Tak Punya Testis, Pria Ini Mendapat Transplantasi dari Saudara Kembarnya

Rabu, 11 Desember 2019 | 15:13 WIB
Tak Punya Testis, Pria Ini Mendapat Transplantasi dari Saudara Kembarnya
Ilustrasi kesehatan organ reproduksi lelaki. (sumber: Medic Magic)

Suara.com - Seorang lelaki berusia 36 tahun disebut sebagai orang ketiga yang menerima transplantasi tetis pada Selasa (3/12/2019) kemarin.

Pria tersebut, yang menjalani tranplantasi di Beogard, Serbia, tidak dilahirkan dengan testis dan akhirnya mendapat satu dari saudara kembar identiknya.

Dua transplantasi testis sebelumnya dilakukan hampir 40 tahun yang lalu dan keduanya juga melibatkan saudara kembar identik, lapor Insider.

Kasus seperti ini, laki-laki dilahirkan tanpa testis sangat jarang terjadi. Menurut National Institute of Health, hanya ada 0,15% bayi laki-laki yang lahir tanpa testis.

Ketika testis seorang pria tidak ada, ia mengalami masalah yang berkaitan dengan reproduksi dan hormon, kata dr. Bobby Najari, direktur Male Fertility Program di NYU Langone Health.

Meski masalah yang berhubungan dengan hormon dapat diatasi dengan terapi pengganti hormon, hanya transplantasi yang berpotensi dapat membantu pria lahir tanpa testis mendapatkan kemampuan dalam hal reproduksi.

Ilsutrasi testis (Shutterstock)

Testis memiliki dua fungsi, yaitu melepaskan hormon testosteron dan memproduksi sperma.

Hormon testosteron bertanggung jawab pada pertumbuhan otot pria, pertumbuhan rambut wajah dan dorongan seksual. Ketika pria tidak memiliki testis, ia perlu mendapatkan hormon melalui terapi pengganti hormon yang dapat dilakukan dengan cara suntik, obat oral atau topikal.

Di sisi lain, dokter juga mengatakan, tanpa testis seorang pria tidak dijamin dapat memiliki keturunan.

Baca Juga: Akibat Terkena Bola, Testis Remaja 17 Tahun Alami Keretakan!

"Bahkan dengan transplantasi testis, seorang pria yang sebelumnya tidak memiliki testis tidak dijamin akan memiliki anak," ujar Dr Najari.

"Itu karena prosesnya memerlukan langkah bedah ekstra di mana ahli bedah menempelkan vas deferens, organ reproduksi pria yang menghubungkan sperma ke uretra di ujung penis, ke penis penerima itu sendiri," lanjutnya lagi.

Ia menjelaskan lebih lanjut, jika vas deferens tidak terhubung ke penis penerima, maka sperma tidak dapat mengalir dari skrotum, memasuki penis dan keluar dari penis (ejakulasi).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Keterampilan Berpolitik ala Tokoh Sejarah, Kamu Titisan Genghis Khan atau Figur Lain?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI