Donor Darah Itu Menyehatkan, Inilah 4 Manfaat yang akan Didapat Pendonor

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Kamis, 05 Desember 2019 | 20:13 WIB
Donor Darah Itu Menyehatkan, Inilah 4 Manfaat yang akan Didapat Pendonor
Ilustrasi donor darah (Shutterstock)

Suara.com - Darah yang disimpan di PMI ternyata tidak dapat bertahan lama. Sel darah merah hanya dapat bertahan maksimal selama 35 hari, sedangkan trombosit hanya dapat disimpan hingga 5 hari. Inilah mengapa PMI sering mendorong orang-orang untuk rajin donor darah.

Tapi, donor darah tidak hanya bermanfaat bagi seseorang yang menerimanya saja, tetapi juga bagi pendonor itu sendiri.

Melansir World of Buzz, berikut beberapa manfaat yang didapat pendonor.

1. Mengurangi risiko penyakit jantung dan hati

Orang dengan kadar zat besi yang tinggi rentan terhadap penyakit jantung, hati dan pankreas karena kelebihan zat besi yang tersimpan dalam tubuh.

Dengan mendonorkan darah, kadar zat besi dalam darah Anda akan seimbang, kata BRMS Online. Ini juga merangsang tubuh Anda untuk memproduksi sel darah baru untuk mengisi kembali darah yang telah disumbangkan.

Donor darah di LTC Glodok, Jakarta, Sabtu (16/9).
Donor darah di LTC Glodok, Jakarta, Sabtu (16/9).

2. Menurunkan berat badan

Setiap donasi membakar sekitar 650 kalori, yang setara dengan lari 30 menit.

Tetapi jangan memperlakukannya sebagai cara untuk menurunkan berat badan karena itu tidak sehat. Anda memerlukan setidaknya tiga bulan istirahat sebelum donor darah berikutnya. Tetap saja, setidaknya Anda bisa membakar kalori ekstra.

baca juga

3. Mengurangi risiko serangan jantung

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh American Journal of Epidemiology mengatakan, mendonorkan darah membantu mengurangi risiko serangan jantung hingga 88%. Ini terkait dengan tingginya kadar zat besi dalam darah Anda, yang dapat menyempitkan pembuluh darah.

Ilustrasi perempuan melakukan donor darah (Shutterstock)
Ilustrasi perempuan melakukan donor darah (Shutterstock)

4. Risiko kanker lebih kecil

Sekali lagi, ini berkaitan dengan jumlah zat besi yang berkurang dalam darah setelah Anda menyumbang.

Penelitian menunjukkan adanya penurunan risiko kanker bagi pendonor darah dengan berbagai penyakit, seperti hemochromatosis.

Journal of National Cancer Institute mengatakan metode pengurangan zat besi ini dikaitkan dengan risiko kanker yang lebih rendah terutama untuk orang dengan penyakit arteri perifer (PAD).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pewarna dan Obat Pelurus Rambut Dinilai Tingkatkan Risiko Kanker Payudara

Pewarna dan Obat Pelurus Rambut Dinilai Tingkatkan Risiko Kanker Payudara

Health | Kamis, 05 Desember 2019 | 20:05 WIB

Idap Kanker Rongga Hidung, Pria ini Kehilangan Hampir Setengah Wajahnya!

Idap Kanker Rongga Hidung, Pria ini Kehilangan Hampir Setengah Wajahnya!

Health | Kamis, 05 Desember 2019 | 12:15 WIB

Rasakan Perut Kembung Hingga Sulit Menelan, Bisa Jadi Itu Tanda Kanker Lho

Rasakan Perut Kembung Hingga Sulit Menelan, Bisa Jadi Itu Tanda Kanker Lho

Health | Kamis, 05 Desember 2019 | 11:50 WIB

Terkini

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:00 WIB

Bukan Pegasus, Mengenal LIMS: Teknologi Penegak Hukum yang Dipakai Menyadap Prabowo

Bukan Pegasus, Mengenal LIMS: Teknologi Penegak Hukum yang Dipakai Menyadap Prabowo

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:35 WIB

Hindia Acungkan Tiga Jari di AMI Awards, Musisi Lain Ikut Bersolidaritas!

Hindia Acungkan Tiga Jari di AMI Awards, Musisi Lain Ikut Bersolidaritas!

Video | Jum'at, 06 November 2026 | 21:30 WIB

Bakal Jadi Kado 5 Abad, Jakarta Ajukan Kebun Raya Mangrove Pertama di Kamal Muara

Bakal Jadi Kado 5 Abad, Jakarta Ajukan Kebun Raya Mangrove Pertama di Kamal Muara

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:27 WIB

Panglima TNI Angkat Bicara Soal Dugaan Seskab Teddy Diperiksa POM TNI

Panglima TNI Angkat Bicara Soal Dugaan Seskab Teddy Diperiksa POM TNI

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:24 WIB

Soleman Ponto Sebut Tim Khusus Polri Belum Memadai, Desak BAIS dan BIN Usut Penyadapan Presiden

Soleman Ponto Sebut Tim Khusus Polri Belum Memadai, Desak BAIS dan BIN Usut Penyadapan Presiden

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:14 WIB

Jenazah Prajurit Korban Helikopter Mi-17 Berhasil Dievakuasi, Dimakamkan di Trenggalek

Jenazah Prajurit Korban Helikopter Mi-17 Berhasil Dievakuasi, Dimakamkan di Trenggalek

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:11 WIB

Tumbuh 19,6 Persen, Laba Bank Mandiri Tembus Rp46,5 Triliun per Oktober 2026

Tumbuh 19,6 Persen, Laba Bank Mandiri Tembus Rp46,5 Triliun per Oktober 2026

Jakarta | Jum'at, 06 November 2026 | 21:10 WIB

Miskonsepsi Frugal Living: Romantisasi Kemiskinan di Balik Nasihat Hemat

Miskonsepsi Frugal Living: Romantisasi Kemiskinan di Balik Nasihat Hemat

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 21:00 WIB

Demokrat Cetak Kemenangan Terbesar di Pemilu Sela AS, Donald Trump Tantrum

Demokrat Cetak Kemenangan Terbesar di Pemilu Sela AS, Donald Trump Tantrum

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:00 WIB

×