8 Penyebab Keringat Berlebih di Malam Hari, Salah Satunya Menopause

Yasinta Rahmawati Suara.Com
Minggu, 10 November 2019 | 12:27 WIB
8 Penyebab Keringat Berlebih di Malam Hari, Salah Satunya Menopause
Ilustrasi orang sedang berkeringat (Shutterstock).

Suara.com - Keringat berlebih di malam hari bisa dipengaruhi beberapa faktor, mulai dari suhu ruangan yang panas hingga mengenakan pakaian tebal. Namun jika keringat Anda terus banjir padahal Anda sedang berada di ruangan bersuhu rendah, mungkin ada yang tidak beres dengan tubuh.

Untuk menemukan penyebabnya, dokter harus mendapatkan riwayat medis terperinci dan melakukan tes untuk memutuskan kondisi medis apa yang menyebabkan keringat malam. Seperti dirangkum dari WebMD, berikut beberapa kondisi yang diketahui dapat menyebabkan keringat berlebih di malam hari:

1. Menopause
Semburan panas yang menyertai menopause dapat terjadi pada malam hari dan menyebabkan keringat. Ini adalah penyebab yang sangat umum dari keringat malam pada wanita.

2. Hiperhidrosis idiopatik
Hiperhidrosis idiopatik adalah suatu kondisi di mana tubuh secara kronis menghasilkan terlalu banyak keringat tanpa ada penyebab medis yang dapat diidentifikasi.

3. Infeksi
TBC adalah infeksi yang paling sering dikaitkan dengan keringat malam. Tetapi infeksi bakteri seperti endokarditis (radang katup jantung ), osteomielitis (radang pada tulang), dan abses dapat menyebabkan keringat malam. Keringat malam juga masuk gejala infeksi HIV.

4. Kanker
Berkeringat di malam hari adalah gejala awal beberapa jenis kanker. Jenis kanker paling umum yang terkait dengan keringat malam adalah limfoma . Namun, orang yang memiliki kanker yang tidak terdiagnosis sering memiliki gejala lain juga, seperti penurunan berat badan dan demam yang tidak dapat dijelaskan.

5. Obat
Minum obat-obatan tertentu dapat menyebabkan keringat malam. Obat antidepresan adalah jenis obat umum yang dapat menyebabkan keringat malam. Obat-obatan psikiatrik lain juga dikaitkan dengan keringat malam. Obat-obatan yang digunakan untuk menurunkan demam seperti aspirin dan acetaminophen, kadang-kadang dapat menyebabkan keringat. 

Ilustrasi perempuan tidur (shutterstock)
Ilustrasi perempuan tidur (shutterstock)

6. Hipoglikemia
Gula darah rendah bisa menyebabkan keringat. Orang yang menggunakan insulin atau obat diabetes oral mungkin mengalami hipoglikemia pada malam hari yang disertai dengan berkeringat.

7. Gangguan hormon
Berkeringat atau memerah dapat terlihat dengan beberapa gangguan hormon, termasuk pheochromocytoma, carcinoid syndrome dan hyperthyroidism.

Baca Juga: Seru, Saat Gerakan Dance Jadi Metode Olahraga untuk Cari Keringat

8. Kondisi neurologis
Meski jarang, kondisi neurologis termasuk autonomic dysreflexia, posttraumatic syringomyelia, stroke dan autonomic neuropathy dapat menyebabkan peningkatan keringat malam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI