Sering Tidur Berlebihan Bisa Jadi Tanda Anda Punya Gangguan Jiwa, Kok Bisa?

Silfa Humairah Utami | Suara.com

Rabu, 20 November 2019 | 10:50 WIB
Sering Tidur Berlebihan Bisa Jadi Tanda Anda Punya Gangguan Jiwa, Kok Bisa?
Seorang perempuan alami depresi hingga mengantuk sepanjang hari. [shutterstock]

3. Seasonal affective disorder (SAD)

Ilustrasi perempuan. (Unsplash/Anthony Tran)
Ilustrasi perempuan sedih. (Unsplash/Anthony Tran)

Seasonal affective disorder (SAD) adalah sejenis depresi yang dipicu oleh perubahan musim.

SAD umumnya terjadi di negara empat musim. Gejala depresi biasanya mulai muncul pada akhir musim gugur dan mencapai puncaknya selama musim dingin.

Gejala awal SAD antara lain munculnya rasa sedih berkepanjangan, penurunan nafsu makan, tubuh tak berenergi, dan sulit berkonsentrasi.

Begitu memasuki musim dingin, gangguan jiwa ini dapat membuat Anda merasa letih serta tidur berlebihan.

4. Skizofrenia

Ilustrasi: perempuan sedih karena menderita penyakit langka. (Shutterstock)
Ilustrasi: perempuan penderita skizofrenia. (Shutterstock)

Insomnia, rasa kantuk berlebih pada siang hari, hingga hipersomnia adalah segelintir gangguan tidur yang sering ditemukan pada penderita skizofrenia.

Gangguan tidur ini bisa muncul sebagai gejala, efek samping pengobatan, atau akibat masalah saraf yang dialami penderita.

Berdasarkan studi dalam Journal of Clinical and Diagnostic Research, sebanyak 83 persen pasien skizofrenia memiliki kualitas tidur yang buruk.

Dari total pasien yang diteliti, sebanyak 32 persen di antaranya mengalami rasa kantuk berlebih pada siang hari. Akibatnya, pasien dengan gangguan jiwa yang satu ini akan tidur secara berlebihan.

5. Post-traumatic stress disorder (PTSD)

Saat sedih dunia terlihat lebih kelabu (Ilustrasi Shutterstock).
Saat sedih dunia terlihat lebih kelabu (Ilustrasi Shutterstock).

Gangguan jiwa lain yang dapat menyebabkan tidur berlebihan adalah post-traumatic stress disorder (PTSD).

Keinginan untuk tidur berlebihan biasanya muncul akibat faktor-faktor fisik dan psikologis yang membuat penderita PTSD mudah merasa lelah.

Beragam faktor tersebut di antaranya:

Stres berkepanjangan
Gejala depresi
Rasa takut berlebihan yang membuat penderita merasa harus selalu waspada
Penderita berusaha bersikap baik-baik saja di depan orang lain
Menghadapi pemicu trauma
Meskipun tidak selalu disebabkan oleh gangguan jiwa, tidur berlebihan sebaiknya tidak dianggap sebelah mata.

Jika tidak ditangani dengan baik, masalah kejiwaan dan gangguan tidur yang berlarut-larut bisa saling memperparah kondisi satu sama lain.

Jika masalah tidur berlebihan ini sudah berlarut, cobalah berkonsultasi dengan dokter untuk penanganan yang tepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Hobi Bermain Gadget Rentan Alami Gangguan Tidur dan Masalah Emosional

Anak Hobi Bermain Gadget Rentan Alami Gangguan Tidur dan Masalah Emosional

Health | Kamis, 14 November 2019 | 07:35 WIB

Sesak Napas pada Malam Hari Cukup Mengganggu, Atasi dengan 5 Cara Ini

Sesak Napas pada Malam Hari Cukup Mengganggu, Atasi dengan 5 Cara Ini

Health | Senin, 04 November 2019 | 13:27 WIB

Lebih Kacau dari Mimpi Buruk, Kenali Gangguan Tidur Night Terrors

Lebih Kacau dari Mimpi Buruk, Kenali Gangguan Tidur Night Terrors

Health | Sabtu, 02 November 2019 | 13:34 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB