Distribusi Fasilitas Kesehatan di Karimunjawa Masih Belum Merata

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Kamis, 21 November 2019 | 13:17 WIB
Distribusi Fasilitas Kesehatan di Karimunjawa Masih Belum Merata
Pemeriksaan ibu di UPTD PKM Karimunjawa (ID COMM)

Suara.com - Meski Angka Kematian Ibu (AKI) di Kabupaten Jepara selama kurun waktu lima tahun terakhir sudah menurun, dokter umum di UPTD PKM Karimunjawa, dr. Adie F. Favo, menegaskan masih perlu adanya kewaspadaan terhadap kasus ini.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara periode 2013-2018, Dwi Susilowati, kematian ibu ini dipengaruhi oleh risiko tinggi pada saat melahirkan.

Faktor lain yang berdampak adalah sulitnya akses ke fasilitas kesehatan yang sesuai dengan status kesehatan ibu. Kendala jarak dan waktu pun menjadi salah satu penghalang bagi pasien untuk mendapatkan pelayanan yang maksimal.

Hal ini pun sempat dirasakan oleh dr. Favo saat menangani pasien pada 2018 silam.

"Kendala kita sebagai tenaga kesehatan adalah saat harus merujuk pasien tetapi tidak bertepatan dengan jadwal kapal reguler, karena kita tidak punya ambulans laut sehingga harus pakai kapal sewaan dan itu bisa memakan waktu tempuh selama 2-5 jam,” tuturnya, dikutip dari rilis yang diterima Himedik.com, Senin (11/11/2019).

Ilustrasi ibu dan anak. (thinkstock)
Ilustrasi ibu dan anak. (thinkstock)

Padahal, penanganan pada ibu dari hamil hingga pasca persalinan di PKM Karimunjawa dinilai sudah baik, yaitu dengan adanya kelas ibu hamil, kader kesehatan ibu dan anak (KIA), fasilitas rumah singgah di Jepara, dan PONED lengkap.

Selain faktor akses, dr. Favo juga mengungkapkan adanya kendala distribusi fasilitas dan kesehatan yang tidak merata.

"Selain itu fasilitias operasi yang belum memadai di Puskesmas belum dapat sepenuhnya mengantisipasi risiko perdarahan,” tambahnya.

Kendala-kendala ini dinilai menjadi penyebab jutaan orang menghadapi tantangan kesehatan serius yang sebenarnya dapat diatasi dengan peningkatan akses.

baca juga

Sang dokter pun mengatakan seharusnya Indonesia sudah dapat mencapai target Millennium Development Goals (MDGs) dan Sustainable Development Goals (SDGs) terkait AKI.

"Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, para pembuat kebijakan, pegiat kesehatan, serta sektor swasta untuk dapat menghadirkan solusi cepat yang didukung teknologi modern dalam membantu menekan AKI," tandasnya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konferensi Internasional Pertama Keluarga Berencana Digelar di Yogyakarta

Konferensi Internasional Pertama Keluarga Berencana Digelar di Yogyakarta

Health | Senin, 30 September 2019 | 19:30 WIB

Kemenkes Bakal Tarik Alat Kesehatan Bermerkuri di Semua Fasilitas Kesehatan

Kemenkes Bakal Tarik Alat Kesehatan Bermerkuri di Semua Fasilitas Kesehatan

Health | Selasa, 30 Juli 2019 | 10:38 WIB

Angka Kematian Ibu Pasca-Melahirkan di Amerika Serikat Meningkat

Angka Kematian Ibu Pasca-Melahirkan di Amerika Serikat Meningkat

Health | Senin, 13 Mei 2019 | 15:36 WIB

Terkini

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:30 WIB

Purbaya Akui RI Tak Bisa Turunkan Pajak ala Jepang: Nanti Ribut Utang Terus

Purbaya Akui RI Tak Bisa Turunkan Pajak ala Jepang: Nanti Ribut Utang Terus

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:28 WIB

BI Dorong Transaksi Tanpa Dolar AS dengan India, QR Antarnegara Dipercepat

BI Dorong Transaksi Tanpa Dolar AS dengan India, QR Antarnegara Dipercepat

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:28 WIB

1 dari 7 Anak Indonesia Punya Kadar Timbal Tinggi, Cat Rumah Mengelupas Jadi Salah Satu Pemicu

1 dari 7 Anak Indonesia Punya Kadar Timbal Tinggi, Cat Rumah Mengelupas Jadi Salah Satu Pemicu

News | Minggu, 13 September 2026 | 18:25 WIB

Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime

Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 18:20 WIB

Tembakau Sintetis Senilai Rp 1 Miliar Diproduksi di Tangsel, 4 Orang Ditangkap

Tembakau Sintetis Senilai Rp 1 Miliar Diproduksi di Tangsel, 4 Orang Ditangkap

News | Minggu, 13 September 2026 | 18:15 WIB

Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan

Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:10 WIB

Gegara Konflik Timur Tengah, Harga Mayones Naik 10%

Gegara Konflik Timur Tengah, Harga Mayones Naik 10%

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:06 WIB

Wow! Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Lampaui Kepri dan Nasional

Wow! Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Lampaui Kepri dan Nasional

Batam | Minggu, 13 September 2026 | 18:04 WIB

Siapkan Lahan 48.000 Ha, Target Swasemba Kedelai 4 Tahun Bisa Tercapai

Siapkan Lahan 48.000 Ha, Target Swasemba Kedelai 4 Tahun Bisa Tercapai

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:03 WIB

×