Bisakah Makanan Pengaruhi Suasana Hati? Ini Penjelasan Ahli

Yasinta Rahmawati

Senin, 09 Desember 2019 | 09:14 WIB
Bisakah Makanan Pengaruhi Suasana Hati? Ini Penjelasan Ahli
(Shutterstock)

Suara.com - Saat suasana hati sedang buruk, seseorang dapat menumpahkan emosi dengan berbagai cara, mulai dari marah hingga menangis. Suasana hati sendiri rupanya bisa dipengaruhi oleh makanan yang biasa Anda santap.

Sebab menurut penelitian, makan makanan kaya sayuran hijau dan makanan laut bisa membantu mengatur suasana hati.

Seperti dilansir dari WebMD, bahkan ada bidang ilmu disebut psikiatri gizi yang berfokus pada bagaimana diet memengaruhi kesehatan mental Anda .

"Kualitas diet yang lebih baik, tidak peduli dari mana Anda mengukurnya, dikaitkan dengan pengurangan sekitar 30% risiko depresi," kata Felice Jacka, PhD, direktur Pusat Makanan dan Suasana Hati di Deakin University di Australia dan presiden Masyarakat Internasional untuk Penelitian Psikiatri Gizi.

Dia juga menulis buku tentang topik ini, Brain Changer: The Good Mental Health Diet.

Ilustrasi. (Shutterstock)
Ilustrasi. (Shutterstock)

Pada bulan September, sebuah analisis dari 26 studi sebelumnya menemukan bahwa psikiatri, bersama dengan mengikuti diet mediterania yang penuh dengan sayuran hijau, buah-buahan, kacang-kacangan, kacang-kacangan, minyak zaitun, dan makanan laut dapat meredakan gejala depresi.

Sementara itu, juga ditemukan bahwa orang yang makan lebih banyak daging, susu, dan makanan olahan memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami depresi.

Dari 26 studi yang dimasukkan, hanya segelintir yang menunjukkan tidak ada hubungan antara diet dan kesehatan mental. Pun dari percobaan kecil yang dikontrol secara acak dan diterbitkan beberapa minggu yang lalu, menemukan bahwa mahasiswa dengan gejala depresi melihat suasana hati mereka membaik hanya dalam 3 minggu dengan diet yang sama.

Ilustrasi perempuan berteriak saat marah. (Shutterstock)
Ilustrasi perempuan berteriak saat marah. (Shutterstock)

Namun demikian, tak satu pun dari penelitian ini menunjukkan bahwa diet saja dapat menyembuhkan atau mencegah depresi. Konsepnya adalah bahwa meningkatkan serta memperbaiki pola makan memberi Anda fondasi yang kuat untuk penyembuhan, tidak peduli apa pun perawatan yang Anda coba.

baca juga

"Anda mulai berbicara tentang zucchini, dan orang-orang berpikir itu berarti mereka harus berhenti minum Zoloft (merek obat antidepresan)," kata Drew Ramsey, MD, asisten profesor klinis psikiatri di Columbia University College of Physicians dan pendiri Brain Food Clinic di New York.

"Karena stigma, orang lebih suka tidak minum obat. Mereka membuat lompatan ini bahwa semuanya bisa diubah dengan makanan. Obat harus didiskusikan dengan seorang profesional," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Malaysia Buka Restoran Khusus Jual Makanan Pesawat, Mau Coba?

Malaysia Buka Restoran Khusus Jual Makanan Pesawat, Mau Coba?

Lifestyle | Minggu, 08 Desember 2019 | 16:45 WIB

Sebabkan Kanker, Ketahui Makanan dan Minuman Bersifat Karsinogenik

Sebabkan Kanker, Ketahui Makanan dan Minuman Bersifat Karsinogenik

Health | Jum'at, 06 Desember 2019 | 15:48 WIB

Putuskan Hiatus karena Alami Depresi Berat, Ini 5 Fakta Kang Daniel

Putuskan Hiatus karena Alami Depresi Berat, Ini 5 Fakta Kang Daniel

Lifestyle | Kamis, 05 Desember 2019 | 13:37 WIB

Terkini

Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh

Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 22:40 WIB

Ekosistem Produk Obat Derivat Plasma Mulai Dibangun, Indonesia Siapkan Jaringan Bank Plasma

Ekosistem Produk Obat Derivat Plasma Mulai Dibangun, Indonesia Siapkan Jaringan Bank Plasma

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:06 WIB

Orang Tua Kian Selektif, Flyon Kids Jadi Pilihan Penambah Nafsu Makan Anak

Orang Tua Kian Selektif, Flyon Kids Jadi Pilihan Penambah Nafsu Makan Anak

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis

Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Health | Senin, 13 Juli 2026 | 14:59 WIB

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:41 WIB

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:21 WIB

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

×