Tetap Seru dan Nyaman, 5 Tips bagi Ibu Menyusui saat Liburan

Silfa Humairah Utami

Senin, 30 Desember 2019 | 16:24 WIB
Tetap Seru dan Nyaman, 5 Tips bagi Ibu Menyusui saat Liburan
Ilustrasi ibu dan bayinya saat liburan. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Tetap Seru dan Nyaman, 5 Tips bagi Ibu Menyusui saat Liburan 

Memiliki bayi yang masih menyusui menjadi tantangan tersendiri bagi seorang ibu saat liburan. Pasalnya, Anda harus senantiasa memenuhi kebutuhan nutrisi si kecil di tengah padatnya agenda berlibur. Anda juga perlu mengatur strategi untuk bisa menyusui di tempat umum ataupun saat berpindah-pindah lokasi.

Kabar baiknya, ada sejumlah tips yang dapat membuat liburan terasa lebih nyaman bagi ibu menyusui dilansir Hello Sehat. 

1. Melakukan persiapan sebelum liburan

Jika Anda akan banyak bepergian selama liburan, ada baiknya mempersiapkan si kecil dengan membentuk pola menyusunya.

Coba berikan ASI pada waktu yang sama sejak beberapa hari sebelum liburan. Dengan begitu, anak akan terbiasa sehingga Anda bisa memperkirakan pada pukul berapa saja ia ingin menyusu.

Jangan lupa memompa beberapa kantong ASI sebelum bepergian. Persediaan ASI berguna bila Anda tidak dapat menyusui saat hari-hari pertama liburan.

Pastikan Anda menandai kantong ASI dengan label berisi tanggal dan waktu memompa.

2. Memompa ASI secara rutin dan menyimpannya dengan baik

Walaupun Anda mampu menyusui dengan lancar, persediaan ASI tetaplah penting selama liburan.

Jadi, pastikan Anda rutin memompa ASI agar persediaannya selalu terjaga. Memompa sedikit pun tidak masalah karena hal ini akan merangsang payudara untuk selalu memproduksi ASI.

baca juga

Setelah memompa ASI, Anda perlu menyimpannya di dalam kulkas yang bersih dan cukup dingin.

Jika Anda pergi menginap, pilihlah penginapan yang menyediakan kulkas di dalam kamar. Simpan persediaan ASI dengan baik dan gunakan sesuai tanggal terbaru terlebih dahulu.

3. Menyediakan waktu untuk beristirahat

Menyusui saat liburan bisa terasa melelahkan bagi sebagian ibu. Hormon prolaktin yang berperan dalam produksi ASI juga dapat memicu rasa kantuk setelah menyusui.

Kantuk bahkan bisa bertambah kuat akibat sensasi rileks yang ditimbulkan hormon oksitosin.

Jika Anda kurang beristirahat, rasa lelah yang menumpuk dapat menurunkan motivasi untuk menyusui.

Melansir penelitian dalam Journal of Human Lactation, rasa lelah juga bisa menurunkan produksi ASI dan meningkatkan risiko infeksi payudara atau mastitis.

4. Mengonsumsi makanan penambah ASI

Tubuh memerlukan banyak energi dan nutrisi untuk memproduksi ASI. Oleh sebab itu, ibu menyusui harus mendapatkan asupan makanan tinggi energi dan padat nutrisi.

Bila perlu, Anda pun dapat mengonsumsi makanan yang dinilai mampu menambah produksi ASI.

Agar Anda bisa menyusui dengan optimal saat liburan, berikut adalah beberapa bahan makanan yang sebaiknya Anda konsumsi:

Daging: sapi, kambing, unggas, beserta organ-organnya seperti hati.
Makanan laut: salmon, kerang, ikan laut dan air tawar, serta rumput laut.
Buah dan sayuran: beragam berry, tomat, kol, brokoli, kale, dan bawang putih.
Kacang dan biji-bijian: almond, kenari, biji chia, dan biji rami.
Makanan lainnya: telur, kentang, cokelat hitam, quinoa, oat, dan gandum.

5. Mengelola stres dengan baik

Saat liburan pun, Anda bisa menjumpai berbagai hal yang memicu stres. Stres dapat bersumber dari kemacetan, rasa lelah bepergian, bayi yang rewel, ataupun orang-orang yang berada di sekitar Anda. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat mengurangi produksi ASI.

Bila memungkinkan, cobalah untuk tetap berupaya menyusui. Rangsangan dari mulut bayi dapat memicu pelepasan hormon yang meredakan stres. Jika cara ini tidak membuahkan hasil, coba lakukan cara-cara berikut:

Menjauhi pemicu stres
Menarik dan mengembuskan napas secara perlahan
Mengungkapkan perasaan kepada orang terdekat
Lebih banyak bergerak
Tidur sejenak
Ada beragam kendala yang akan Anda hadapi selama menyusui saat liburan. Dengan persiapan yang matang dan beberapa penyesuaian, ibu menyusui pun dapat menikmati liburan yang asyik dan nyaman.

Selama liburan, ibu juga disarankan untuk tetap menyusui bayi secara langsung. Alasannya tidak lain karena menyusui secara langsung lebih baik dibandingkan menyimpan banyak stok ASI untuk liburan.

Kebanyakan ibu mungkin kesulitan menyusui saat liburan karena banyak berada di tempat umum.

Moms juga bisa mengenakan pakaian khusus menyusui ataupun membawa apron menyusui selama bepergian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mau Liburan Akhir Tahun di Jogja, Yuk Simak dan Patuhi 6 Tips Ini

Mau Liburan Akhir Tahun di Jogja, Yuk Simak dan Patuhi 6 Tips Ini

Lifestyle | Senin, 30 Desember 2019 | 15:54 WIB

Medina Zein Positif Narkoba Padahal Masih Menyusui, Adakah Dampaknya?

Medina Zein Positif Narkoba Padahal Masih Menyusui, Adakah Dampaknya?

Health | Senin, 30 Desember 2019 | 14:45 WIB

Memotivasi Para Ibu, Kampanye Menyusui 2 Tahun Terus Disuarakan

Memotivasi Para Ibu, Kampanye Menyusui 2 Tahun Terus Disuarakan

Health | Senin, 02 Desember 2019 | 16:54 WIB

Terkini

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:53 WIB

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:43 WIB

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:36 WIB

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Kenang Ani Yudhoyono Lewat Novel, SBY: Saya Sudah Move On

Kenang Ani Yudhoyono Lewat Novel, SBY: Saya Sudah Move On

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:15 WIB

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:06 WIB

×