5 Cara Cegah Polusi di Dalam Ruangan, Jaga Kesehatan Keluarga

Silfa Humairah Utami

Selasa, 03 Desember 2019 | 15:09 WIB
5 Cara Cegah Polusi di Dalam Ruangan, Jaga Kesehatan Keluarga
Tanaman di dalam rumah baik untuk polusi. (Shutterstock)

2. Menggunakan pendingin ruangan

Ilustrasi tidur di ruangan ber-AC. (Shutterstock)
Ilustrasi tidur di ruangan ber-AC. (Shutterstock)

Penggunaan AC di dalam ruangan ternyata bisa menjadi salah satu cara untuk mencegah naiknya kadar polusi udara di rumah Anda.

Dengan menggunakan pendingin ruangan, Anda bisa sesekali menutup ventilasi ruangan dengan tujuan mengurangi tingkat kontaminasi dari udara luar.

Selain itu, ada beberapa manfaat yang bisa Anda peroleh dari penggunaan AC untuk meningkatkan kualitas udara di rumah.

Menjaga tingkat kelembapan dalam ruangan.
Membersihkan udara dengan mengurangi polutan dan alergen.
Mempertahankan suhu di dalam ruangan, baik ketika Anda ingin merasa hangat atau dingin.
Namun, perlu diingat bahwa rutin membersihkan pendingin ruangan minimal 3-6 bulan sekali adalah hal yang patut diperhatikan.

Jika AC Anda jarang dibersihkan dan dirawat, tentu akan menimbulkan masalah kesehatan bagi orang yang berada di ruangan tersebut, seperti asma dan alergi.

Alih-alih memperbaiki kualitas udara, pendingin ruangan yang tidak terawat hanya akan menyebarkan debu dan serbuk sari.

Bahkan, penyaring udara pada AC juga mengandung uap air, sehingga potensi tumbuhnya jamur dapat terjadi dan menyebarkannya di ruangan Anda.

Supaya Anda dapat mengurangi tingkat polusi di dalam ruangan, jangan lupa untuk rutin membersihkan AC Anda, ya.

baca juga

3. Mengurangi penggunaan pewangi ruangan

Ilustrasi solid perfume. (Shutterstock)
Ilustrasi pewangi. (Shutterstock)

Bagi sebagian orang, penggunaan pewangi ruangan kerap jadi hal wajib karena khawatir bau yang dibawa dari udara luar dapat mengganggu penciuman mereka.

Pewangi ruangan memang bisa membuat rumah Anda menjadi lebih harum, tetapi sebenarnya semprotan wewangian tersebut merusak kualitas udara di rumah Anda.

Menurut sebuah artikel dari jurnal Building and Environment, pewangi ruangan menyumbangkan tingkat polusi udara yang cukup tinggi.

Hal ini dapat terjadi melalui hasil semprotan langsung hingga reaksi bahan produk yang ada di dalamnya.

Penggunaan alat ini memiliki hubungan kuat dengan meningkatnya kadar terpen dalam rumah, seperti benzena, toluena, dan senyawa organik lainnya yang mudah menguap.

4. Meletakkan tanaman penyerap polusi

Ilustrasi tanaman hias [shutterstock]
Ilustrasi tanaman hias [shutterstock]

Pada tahun 1989, NASA menemukan bahwa meletakkan tanaman bisa membantu menyerap racun dari udara, terutama pada ruang tertutup dengan ventilasi yang sedikit.

Tanaman yang bisa diletakkan di dalam ruangan ini diyakini lebih efektif dibandingkan pembersih udara karena lebih hemat dan alami.

NASA pun merekomendasikan untuk meletakkan dua atau tiga tumbuhan dalam jarak 20-25 cm. Bahkan, tumbuhan alami ini juga mengisap senyawa kimia yang berasal dari perabotan rumah tangga, seperti:

Karpet
Oven
Produk pembersih rumah
Lem

5. Mengontrol alergen dalam ruangan

Bersihkan noda membandel di karpet. (Shutterstock)
Bersihkan noda membandel di karpet. (Shutterstock)

Selain meletakkan tanaman hias sebagai cara mencegah polusi di dalam ruangan meningkat, Anda mungkin perlu mengontrol alergen pula agar kualitas udara terjamin.

Alergen merupakan senyawa asing yang dapat menimbulkan reaksi alergi ketika ada di tubuh seseorang. Senyawa asing ini dapat tersebar di udara dan menempel di perabotan serta lantai rumah Anda.

Alergen bisa berasal dari mana saja, seperti hewan peliharaan, karpet, matras, hingga selimut Anda sendiri.

Salah satu cara untuk mengontrol alergen adalah dengan menghilangkan pemicunya. Namun, Anda perlu menjaga kebersihan rumah agar polusi di dalam ruangan menurun.

Ini dia beberapa cara untuk mengontrol alergen di dalam ruangan.

  • Mengurangi penggunaan karpet.
  • Tidak memakai gorden yang tebal karena akan lebih sulit untuk dicuci dan membuat debu yang menempel semakin banyak.
  • Melapisi kasur, bantal, dan guling dengan seprai yang anti alergi.
  • Membersihkan debu dengan penyedot debu satu atau dua kali seminggu untuk mencegah alergen kembali tersebar di udara.
  • Menjaga tingkat kelembapan ruangan, terutama dapur, tetap stabil agar jamur tidak tumbuh di dinding rumah Anda dan menyebabkan kualitas udara menurun.

Sebenarnya, mencegah polusi udara di dalam ruangan cukup mudah dilakukan. Syaratnya satu, selalu jaga kebersihan rumah dan kelembapan ruangan agar terhindar dari alergen dan jamur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polusi Udara Bikin Anda Tidak Bahagia, Kok Bisa?

Polusi Udara Bikin Anda Tidak Bahagia, Kok Bisa?

Health | Jum'at, 29 November 2019 | 07:49 WIB

Peneliti Ungkap Tinggal di Dekat Jalanan Sibuk Meningkatkan Risiko Kebutaan

Peneliti Ungkap Tinggal di Dekat Jalanan Sibuk Meningkatkan Risiko Kebutaan

Health | Selasa, 26 November 2019 | 12:30 WIB

5 Best Otomotif Pagi: Motor Pink Sandiaga Uno, Kota Eropa Bebas Emisi

5 Best Otomotif Pagi: Motor Pink Sandiaga Uno, Kota Eropa Bebas Emisi

Otomotif | Selasa, 19 November 2019 | 06:00 WIB

Terkini

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Surakarta | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:01 WIB

×