Orang yang Lahir Bulan April Berisiko Sakit Jantung, Ini Alasannya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 25 Desember 2019 | 14:46 WIB
Orang yang Lahir Bulan April Berisiko Sakit Jantung, Ini Alasannya!
Ilustrasi serangan jantung. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Para peneliti dari Universitas Harvard telah memperingatkan bahwa orang yang lahir di musim semi dan musim panas memiliki risiko lebih tinggi meninggal karena penyakit jantung.

Sebuah studi baru mengungkapkan orang yang lahir di bulan April yang merupakan awal musim semi cenderung mengembangkan risiko penyakit jantung lebih tinggi.

Dilansir dari Mirror, studi yang diterbitkan di British Medical Journal (BMJ) melakukan observasi pada 116.911 wanita. Mereka menemukan bahwa yang lahir di bulan Maret dan Juli sekitar 9 persen lebih mungkin meninggal karena penyakit jantung daripada mereka yang lahir bulan November.

Para wanita yang ikut dalam penelitian tersebut berusia 30 hingga 55 tahun. Mereka mengikuti penelitian rata-rata selama 38 tahun.

Selama waktu 38 tahun itu, tercatat ada 8.360 kematian akibat penyakit kardiovaskular, yang meliputi gangguan jantung dan pembuluh darah.

Jantung/unsplash
Jantung/unsplash

Karena itu, penelitian ini mencatat mereka yang lahir bulan April memiliki risiko kematian tinggi akibat penyakit kardiovaskular. Sedangkan orang yang lahir di bulan Desember memiliki risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular lebih rendah.

Namun, kematian akibat masalah kardiovaskular ini juga dipengaruhi oleh faktor-faktor lain seperti status sosial ekonomi perempuan.

"Alasan lain dari risiko penyakit kardiovaskular dengan waktu kelahiran yang berbeda tidak dipahami dengan baik, tetapi dapat mencakup paparan pranatal dan awal pascakelahiran. Kondisi ini mencakup fluktuasi musiman pada ketersediaan nutrisi, infeksi dan penyebab peradangan, suhu iklim, tingkat polusi udara dan jumlah sinar matahari yang tersedia," ujar para peneliti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kardiomiopati Ventrikel, Kondisi Langka yang Membuat Seseorang Tak Berdaya

Kardiomiopati Ventrikel, Kondisi Langka yang Membuat Seseorang Tak Berdaya

Health | Jum'at, 20 Desember 2019 | 18:26 WIB

Waduh, Pengidap Autoimun Seperti Ashanty Rentan Kena Penyakit Jantung?

Waduh, Pengidap Autoimun Seperti Ashanty Rentan Kena Penyakit Jantung?

Health | Rabu, 11 Desember 2019 | 18:55 WIB

Benarkah Suplemen Minyak Ikan Dapat Menyehatkan Jantung?

Benarkah Suplemen Minyak Ikan Dapat Menyehatkan Jantung?

Health | Selasa, 10 Desember 2019 | 15:00 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB