Survei: 73 Persen Masyarakat Masih Anggap Kental Manis Sebagai Susu

M. Reza Sulaiman, Risna Halidi

Jum'at, 27 Desember 2019 | 06:05 WIB
Survei: 73 Persen Masyarakat Masih Anggap Kental Manis Sebagai Susu
Ilustrasi susu kental manis. (Shutterstock)

Suara.com - Survei: 73 Persen Masyarakat Masih Anggap Kental Manis Sebagai Susu

Tidak banyak masyarakat Indonesia yang tahu cara bijak menggunakan produk Susu Kental Manis (SKM). Meski memiliki kata susu pada produknya, Badan POM mengatakan bahwa kandungan susu pada SKM sangat sedikit dan tidak bisa dijadikan sebagai pengganti susu.

Pada September hingga November 2019, Yayasan Abhipraya Insan Cendekia Indonesia (YAICI) berkerja sama dengan Majelis Kesehatan PP Aisyiyah, melakukan survey konsumsi Susu Kental Manis dan Krimer Kental di wilayah Provinsi Aceh, Kalimantan Tengah dan Sulawesi Utara Manado.

Hasilnya, iklan produk pangan SKM di media massa khususnya televisi dianggap sangat memengaruhi keputusan orangtua terhadap pemberian asupan gizi untuk anak.

Tercatat sebanyak 37 persen responden beranggapan bahwa susu kental manis adalah susu, bukan topping, dan 73 persen responden lainnya mengetahui informasi susu kental manis sebagai susu dari iklan televisi.

"Betapa televisi menjadi konsumsi harian masyarakat yang berpengaruh terhadap pembentukan persepsi. Salah satu contohnya adalah susu kental manis, selama ini diiklankan sebagai susu, maka hingga hari ini masih ada masyarakat yang mengkonsumsi susu kental manis sebagai susu, meskipun BPOM telah melarang," kata Ketua Harian YAICI, Arif Hidayat di Jakarta, Kamis, (26/12/2019).

Sementara itu Chairunnisa, Ketua Majelis Kesehatan PP Aisyiyah menyampaikan mengenai program Gerakan Aisyiyah sehat atau (GRASS).

Program tersebut bertujuan, meningkatkan pemahaman, kesadaran, kemauan dan kemampuan setiap individu dan kelompok masyarakat untuk hidup sehat dalam bingkai nilai-nilai agama Islam. Salah satu programnya adalah pencegahan stunting dan kesehatan ibu dan anak. Kesehatan keluarga harus dimulai dari ibu yang bijak memilih makanan.

Majelis Kesehatan PP Aisyiyah lakukan survei tentang persepsi susu kental manis di masyarakat. (Suara.com/Risna Halidi)
Majelis Kesehatan PP Aisyiyah lakukan survei tentang persepsi susu kental manis di masyarakat. (Suara.com/Risna Halidi)

"Ibu harus teredukasi tentang gizi agar tidak salah memberi asupan gizi, seperti susu kental manis yang seharusnya adalah topping makanan, jangan sampai diberikan sebagai minuman untuk anak-anak," tambah Chairunnisa.

baca juga

Ia melanjutkan, ibu harus mampu memilah dan memilih dengan baik produk pangan yang banyak diiklankan di media massa.

"Tugas kita adalah mewujudkan anak-anak Indonesia yang sehat, kuat dan cerdas sehingga bonus demografi dimasa mendatang tidak menjadi beban bagi bangsa kita," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tanda Anak Alergi Susu Sapi, Punya Tinggi dan Berat Badan yang Lebih Rendah

Tanda Anak Alergi Susu Sapi, Punya Tinggi dan Berat Badan yang Lebih Rendah

Health | Kamis, 26 Desember 2019 | 15:49 WIB

Susu Hanya untuk Anak-anak, Mitos atau Fakta?

Susu Hanya untuk Anak-anak, Mitos atau Fakta?

Health | Sabtu, 21 Desember 2019 | 05:50 WIB

Ini Dia 5 Minuman Kekinian Paling Hits Sepanjang 2019

Ini Dia 5 Minuman Kekinian Paling Hits Sepanjang 2019

Lifestyle | Jum'at, 20 Desember 2019 | 09:14 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×