Tak Pernah Diperhatikan Orangtua, 20 Gigi Balita 4 Tahun Ini Membusuk

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 29 November 2019 | 16:10 WIB
Tak Pernah Diperhatikan Orangtua, 20 Gigi Balita 4 Tahun Ini Membusuk

Suara.com - Mulut sebagai pintu gerbang asupan nutrisi seharusnya diperhatikan kebersihannya. Jika tidak, kasus anak laki-laki 4 tahun yang mulutnya penuh dengan gigi busuk adalah salah satu dampaknya.

Mulanya, dilansir dari worldofbuzz.com, balita asal Thailand ini datang ke rumah sakit dengan kondisi 20 gigi bayinya membusuk. Bahkan, beberapa di antaranya sudah rusak dan hanya tertanam akar di gusinya.

Ternyata, orangtua bocah tersebut tidak pernah memperhatikan kebersihan dan kesehatan mulut anaknya. Kecerobohan orangtuanya itulah yang membuat hampir semua gigi anaknya membusuk.

Dokter mengatakan bahwa kerusakan gigi balita 4 tahun itu tergolong sangat serius. Hal itu karena saraf di bawah giginya bisa terinfeksi dan merusak gigi permanen di bawahnya.

Dokter gigi pun tidak memiliki pilihan selain mengekstraksi semuanya. Sebab, membiarkan semua giginya jatuh sendiri akan lebih berisiko.

Gigi busuk anak 4 tahun (Facebook/Sathian Ken Suravisankul)
Gigi busuk anak 4 tahun (Facebook/Sathian Ken Suravisankul)

"Alasan kita harus menarik giginya satu per satu, karena ketika anak berusia 12 tahun, kerusakan giginya akan menyebabkan infeksi saraf gigi yang bisa berdampak pada gigi permanennya di bawah," tulis akun Facebook Sathian Ken Suravisankul.

Lagi pula, jika dokter membiarkan gigi anak tersebut, erawatan berkelanjutan seperti anestesi dan ekstraksi berkali-kali bisa memengaruhi kondisi mental anak.

Karena itu, dokter memutuskan untuk mengekstraksi semuanya dan memberikan anak tersebut obat penghilang rasa sakit setelah efek anestesinya hilang.

Dokter gigi mengambil gigi busuk dari anak 4 tahun (Facebook/Sathian Ken Suravisankul)
Dokter gigi mengambil gigi busuk dari anak 4 tahun (Facebook/Sathian Ken Suravisankul)

Sebelum mencabut 20 gigi busuknya, balita tersebut diberikan 14 suntikan anestesi dan 18 jahitan. Unggahan dokter gigi tentang kondisi pasiennya yang masih balita itu pun mendapat banyak perhatian publik.

baca juga

Kejadian ini seharusnya menjadi pelajaran semua orangtua untuk memperhatikan kesehatan mulut anaknya. Caranya, melakukan pemeriksaan kesehatan mulut secara teratur dan memiliki tempat pemeriksaan yang terbaik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rewel Dititip di Indekos, Juniawan Cekik dan Injak-injak Balita Sang Pacar

Rewel Dititip di Indekos, Juniawan Cekik dan Injak-injak Balita Sang Pacar

Jatim | Jum'at, 29 November 2019 | 15:21 WIB

Tersedak Jeli, Bayi 1 Tahun Alami Gagal Organ lalu Meninggal Dunia

Tersedak Jeli, Bayi 1 Tahun Alami Gagal Organ lalu Meninggal Dunia

Health | Jum'at, 29 November 2019 | 15:33 WIB

Balita Dianiaya Pacar Ibunya, Paha Patah hingga Luka-luka di Alat Kelamin

Balita Dianiaya Pacar Ibunya, Paha Patah hingga Luka-luka di Alat Kelamin

Jatim | Kamis, 28 November 2019 | 18:11 WIB

Insiden Maut, Dua Bocah Tewas usai Tercebur Panci Air Panas

Insiden Maut, Dua Bocah Tewas usai Tercebur Panci Air Panas

News | Sabtu, 23 November 2019 | 16:48 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB