Medina Zein Positif Narkoba Padahal Masih Menyusui, Adakah Dampaknya?

Angga Roni Priambodo, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 30 Desember 2019 | 14:45 WIB
Medina Zein Positif Narkoba Padahal Masih Menyusui, Adakah Dampaknya?
Medina Zein [Suara.com/Marni]

Suara.com - Setelah kakak iparnya Ibra Azhari terseret kasus narkoba, polisi juga turut mengamankan Medina Zein kemarin Minggu (29/12/2019). Setelah pemeriksaan urine, Medina Zein dinyatakan positif narkoba.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan adik ipar Ibra Azhari, Medina Zein positif menggunakan narkoba jenis amfetamin.

"Yang bersangkutan kita sudah lakukan pemeriksaan, dan juga kita tes urine positif mengandung Amfetamin. Urine itu positif memang yang bersangkutan itu pemakai juga," kata Yusri Yunus saat ditemui di gedung Humas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (30/12).

Kini pihak penyidik masih terus mengembangkan kasus tersebut. Sampai saat ini Medina Zein masih terus dilakukan pemeriksaan.

Seperti yang Anda ketahui, sekarang ini Medina Zein masih aktif menyusui anaknya yang berusia 3 bulan. Kabar tentang Medina Zein positif narkoba ini tentu menjadi perhatian publik.

Salah satu hal yang menjadi kekhawatiran publik adalah kondisi anak Medina Zein yang dinyatakan positif narkoba. Padahal menyusui adalah cara terbaik seorang ibu memberi makan bayi selama kehidupan pertama mereka.

Jika seorang ibu mengonsumsi atau memiliki kecanduan terhadap zat-zat seperti narkoba tentu tidak hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga bayinya.

Sebenarnya dilansir dari verywellmind.com, banyaknya jumlah obat yang diekskresikan dalam ASI tergantung pada karakteristik obat tersebut dan cara memasukkan ASI dari plasma darah Anda.

Medina Zein dan suami, Lukman Azhari kembali menggelar konfrensi pers terkait kasusnya dengan Irwansyah dan Zaskia Sungkar. [Revi C Rantung/Suara.com]
Medina Zein dan suami, Lukman Azhari kembali menggelar konfrensi pers terkait kasusnya dengan Irwansyah dan Zaskia Sungkar. [Revi C Rantung/Suara.com]

Rasio konsentrasi obat, susu dan plasma berkaitan dengan proporsi obat yang ada di dalam ASI. Namun, rasio ini bervariasi dari waktu ke waktu. Ada pula faktor lain yang memengaruhi seberapa banyak obat mengontaminasi ASI.

baca juga

Tingkat paparan obat atau narkoba pada bayi dapat diperkirakan dengan mengasumsikan berapa banyak bayi minum susu per hari.

Penelitian tentang efek berbahaya narkoba pada bayi melalui ASI masih sangat jarang. Karena, penelitian ini dinilai tidak etis yang mungkin bisa membahayakan bayi dengan cara sengaja memberikan ibu menyusui obat-obatan.

Namun, ada beberapa penelitian pada bayi yang mendapat ASI dari ibu pemakai narkoba. Perpustakaan Kedokteran Nasional AS di National Institutes of Health pun menyimpan informasi mengenai efek samping narkoba dalam ASI. Berikut ini beberapa jenis narkoba dan efeknya jika dikonsumsi ibu menyusui.

Kokain

Kokain dan produk penguraiannya berpindah dari ibu ke ASi dan bayi sangat sensitif terhadap zat-zat ini. Bayi yang mendapat kokain melalui ASI akan lebih mudah marah, gemetaran, muntah dan diare.

Ganja

Penggunaan ganja saat menyusui bisa membawa efek neurotransmitter dari tetrahydrocannabinol (THC) yang memengaruhi sistem saraf anak.

Satu studi jangka panjang menemukan bahwa sering menggunakan narkoba bisa menyebabkan keterlambatan perkembangan motorik.

Sementara itu, belum diketahui dampak penggunaan narkoba jenis lainnya pada ibu menyusui.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Sampaikan Belasungkawa atas Gugurnya Tiga Polisi di Katingan

Prabowo Sampaikan Belasungkawa atas Gugurnya Tiga Polisi di Katingan

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:19 WIB

Siasat Licik Pengedar Sabu di Bekasi: Sembunyikan Barang Haram dalam Bungkus Pakan Burung

Siasat Licik Pengedar Sabu di Bekasi: Sembunyikan Barang Haram dalam Bungkus Pakan Burung

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Miris! Eks Kapolres Bima Kota Pakai Uang Sabu Rp434 Juta Buat Umrah Keluarga

Miris! Eks Kapolres Bima Kota Pakai Uang Sabu Rp434 Juta Buat Umrah Keluarga

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 18:32 WIB

Bukan Tenggelam! Bercak Darah Buktikan 3 Polisi Katingan Dihabisi Sebelum Dibuang ke Sungai

Bukan Tenggelam! Bercak Darah Buktikan 3 Polisi Katingan Dihabisi Sebelum Dibuang ke Sungai

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:16 WIB

Jangan Cuma Pelaku Lapangan! Mabes Polri Harus Bongkar Otak Sindikat Narkoba di Katingan

Jangan Cuma Pelaku Lapangan! Mabes Polri Harus Bongkar Otak Sindikat Narkoba di Katingan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 16:30 WIB

Tiga Pembantai Polisi di Katingan Diciduk! Serang Petugas Pakai Parang Saat Gerebek Narkoba

Tiga Pembantai Polisi di Katingan Diciduk! Serang Petugas Pakai Parang Saat Gerebek Narkoba

News | Senin, 06 Juli 2026 | 15:07 WIB

Polisi Bongkar Pabrik Vape THC Milik WNA di Bali, Transaksi Pakai Kripto

Polisi Bongkar Pabrik Vape THC Milik WNA di Bali, Transaksi Pakai Kripto

News | Senin, 06 Juli 2026 | 13:45 WIB

3 Polisi Gugur saat Gerebek Narkoba di Katingan, DPR Minta Jaringan Pelaku Dibongkar Total

3 Polisi Gugur saat Gerebek Narkoba di Katingan, DPR Minta Jaringan Pelaku Dibongkar Total

News | Senin, 06 Juli 2026 | 12:10 WIB

Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Tembakau Sintetis, Transaksi Dilakukan Lewat Media Sosial

Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Tembakau Sintetis, Transaksi Dilakukan Lewat Media Sosial

News | Senin, 06 Juli 2026 | 07:01 WIB

Korban Ketiga Operasi Narkoba Katingan: Aiptu Sumaryanto Ditemukan Meninggal

Korban Ketiga Operasi Narkoba Katingan: Aiptu Sumaryanto Ditemukan Meninggal

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:46 WIB

Terkini

Kalah Taruhan Rp50 Juta, FIFA Dituding Ubah Skenario Juara Piala Dunia 2026

Kalah Taruhan Rp50 Juta, FIFA Dituding Ubah Skenario Juara Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:49 WIB

Rupiah Menguat ke Rp17.940 per Dolar AS, Jadi Mata Uang Terkuat di Asia

Rupiah Menguat ke Rp17.940 per Dolar AS, Jadi Mata Uang Terkuat di Asia

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:47 WIB

Momentum Beli, Harga Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp2.601.000 per Gram

Momentum Beli, Harga Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp2.601.000 per Gram

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:45 WIB

4 Sepatu Lari Terbaik untuk Jarak 5-10K, Nyaman Dipakai Daily Trainer hingga Race

4 Sepatu Lari Terbaik untuk Jarak 5-10K, Nyaman Dipakai Daily Trainer hingga Race

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:43 WIB

Istri Solehah, Kata-kata Antonela Roccuzzo untuk Messi: Kamu Tetap Suami Terbaik

Istri Solehah, Kata-kata Antonela Roccuzzo untuk Messi: Kamu Tetap Suami Terbaik

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:42 WIB

Ambisi Besar Balsa Sekulic Bersama Persib Bandung, Tak Sabar Tampil di Kompetisi Asia

Ambisi Besar Balsa Sekulic Bersama Persib Bandung, Tak Sabar Tampil di Kompetisi Asia

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:40 WIB

Jangan Impor Terus, Potensi Tambak Garam Belum Terserap Pemerintah

Jangan Impor Terus, Potensi Tambak Garam Belum Terserap Pemerintah

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:37 WIB

Hari Anak Nasional, Gus Ipul: Sekolah Rakyat Ada untuk Memenuhi Hak Anak

Hari Anak Nasional, Gus Ipul: Sekolah Rakyat Ada untuk Memenuhi Hak Anak

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:32 WIB

Mengapa Presiden UEFA Boikot Final Piala Dunia 2026?

Mengapa Presiden UEFA Boikot Final Piala Dunia 2026?

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:30 WIB

Registrasi SIM Biometrik Disalahgunakan, Kemkomdigi Temukan Penjual Aktivasi Pakai Wajah Sendiri

Registrasi SIM Biometrik Disalahgunakan, Kemkomdigi Temukan Penjual Aktivasi Pakai Wajah Sendiri

Tekno | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:25 WIB

×