Ingin Berhenti Mendengkur saat Tidur? Ini 7 Solusi Alami yang Bisa Dicoba

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Kamis, 28 November 2019 | 20:00 WIB
Ingin Berhenti Mendengkur saat Tidur? Ini 7 Solusi Alami yang Bisa Dicoba
Ilustrasi tidur. (Shutterstock)

Suara.com - Mendengkur saat tidur menjadi kebiasaan beberapa orang. Memang bukanlah hal yang mengganggu secara medis, namun akan mengganggu pasangan atau orang di sekitar kita saat tidur. Terlebih mendengkur dalam volume yang keras.

Sebelum menjajal obat maupun terapi untuk mengatasinya, tak ada  salahnya untuk mengusahakannya sendiri terlebih dahulu. Dilansir dari Web MD, berikut solusi alami yang dapat membantu Anda berhenti mendengkur.

1. Ubah posisi tidur
Berbaring telentang membuat pangkal lidah dan langit-langit lunak Anda runtuh ke dinding belakang tenggorokan. Hal itu dapat menyebabkan suara bergetar saat tidur. Posisi tidur menyamping dapat membantu mencegah hal ini.

2. Menurunkan berat badan
Jika berat badan Andamulai mendengkur saat berat badan bertambah, penurunan berat badan bisa membantu. "Jika Anda menambah berat di sekitar leher Anda, itu meremas diameter internal tenggorokan, membuatnya lebih mungkin runtuh saat tidur, memicu dengkuran," kata Daniel P. Slaughter, MD, seorang otolaryngologist dan ahli mendengkur di Capital Otolaryngology di Austin, Texas.

3. Hindari alkohol
Minum alkohol empat hingga lima jam sebelum tidur membuat mendengkur bertambah buruk. "Orang yang biasanya tidak mendengkur akan mendengkur setelah minum alkohol.

Ilustrasi perempuan mendengkur. (Shutterstock)
Ilustrasi perempuan mendengkur. (Shutterstock)

4. Lakukan kebiasaan tidur yang baik
Kebiasaan tidur yang buruk dapat memiliki efek yang mirip dengan minum alkohol, kata Slaughter. Bekerja berjam-jam tanpa tidur yang cukup misalnya. "Anda tidak bisa tidur nyenyak yang kemudian membuat otot-otot menjadi serpih, yang menciptakan mendengkur," kata Slaughter.

5. Buka bagian hidung
Jika mendengkur dimulai di hidung Anda, menjaga saluran hidung tetap terbuka dapat membantu. Ini memungkinkan udara bergerak lebih lambat, kata Slaughter. "Bayangkan selang taman sempit dengan air mengalir. Semakin sempit selang, semakin cepat air mengalir."

Sebab jika hidung Anda tersumbat atau menyempit karena pilek atau penyumbatan lainnya, udara yang bergerak cepat lebih mungkin menghasilkan dengkuran. Mandi air panas sebelum tidur dapat membantu membuka saluran hidung.

Kebiasaan menyimpan ponsel di bawah bantal saat tidur buruk bagi kesehatan. (Shutterstock)
Ilustrasi bantal tidur. (Shutterstock)

6. Ganti bantal
Alergen di kamar Anda dan di bantal dapat berkontribusi untuk mendengkur. Juga, kapan terakhir kali Anda membersihkan kipas angin langit-langit? Coba ganti bantal Anda yang sudah penuh debu dan kuman itu.

7. Jaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik
Selalu minum banyak air. "Sekresi di hidung dan langit-langit lunak Anda menjadi lengket ketika Anda mengalami dehidrasi," kata Slaughter. "Ini bisa membuat lebih banyak mendengkur," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tidur Bersama Orang Mendengkur Bisa Picu Masalah Kesehatan, ini Alasannya!

Tidur Bersama Orang Mendengkur Bisa Picu Masalah Kesehatan, ini Alasannya!

Health | Senin, 25 November 2019 | 19:15 WIB

Biadab! Suherman Bunuh Ayah Kandungnya Karena Suara Dengkuran

Biadab! Suherman Bunuh Ayah Kandungnya Karena Suara Dengkuran

Jabar | Sabtu, 31 Agustus 2019 | 19:13 WIB

5 Alasan Seseorang Mendengkur, Nomor Dua Anda Pasti Baru Tahu

5 Alasan Seseorang Mendengkur, Nomor Dua Anda Pasti Baru Tahu

Health | Jum'at, 02 Agustus 2019 | 16:42 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB