KLB Hepatitis A di Jember, Dinkes Lakukan Penanganan di Daerah Kampus

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Senin, 30 Desember 2019 | 16:59 WIB
KLB Hepatitis A di Jember, Dinkes Lakukan Penanganan di Daerah Kampus
KLB hepatitis A terjadi di Jember. (shutterstock)

Suara.com - KLB Hepatitis A di Jember, Dinkes Lakukan Penanganan di Daerah Kampus

KLB hepatitis A di Kabupaten Jember menginfeksi lebih dari 200 orang. Agar penyebaran infeksi tidak meluas, Dinkes Jember akan melakukan penanganan di daerah kampus tempat kasus hepatitis A terpusat.

Dinas Kesehatan Jember bersinergi dengan berbagai pihak untuk mengoptimalkan pemutusan rantai penularan penyakit hepatitis A. Sinergi dilakukan dengan antara lain tim BPBD, babinsa, hingga babinkamtibmas.

"Tim Dinkes bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dibantu dengan babinsa dan babinkamtibmas di Kecamatan Sumbersari, pihak Kelurahan Sumbersari, dan mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unej sudah melakukan berbagai upaya ujntuk memutus rantai penularan Hepatitis A," kata Kepala Dinkes Jember Diyah Kusworini di Jember, Senin (30/12/2019) dilansir Antara.

Pemkab Jember menetapkan status KLB untuk penyakit Hepatitis A yang merupakan peradangan hati yang disebabkan oleh infeksi virus Hepatitis A (HAV) seiring dengan meningkatnya jumlah kasus penyakit tersebut di kabupaten setempat sejak 26 Desember 2019 yang mencapai 217 kasus.

"Kami bergerak melakukan pemutusan rantai penularan penyakit yang disebabkan oleh virus itu dan area yang menjadi sasaran adalah pedagang kaki lima di wilayah sekitar kampus Universitas Jember dan Universitas Muhammadiyah," tuturnya.

Menurutnya pihaknya melakukan penyuluhan dan pembagian kaporit, clorin hand sanitizer, appron/celemek, sarung tangan plastik dan tutup rambut plastik yang dibagikan kepada pedagang kaki lima.

"Hasil pemantauan tim di lapangan, pada umumnya tempat cuci alat makan tidak ada air mengalir karena hanya menggunakan satu ember dan selama buka hanya mengganti air skitar 2-3 kali saja," katanya.

Diyah mengatakan terjadi penolakan ketika memberikan (clorin dan lain-lain) kepada salah satu pedagang es yang berada di Jalan Sumatera dan pedagang di area kampus ada dua shift dengan warung yang berbeda antara pagi dan malam, sehingga perlu ada kunjungan malam.

Kenali penyebab dan cara pengobatan Hepatitis A. (shutterstock)
Kenali penyebab dan cara pengobatan Hepatitis A. (shutterstock)

Sementara Kepala Seksi Surfelen Imunisasi Dinkes Jember Arif Yoni Setiawan mengatakan upaya untuk memutus penularan itu dengan penyuluhan, pengawalan penyajian makanan dan minuman, serta air bersih.

"Kami menyampaikan informasi tentang status KLB Hepatitis A, serta mendorong para pedagang memiliki perilaku hidup bersih dan sehat dalam menyajikan makanan-minuman kepada para masyarakat," ujarnya.

Ia menjelaskan penyakit Hepatitis A di Jember menular oleh perilaku masyarakat yang makan makanan sembarangan, yakni memakan makanan yang terkontaminasi virus.

"Perlu penguatan oleh lintas sektor agar masyarakat paham dengan risiko hepatitis, sehingga kami berharap penjual bisa memanfaatkan sumber air bersih dan tidak menggunakan air berulang-ulang," katanya. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KLB Hepatitis A di Kabupaten Jember, Lebih dari 82 Kasus Terkonfirmasi

KLB Hepatitis A di Kabupaten Jember, Lebih dari 82 Kasus Terkonfirmasi

Health | Minggu, 29 Desember 2019 | 14:07 WIB

Kaleidoskop Kesehatan 2019: Kejadian Luar Biasa yang Menjangkit Indonesia

Kaleidoskop Kesehatan 2019: Kejadian Luar Biasa yang Menjangkit Indonesia

Health | Senin, 23 Desember 2019 | 07:30 WIB

Bisakah Hepatitis A Berubah Menjadi B dan C? Ini Kata Guru Besar FKUI

Bisakah Hepatitis A Berubah Menjadi B dan C? Ini Kata Guru Besar FKUI

Health | Senin, 09 Desember 2019 | 19:06 WIB

Terkini

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Health | Rabu, 29 April 2026 | 19:41 WIB

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Health | Rabu, 29 April 2026 | 16:41 WIB

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Health | Rabu, 29 April 2026 | 09:45 WIB

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Health | Selasa, 28 April 2026 | 15:57 WIB