Musim Hujan, Ini 7 Manfaat Teh Kayu Manis untuk Kesehatan Tubuh

Silfa Humairah Utami | Suara.com

Rabu, 18 Desember 2019 | 13:29 WIB
Musim Hujan, Ini 7 Manfaat Teh Kayu Manis untuk Kesehatan Tubuh
ilustrasi teko, teapot, ketel, minum teh [shutterstock]

Suara.com - Musim Hujan, Ini 7 Manfaat Teh Kayu Manis untuk Kesehatan Tubuh

Musim hujan di bulan Desember hingga ke depannya, tentu penting untuk menjaga kesehatan tubuh dan tetap hangat. Minum teh kayu manis jadi minuman yang menawarkan sejuta manfaat bagi tubuh, selain tentuny menghangatkan.

Sebab, kayu manis sendiri mengandung cinnamaldehyde, senyawa organik yang dipercaya bertanggung jawab atas khasiat rempah-rempah tersebut. Salah satunya adalah potensi untuk memudahkan Anda menurunkan berat. Penasaran, apa saja manfaat teh kayu manis untuk kesehatan kita?

Meracik minuman ini mudah. Anda hanya perlu menyelupkan batang kayu manis atau melarutkan serbuknya ke air panas. Sudah siap dengan cangkir teh Anda? Yuk, baca lebih jauh tentang manfaatnya dilansir Hello Sehat.

1. Kaya antioksidan

Teh kayu manis mengandung banyak antioksidan, komponen bermanfaat yang membuat Anda tetap sehat.

Antioksidan dalam tubuh melawan stres oksidasi yang disebabkan dari radikal bebas. Artinya, asupan antioksidan yang mencukupi dapat membantu Anda meminimalisir risiko dari penyakit kronis, seperti diabetes, kanker, dan penyakit jantung.

Kayu manis kaya dengan antioksidan polifenol. Sebuah penelitian yang ditampilkan Healthline menyebutkan bahwa kebaikan antioksidan yang terkandung dalam kayu manis hanya kalah dengan cengkeh dan oregano.

2. Menurunkan peradangan dan meningkatkan kesehatan jantung

Penelitian menunjukan bahwa senyawa dalam kayu manis bisa menurunkan tanda-tanda peradangan. Ini bisa menjadi manfaat teh kayu manis bagi tubuh karena peradangan merupakan akar dari berbagai penyakit, termasuk jantung.

Para ahli juga menyebutkan bahwa kayu manis bisa mengurungi tekanan darah, trigliserida, hingga kolesterol jahat pada sebagian orang. Manfaat teh kayu manis lainnya adalah menambah kadar kolesterol baik yang bisa menyehatkan jantung dengan menyingkirkan kelebihan kolesterol di pembuluh darah Anda.

Beberapa studi melaporkan bahhwa jika Anda mengonsumsi 120 mg atau kurang dari 1/10 sendok teh setiap hari, Anda sudah bisa menyerap manfaat tersebut.

3. Mengurangi gula darah

Kayu manis dilaporkan dapat membantu menurunkan kadar gula darah.

Rempah-rempah ini menunjukkan efek yang sama dengan yang dihasilkan oleh insulin, hormon yang bertanggung jawab mengatur kadar gula dalam pembuluh darah dan jaringan tubuh Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bantu Tidur Nyenyak, Ini 4 Pilihan Teh Terbaik yang Bisa Anda Nikmati

Bantu Tidur Nyenyak, Ini 4 Pilihan Teh Terbaik yang Bisa Anda Nikmati

Health | Rabu, 13 November 2019 | 16:29 WIB

Belajar dari Adik Barbie Kumalasari, Rutin Minum Teh Cegah Tumor Payudara

Belajar dari Adik Barbie Kumalasari, Rutin Minum Teh Cegah Tumor Payudara

Health | Senin, 04 November 2019 | 08:20 WIB

Keren, Minuman Ringan Ini Punya Kemasan Bikinan Seniman Grafis Kontemporer

Keren, Minuman Ringan Ini Punya Kemasan Bikinan Seniman Grafis Kontemporer

Lifestyle | Rabu, 30 Oktober 2019 | 06:50 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB