Menangis Bisa Atasi 5 Masalah Kesehatan, Ini Penjelasannya

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 18 Desember 2019 | 12:10 WIB
Menangis Bisa Atasi 5 Masalah Kesehatan, Ini Penjelasannya
Ilustrasi seorang perempuan sedang menangis. (Shutterstock)

Suara.com - Menangis ternyata tidak hanya bentuk ungkapan perasaan sedih, terharu, dan bahagia. Menangis juga bisa membantu kita mengatasi beberapa masalah kesehatan fisik dan psikologis.

Sayangnya, orang seringkali melihat atau menilai bahwa tangisan adalah bentuk kelemahan seseorang. Akhirnya, banyak orang yang mungkin berusaha menahan air matanya agar tidak terlihat lemah.

Padahal air mata itu justru memberikan manfaat di luarnya. Seperti yang dilansir dari brightside.com, berikut ini manfaat kesehatan dari menangis.

1. Mengatasi stres

Sebuah studi tahun 2014 menemukan bahwa menangis bisa membantu seseorang lebih rileks selama periode stres. Menangis memang tidak memberikan efek secara langsung. Namun, beberapa menit kemudian Anda akan merasa tubuh lebih rileks.

Menurut peneliti, menangis mengaktifkan sistem saraf parasimpatis (PNS) yang memiliki fungsi untuk menenangkan otak kita.

Ilustrasi menangis. (Shutterstock)
Ilustrasi menangis. (Shutterstock)

2. Mengontrol tekanan darah

Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan serius, seperti stroke, serangan jantung, gagal jantung, demensia, dan gagal ginjal. Namun menurut beberapa penelitian, menangis bisa membantu menurunkan tekanan darah sekaligus mengontrolnya.

3. Akumulasi racun

Air mata yang mengalir bisa membersihkan puing-puing seperti asap dan debu di mata. Ketika menangis, air mata juga akan membuang racun yang menumpuk di dalam tubuh kita karena stres.

Penghapusan racun ini membantu mengurangi kadar kortisol dalam tubuh. Oleh karenanya, menangis bisa menghasilkan suasana hati yang lebih ringan. Jadi, tidak heran jika kita sering merasakan beban hilang setelah menangis.

Ilustrasi sedang tak 'mood', konflik, tak bergairah. (Shutterstock)
Ilustrasi sedang tak 'mood', konflik, tak bergairah. (Shutterstock)

4. Perubahan suasana hati

Perubahan suasana hati seperti agresif, cemas, dan jengkel dapat terjadi karena berbagai alasan. Salah satunya adalah akumulasi mangan dalam tubuh.

Saat kita menangis, kelebihan mangan ini akan mengalir keluar dari tubuh bersamaan dengan air mata. Jadi, itu akan membuat Anda merasa lebih tenang dan fokus.

5. Mengatasi nyeri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Kesehatan Memburuk, Ini 7 Efek Jangka Panjang dari Stres

Bikin Kesehatan Memburuk, Ini 7 Efek Jangka Panjang dari Stres

Health | Minggu, 15 Desember 2019 | 14:20 WIB

Konsumsi Mulai Sekarang, Ini 6 Manfaat Kesehatan Kembang Kol

Konsumsi Mulai Sekarang, Ini 6 Manfaat Kesehatan Kembang Kol

Health | Jum'at, 13 Desember 2019 | 14:56 WIB

Pasangan Menangis Usai Bercinta, Apa yang Bisa Kita Lakukan?

Pasangan Menangis Usai Bercinta, Apa yang Bisa Kita Lakukan?

Lifestyle | Kamis, 05 Desember 2019 | 21:14 WIB

Pantang Teteskan Air Mata, Brad Pitt Tak Pernah Menangis Selama 20 Tahun

Pantang Teteskan Air Mata, Brad Pitt Tak Pernah Menangis Selama 20 Tahun

Lifestyle | Kamis, 05 Desember 2019 | 17:29 WIB

Terkini

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB