Hanya Tumbuh di Indonesia, Kini Temulawak Mulai Mendunia

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Sabtu, 14 Desember 2019 | 09:05 WIB
Hanya Tumbuh di Indonesia, Kini Temulawak Mulai Mendunia
Ilustrasi Temulawak [shutterstcok]

Suara.com - Curcuma xanthorrhiza atau yang lebih kita kenal sebagai temulawak adalah tanaman yang menghasilkan rimpang atau umbi akar yang memiliki khasiat sebagai tanaman obat.

Tanaman asli Indonesia ini banyak hidup di dataran pulau Maluku, Jawa, dan Kalimantan. Dikategorikan sebagai anggota jahe-jahean, temulawak memiliki ragam manfaat mulai dari sebagai antioksidan, antiinflamasi atau radang, menjaga nafsu makan, menyehatkan pencernaan, menjaga kesehatan hati, menjaga daya tahan tubuh, hingga mencegah penyakit kanker.

Keunggulan temulawak inilah yang membuat perusahaan farmasi, SOHO Industri Pharmasi (SIP), terus mengembangkan herbal asli Indonesia tersebut dengan berbagai penelitian ilmiah hingga menjadi produk-produk berbahan dasar temulawak yang bermanfaat.

"Temulawak yang SIP gunakan merupakan temulawak organik yang dikembangkan di kebun riset kami, di Sukabumi, Jawa Barat. Perkebunan organik tersebut berkonsep Seed to Patient di bawah SOHO Centre of Excellence in Herbal Research (SCEHR)," jelas Presiden Komisaris PT. SOHO Global Health, Eng Liang Tan.

Tak hanya masyarakat di Indonesia, kini manfaat temulawak juga bisa dirasakan oleh masyarakat dunia, karena sudah masuk ke beberapa negara, di antaranya adalah Brunei, Kamboja, Kamerun, Mauritius, Mongolia, Myanmar, Filipina, Sri Lanka, Timor Leste, dan Vietnam.

Tahun ini, lanjut Eng Liang, ekspor produk-produk farmasi berbahan dasar temulawak sudah sebanyak 40 kali di-shipment ke negara-negara tersebut. Untuk menutup ekspor di tahun 2019, SIP bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) menggelar upacara pelepasan ekspor terakhir di tahun ini, pada Jumat (13/12/2019), di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur.

"Kami melepas sebanyak 49.187 boks produk berbahan dasar temulawak dengan tujuan negara Kamboja," tambah dia.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Badan POM, Dr. Ir. Penny K. Lukito, MCP, sangat mengapresiasi inovasi yang terus diciptakan SIP dengan mengeluarkan berbagai produk yang mengangkat kekayaan herbal Indonesia.

"Produk temulawak ini herbal khas Indonesia yang hanya bisa tumbuh di sini, sehingga ini sangat berpotensi untuk terus berlanjut menjadi sesuatu yang besar. Karena itu, akan terus kami dampingi agar produknya terus bisa komersil dan memperkaya keragaman obat herbal di Indonesia. Sehingga kita bisa menjadi negara yang kuat dengan herbalnya," jelasnya.

baca juga

Dr. Ir. Penny juga berharap jika temulawak juga tidak hanya bisa menjadi produk preventif, tapi juga bisa menjadi produk pengobatan, untuk menyeimbangkan produk berbahan kimia yang lebih mahal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Surga Keanekaragaman Hayati, Ini 3 Tanaman Obat di Kalimantan Timur

Jadi Surga Keanekaragaman Hayati, Ini 3 Tanaman Obat di Kalimantan Timur

Health | Selasa, 27 Agustus 2019 | 14:20 WIB

Bukan Cuma Sehatkan Tubuh, Temulawak Juga Bagus untuk Kulit Wajah Lho!

Bukan Cuma Sehatkan Tubuh, Temulawak Juga Bagus untuk Kulit Wajah Lho!

Lifestyle | Sabtu, 27 Juli 2019 | 10:36 WIB

Ini 5 Tanaman Obat yang Mudah Dibudidayakan di Rumah

Ini 5 Tanaman Obat yang Mudah Dibudidayakan di Rumah

Health | Rabu, 06 Februari 2019 | 10:15 WIB

Terkini

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB

Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:39 WIB

Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak

Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Dedi Mulyadi Ancam Tahan Bantuan Desa, Ini Penyebabnya!

Dedi Mulyadi Ancam Tahan Bantuan Desa, Ini Penyebabnya!

Jabar | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:24 WIB

Viral Pungli Wisata Air Panas Karo Berujung Blokade Jalan, 3 Orang Ditangkap

Viral Pungli Wisata Air Panas Karo Berujung Blokade Jalan, 3 Orang Ditangkap

Sumut | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:18 WIB

×