Kardiomiopati Ventrikel, Kondisi Langka yang Membuat Seseorang Tak Berdaya

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Jum'at, 20 Desember 2019 | 18:26 WIB
Kardiomiopati Ventrikel, Kondisi Langka yang Membuat Seseorang Tak Berdaya
Kesehatan jantung. (Shutterstock)

Suara.com - Apa jadinya jika Anda baru menikah, dan pasangan Anda tiba-tiba didiagnosis menderita kardiomiopati ventrikel, penyakit jantung langka yang membuatnya seringkali tak berdaya, sepulangnya dari bulan madu? Sedih, bingung, marah, pastilah bercampur aduk jadi satu.

Inilah yang terjadi pada pasangan pengantin baru asal Florida, Amerika Serikat, Julie Castin Cordeiro dan Sandro Gabriel da Silva Cordeiro. Julie menyadari jika detak jantung suaminya yang berusia 33 tahun tersebut akan berdetak kencang pada malam hari. Ketika menanyakan hal tersebut di pagi harinya, Gabriel memilih untuk tidak terlalu memikirkannya.

Pasangan Julie Castin Cordeiro dan Sandro Gabriel da Silva Cordeiro. (Julie Castin Cordeiro)
Pasangan Julie Castin Cordeiro dan Sandro Gabriel da Silva Cordeiro. (Julie Castin Cordeiro)

Hingga akhirnya, setelah tiga bulan pernikahan mereka, keduanya pergi untuk memeriksakan kondisi tersebut. Mengejutkan, Gabriel didiagnosis mengidap kardiomiopati ventrikel kiri, sebuah penyakit otot jantung yang disebabkan oleh perubahan susunan genetik seseorang.

Hal-hal kecil membuat Gabriel menjadi tak berdaya, misalnya berdiri terlalu cepat akan membuat Gabriel pingsan. Jika Gabriel berjalan terlalu banyak, mengangkat sesuatu, atau membungkuk terlalu sering, dia bisa jatuh sakit dan harus menghabiskan berhari-hari di tempat tidur.

Gabriel bahkan harus menghabiskan waktu berminggu-minggu untuk berusaha pulih dari perjalanan kecil di mana ia harus mengemudi. Dia tidak dapat melakukan aktivitas berat dan harus berhenti dari pekerjaannya. Diagnosis ini benar-benar mengubah hidup pengantin baru tersebut dan terasa sangat sulit untuk dijalani bagi keduanya.

"Bagian tersulitnya adalah ini (kondisi) langka! Kami tidak tahu harus berbuat apa. Saya melihat seorang lelaki muda yang bersemangat (kondisinya) memburuk di depan mata saya. Dia merasa terhina di tempat kerja, dia tidak memiliki perspektif tentang apa yang harus dilakukan selanjutnya, saya tidak memiliki penghasilan (saya baru di negara ini), dan pengobatannya mengerikan, sangat mengerikan," kata Julie, yang juga seorang mahasiswa PhD di Fakultas Evangelisch Theologische, Belanda.

Lebih lanjut Julie menjelaskan, bahwa suatu hari dirinya pernah mengatakan pada dokter bahwa suaminya adalah zombie, dan lebih baik dia mati daripada hidup seperti itu.

"Jelas, itu memakan korban pada pernikahan kami karena saya tidak mengerti kondisinya. Tidak ada uang berarti kita tidak bisa melakukan apa-apa, untuk membeli (sesuatu), untuk keluar," jelasnya.

Bagi Gabriel, kehilangan pekerjaan dan berjuang secara finansial adalah hal yang paling sulit baginya. Karena mereka saat ini tinggal di Belanda, layanan kesehatan tidak sepenuhnya gratis. Ini seakan menambah kesulitan mereka.

baca juga

"Pada awalnya, itu sangat sulit, saya selalu lelah dan saya tidak tahu apa yang terjadi. Saya akan tidur sepanjang hari dan tidak pernah merasa istirahat. Setelah diagnosis, saya masih sangat syok. Kehilangan pekerjaan, tidak mampu menyediakan (kebutuhan), tidak menemukan pekerjaan baru, semuanya membuat saya sangat tertekan," kata Gabriel.

Selama beberapa tahun pertama perawatannya, Gabriel menghabiskan sebagian besar waktunya di rumah, merasakan sakit, dan terikat di tempat tidur.

Dia sekarang mulai mengonsumsi obat yang membantu jantungnya bekerja lebih baik, tetapi efek sampingnya berarti dia sering merasa lemah dan pusing.

Akhirnya, mereka pindah ke suatu tempat dengan mengontrak selama satu tahun. Ketika mereka diusir karena tak sanggup lagi untuk memperpanjang kontraknya, mereka pernah menghabiskan satu hari tanpa rumah, sebelum mereka beruntung diberi akomodasi alternatif.

"Saya mengaku. Saya tidak mendukung seperti seharusnya. Sumpah yang kamu ambil saat menikah sepertinya lebih seperti formalitas. Saya tidak siap untuk hidup dalam penyakit dan kemiskinan, di tahun pertama pernikahan saya," ungkap Julie.

Pada akhirnya, untuk membeli obat-obatan dan menjalani perawatan, pasangan tersebut harus tinggal bersama orangtua Gabriel, sesuatu yang mereka rasa memalukan di tahun pertama kehidupan pernikahan mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waduh, Pengidap Autoimun Seperti Ashanty Rentan Kena Penyakit Jantung?

Waduh, Pengidap Autoimun Seperti Ashanty Rentan Kena Penyakit Jantung?

Health | Rabu, 11 Desember 2019 | 18:55 WIB

Benarkah Suplemen Minyak Ikan Dapat Menyehatkan Jantung?

Benarkah Suplemen Minyak Ikan Dapat Menyehatkan Jantung?

Health | Selasa, 10 Desember 2019 | 15:00 WIB

Donor Darah Itu Menyehatkan, Inilah 4 Manfaat yang akan Didapat Pendonor

Donor Darah Itu Menyehatkan, Inilah 4 Manfaat yang akan Didapat Pendonor

Health | Kamis, 05 Desember 2019 | 20:13 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

×