode Januari-September 2019, tercatat 1.365 pasien yang mendapat perawatan kesehatan mental. Angka itu mengalami kenaikan 862 pasien atau hanya tercatat 503 pasien pada 2018. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gantung Diri di Pohon Santen, Sidharta Sempat Minta Kopi dan Rokok ke Warga

Gantung Diri di Pohon Santen, Sidharta Sempat Minta Kopi dan Rokok ke Warga

Jatim | Sabtu, 09 November 2019 | 11:55 WIB

Prisia Nasution Peduli Terhadap Orang Gangguan Jiwa

Prisia Nasution Peduli Terhadap Orang Gangguan Jiwa

Entertainment | Rabu, 30 Oktober 2019 | 12:41 WIB

Gangguan Jiwa Sejak Lahir, Bagong Dikandangkan Keluarganya

Gangguan Jiwa Sejak Lahir, Bagong Dikandangkan Keluarganya

Jatim | Rabu, 16 Oktober 2019 | 17:39 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB