Tidur Bersama Orang Mendengkur Bisa Picu Masalah Kesehatan, ini Alasannya!

Senin, 25 November 2019 | 19:15 WIB
Tidur Bersama Orang Mendengkur Bisa Picu Masalah Kesehatan, ini Alasannya!
Ilustrasi mendengkur. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Orang yang sering mendengkur saat tidur bisa menandakan suatu kondisi kesehatan. Tetapi, orang yang tidur bersama dengan orang mendengkur juga perlu menjadi perhatian.

Karena, orang yang tidur bersama orang mendengkur bisa mengalami masalah kesehatan. Hal ini kaitannya dengan kurang tidur yang memengaruhi kesehatan mental dan fisik.

Melansir dari mirror.co.uk, pola tidur yang meningkatkan risiko kecemasan dan depresi memperbesar peluang seseorang mengalami obesitas hingga stroke.

Kurang tidur dapat berdampak besar pada kemampuan tubuh dalam memenuhi fungsi biologis, seperti konsolidasi memori dan mengatur metabolisme.

Selain itu, orang yang kurang tidur cenderung lebih sering membuat kesalahan dalam mengambil keputusan, berpikir lambat dan tingkat produktivitasnya menurun.

Ilustrasi orang tidur mendengkur (shutterstock)
Ilustrasi orang tidur mendengkur (shutterstock)

Hal ini seharusnya menjadi koreksi bagi pendengkur karena akan berkaitan dengan keharmonisan hubungan mereka. Terutama kaitannya dengan sifat pemarah terus-menerus akibat kekurangan tidur.

Jika Anda memiliki pasangan pendengkur, lebih baik membangunkannya agar berhenti mendengkur. Tetapi, lakukannya perlahan karena mereka mungkin saja marah ketika tertidur lelap.

Perlu diingat suasana negatif dalam rumah dapat menyebabkan stres, peradangan, perubahan nafsu makan hingga melemahkan sistem kekebalan yang disebabkan oleh pertengkaran konstan.

Queen's University di Kanada telah melakukan penelitian untuk menemukan pengaruh mendengkur dengan pendengaran. Mereka melakukan penelitian terhadap 4 pasangan yang mana salah satunya mengalami sleep apnea parah.

Baca Juga: 8 Penyebab Keringat Berlebih di Malam Hari, Salah Satunya Menopause

Hasilnya, orang yang tidur dengan orang mendengkur lebih cenderung mengalami kerusakan pendengaran. Kondisi ini sama halnya ketika orang tinggal di kawasan industri.

Selain itu, suara berisik juga bisa meningkatkan tekanan darah seperti yang ditemukan oleh studi Imperial College of Science di London.

Mereka menemukan semakin tinggi tingkat kebisingan, maka semakin tinggi risiko hipertensi yang bisa menyebabkan masalah ginjal, demensia dan penyakit jantung.

Anda bisa mengatasi masalah ini dengan menyumbat telinga, menggunakan headphone atau tidur di ruangan lain yang tidak bersama orang mendengkur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI