Setelah Sulam Bibir, Ini 10 Hal yang Harus Diingat Barbie Kumalasari!

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Senin, 18 November 2019 | 12:25 WIB
Setelah Sulam Bibir, Ini 10 Hal yang Harus Diingat Barbie Kumalasari!
Ilustrasi sulam bibir. (Shutterstock)

Suara.com - Barbie Kumalasari terlihat puas setelah melakukan perawatan kecantikan sulam bibir dan alis di sebuah klinik kecantikan. Ia merasa bibirnya menjadi lebih seksi setelah sulam bibir.

"Bibirku tambah seksi setelah disulam bibir," kata Barbie Kumalasari dalam Instagram Story.

Seperti yang Anda ketahui, prosedur sulam bibir dilakukan dengan memasukkan pigmen ke bibir bagian luar menggunakan jarum kecil. Perawatan kecantikan ini kerap kali dipilih wanita demi memiliki warna bibir merona dan seksi.

Tetapi, Anda tidak bisa sembarangan melakukan sulam bibir sebelum memahami prosedur, efek samping hingga risikonya. Selain itu, Anda juga perlu mengetahui perawatan setelah sulam bibir.

Melansir dari emd.saccounty, ada beberapa hal yang bisa dilakukan guna mengatasi efek samping dan perawatan sulam bibir yang direkomendasikan oleh Permanent Cosmetics Aftercare.

Barbie Kumalasari melakukan sulam bibir (Instagram/@barbiekumalasari)
Barbie Kumalasari melakukan sulam bibir (Instagram/@barbiekumalasari)
  1. Jika terjadi pembengkakan bibir, kompreskan es batu di area tersebut selama 15 menit.
  2. Jangan makan setidaknya satu jam setelah prosedur.
  3. Oleskan salep yang disarankan menggunakan cotton bud sebanyak 3 hingga 5 kali sehari selama minimal 1 minggu.
  4. Bilas bibir dengan air hangat setelah habis makan agar tetap bersih.
  5. Jaga kebersihan bibir, tetapi jangan pernah mencucinya dengan sabun selama 4 hari. Jangan pula menggosok bibir dengan kuat selama 10 hari
  6. Lebih baik minum menggunakan sedotan atau sendok selama 24 jam pertama. Selain itu, Anda harus menghindari makanan asin atau asam.
  7. Hindari menjilat bibir setelah prosedur sulam bibir.
  8. Oleskan salep yang direkomendasikan untuk mengatasi bibir pecah-pecah setelah sulam bibir.
  9. Jangan berenang di kolam air panas selama 1 bulan. Jika harus melakukannya, kondisikan area bibir tetap kering.
  10. Jangan menggunakan lipstik selama 3 hari setelah sulam bibir.

Adakah di antara Anda yang juga barusan menjalani prosedur sulam bibir seperti Barbie Kumalasari? Perhatian beberapa hal di atas, ya!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Barbie Kumalasari Sulam Bibir, Ternyata Hasilnya Tidak Permanen

Barbie Kumalasari Sulam Bibir, Ternyata Hasilnya Tidak Permanen

Health | Senin, 18 November 2019 | 10:35 WIB

Barbie Kumalasari Lakukan Sulam Bibir, Ini yang Akan Terjadi pada Bibirnya

Barbie Kumalasari Lakukan Sulam Bibir, Ini yang Akan Terjadi pada Bibirnya

Health | Senin, 18 November 2019 | 10:10 WIB

Sulam Bibir, Penampilan Barbie Kumalasari Malah Terlihat Mengerikan

Sulam Bibir, Penampilan Barbie Kumalasari Malah Terlihat Mengerikan

Entertainment | Senin, 18 November 2019 | 06:30 WIB

Beli Baju untuk Kriss Hatta, Barbie Kumalasari Banjir Nyinyir

Beli Baju untuk Kriss Hatta, Barbie Kumalasari Banjir Nyinyir

Entertainment | Minggu, 17 November 2019 | 18:16 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB