Pencinta Ramen Harap Waspada, Bisa Sebabkan Stroke Berujung Kematian

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 24 Desember 2019 | 14:16 WIB
Pencinta Ramen Harap Waspada, Bisa Sebabkan Stroke Berujung Kematian
Ramen Korea (Shutterstock)

Suara.com - Apakah Anda penggemar ramen? Sebuah penelitian baru-baru ini menemukan daerah yang memiliki banyak restoran ramen juga memiliki kasus kematian akibat stroke tertinggi.

Penelitian ini diambil dari sebuah studi Jepang dan diterbitkan dalam Jurnal Nutrisi Inggris. Tetapi, tim peneliti tidak menyalahkan kandungan di dalam ramen.

"Kami mengakui bahwa belum mengidentifikasi secara detail hubungan langsung antara konsumsi ramen dan tingkat kematian akibat stroke," kata tim peneliti dari Universitas Kedokteran Jichi di Tochigi dikutip dari Asia One.

Perlu diketahui stroke terjadi ketika pembuluh darah ke otak tersumbat atau pecah, yang merupakan penyebab utama kematian di Jepang dari tahun 1950 hingga 1980-an.

Jumlah kematian akibat stroke setiap tahunnya memang sudah menurun sejak 1980-an. Tetapi, stroke masih menjadi penyebabkan kematian tertinggi ke-empat setelah kanker, jantung dan pneumonia.

Ilustrasi Ramen (Pexels/Quang Anh Ha Nguyen)
Ilustrasi Ramen (Pexels/Quang Anh Ha Nguyen)

"Ramen adalah makanan populer di Jepang, tinggi karbohidrat dan garam. Karena itu bisa meningkatkan risiko kematian akibat stroke," ujar para peneliti.

Para peneliti lantas membandingkan jumlah restoran ramen di Perancis dan Italia dengan tingkat kematian akibat stroke hingga serangan jantung.

Hasilnya, peneliti menemukan korelasi yang signifikan antara jumlah restoran ramen dan tingkat kematian akibat stroke di seluruh jenis kelamin dan rentang usia.

Hal ini membuat para peneliti berspekulasi bahwa makanan cepat saji yang kaya akan lemak, garam dan gula yang tidak sehat sangat berkontribusi terhadap obesitas. Kecuali, jika Anda mengonsumsinya dalam jumlah terbatas.

baca juga

Karena itu, perlu kesadaran semua orang untuk mengganti ramen mereka lebih sehat seperti mie rendah garam atau tanpa karbohidrat.

Namun, tim peneliti Universitas Kedokteran Jichi juga menyarankan untuk membatasi asupan ramen dan mempertimbangkan jenis ramen yang sehat.

Selain itu, mereka juga menyarankan agar orang-orang tidak menyeduh kuah ramen sampai habis karena itu lebih banyak mengandung garam. Sebaiknya orang menyandingkan ramen dengan makanan kaya kalium seperti sayuran dan buah, guna mengimbangi risiko tekanan darah tinggi dan asupan garam berlebihan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pergi ke Pameran Seni secara Rutin Kurangi Risiko Kematian Dini

Pergi ke Pameran Seni secara Rutin Kurangi Risiko Kematian Dini

Health | Selasa, 24 Desember 2019 | 13:00 WIB

Bekerja Lebih dari 40 Jam Seminggu Tingkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

Bekerja Lebih dari 40 Jam Seminggu Tingkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

Health | Senin, 23 Desember 2019 | 12:23 WIB

Jadi Penyebab Kematian Nomor 3, Ini Hubungan Antara Hipertensi dan Stroke

Jadi Penyebab Kematian Nomor 3, Ini Hubungan Antara Hipertensi dan Stroke

Health | Rabu, 18 Desember 2019 | 11:54 WIB

Terkini

Moisturizer atau Sunscreen Dulu? Ini Urutan Pemakaian yang Benar di Pagi Hari

Moisturizer atau Sunscreen Dulu? Ini Urutan Pemakaian yang Benar di Pagi Hari

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 12:54 WIB

Obat Herbal Racikan Abal-abal 4 Pemuda Ini Ancam Nyawa Konsumen

Obat Herbal Racikan Abal-abal 4 Pemuda Ini Ancam Nyawa Konsumen

Bekaci | Minggu, 11 Oktober 2026 | 12:52 WIB

Ketika HRD Dibayar Mahal untuk Menekan Biaya Tenaga Kerja

Ketika HRD Dibayar Mahal untuk Menekan Biaya Tenaga Kerja

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 12:45 WIB

199 Perwira Polri Dimutasi, Kakorlantas hingga 3 Kapolda Berganti Jabatan

199 Perwira Polri Dimutasi, Kakorlantas hingga 3 Kapolda Berganti Jabatan

News | Minggu, 11 Oktober 2026 | 12:40 WIB

Isu PHK Massal Netflix, 800 Karyawan Mungkin Terdampak

Isu PHK Massal Netflix, 800 Karyawan Mungkin Terdampak

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 12:36 WIB

Bentrok Warga dan Perusahaan, Bupati Morowali Hentikan Aktivitas PT Askon

Bentrok Warga dan Perusahaan, Bupati Morowali Hentikan Aktivitas PT Askon

Sulsel | Minggu, 11 Oktober 2026 | 12:32 WIB

Ironi Punya Gaji Imut: Ingin Menikmati Hidup, Malah Jadi 'Kalkulator' Berjalan

Ironi Punya Gaji Imut: Ingin Menikmati Hidup, Malah Jadi 'Kalkulator' Berjalan

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Parfum Scarlett Velvet Rouge Wangi Apa? Ini Aroma dan Review Penggunanya

Parfum Scarlett Velvet Rouge Wangi Apa? Ini Aroma dan Review Penggunanya

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 12:25 WIB

Bedak Two Way Cake OMG Ada Berapa Shade? Cek Pilihan Warna dan Review Pembeli

Bedak Two Way Cake OMG Ada Berapa Shade? Cek Pilihan Warna dan Review Pembeli

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 12:14 WIB

Kulit Sawo Matang Cocok Pakai Kacamata Warna Apa? Ini Rekomendasinya

Kulit Sawo Matang Cocok Pakai Kacamata Warna Apa? Ini Rekomendasinya

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 12:14 WIB

×