Kasus Fetus In Fetu, Ketika Bayi Mengandung Kembarannya Sendiri di Rahim

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Rabu, 27 November 2019 | 15:38 WIB
Kasus Fetus In Fetu, Ketika Bayi Mengandung Kembarannya Sendiri di Rahim
Ilustrasi bayi. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang bayi perempuan bernama Itzmara dilahirkan melalui operasi caesar. Selang 24 jam kemudian, dokter kembali melakukan operasi caesar, bukan pada sang ibu, namun pada Itzmara sendiri.

Menurut dokter, ternyata Itzmara mengandung kembarannya sehingga harus dilakukan operasi caersar untuk mengeluarkannya.

Saat sang ibu, Mónica Vega dari Barranquilla, Kolombia, melakukan USG pada kehamilan tujuh bulannya terdahulu, dokter menemukan Vega memiliki dua tali pusar di dalam rahimnya.

Satu menghubungkan janin Itzmara dengan Vega, tetapi yang lain menghubungkan Itzmara dengan massa yang merupakan kembaran parasitnya.

Ketika dokter memperhatikan hal ini, mereka mendiagnosis Itzmara dengan fetus in fetu, suatu kondisi langka di mana janin cacat ditemukan dalam tubuh kembarannya.

Para dokter mengatakan Vega harus segera melahirkan Itzmara melalui operasi caesar, sehingga mereka bisa mengeluarkan bayinya.

Ilustrasi janin dalam kandungan, ibu hamil. (Shutterstock)
Ilustrasi janin dalam kandungan. (Shutterstock)

Dokter khawatir jika mereka tidak mengeluarkan kembaran parasit di dalam Itzmara, massa bisa tumbuh dan melukai organ bayi.

Jadi setelah melahirkan Itzmara melalui operasi caesar, para dokter juga melakukan operasi caesar untuk menghilangkan massa yang tidak memiliki jantung atau otak.

Beruntung, kondisi Itzmara sehat setelah operasi, tulis Insider.

baca juga

Menurut National Institutes of Health (NHS), fetus in fetu sangat jarang, hanya ada satu kasus terjadi pada setiap 500 ribu kelahiran.

Tumor terkait FIF biasanya jinak tetapi terkadang dapat menyebabkan masalah kesehatan, yang dikhawatirkan dokter terhadap Itzmara.

Ilustrasi melahirkan (Pixabay/9092)
Ilustrasi melahirkan (Pixabay/9092)

Tidak semua kasus ini diobati segera setelah lahir. Dalam beberapa kasus, masalah kesehatan terkait FIF membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk berkembang.

Dalam sebuah kasus pada Agustus silam, yang diterbitkan dalam BMJ Case Reports, menunjukkan seorang remaja 17 tahun di India mengalami rasa sakit di perutnya dan benjolan yang tumbuhnya mulai berkembang selama lima tahun.

Ketika dokter memeriksanya, ternyata remaja itu mengandung janin kembarannya sendiri di dalam rahim dan inilah penyebab sakit perut sang remaja.

Dokter membuka perut remaja itu melalui operasi dan menemukan bahwa tumor itu menyebar dari hati ke tulang panggulnya. Untungnya, kondisi ini tidak menyebabkan komplikasi pada organ-organ lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Drone Bisa Jadi Solusi atas Sulitnya Akses Fasilitas Kesehatan

Drone Bisa Jadi Solusi atas Sulitnya Akses Fasilitas Kesehatan

Health | Kamis, 21 November 2019 | 13:34 WIB

Selamat, Istri Desainer Samuel Wongso Melahirkan Anak Pertama

Selamat, Istri Desainer Samuel Wongso Melahirkan Anak Pertama

Entertainment | Selasa, 19 November 2019 | 08:58 WIB

Terungkap, Ini Alasan Rachel Vennya Belum Perlihatkan Wajah Putri Keduanya

Terungkap, Ini Alasan Rachel Vennya Belum Perlihatkan Wajah Putri Keduanya

Lifestyle | Senin, 18 November 2019 | 16:18 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×