Penanganan Diare pada Anak, Nomor Satu Cairan Elektrolit

Vania Rossa

Sabtu, 04 Januari 2020 | 09:37 WIB
Penanganan Diare pada Anak, Nomor Satu Cairan Elektrolit
Ilustrasi anak sakit. (Shutterstock)

Suara.com - Pascabanjir, salah satu masalah kesehatan yang banyak terjadi adalah diare, terutama pada anak-anak. Diare bisa membahayakan nyawa, sehingga penanganan diare khususnya pada anak, harus dilakukan sesegera mungkin.

Menurut dr. I.G.A.N Partiwi, SpA, MARS melalui akun Instagram @drtiwi, poliklinik tempatnya berpraktik banyak menemukan kasus anak diare. Biasanya, penyebab diare adalah lingkungan sekitar yang kotor, bisa akibat rumah kebanjiran atau akses di sekitar rumah yang masih terendam air. Di saat sperti ini, kuman dan virus akan sangat mudah berkembang dan menular.

Untuk mencegah diare, dokter yang akrab disapa dr. Tiwi ini menekankan penting menjaga kebersihan, misalnya membiasakan mencuci tangan sebelum makan, setiap kali mau keluar atau pulang dari bepergian juga harus cuci tangan, kemudian hati-hati ketika berada di tempat umum. "Jadi, pilih tempat makan yang bersih. Dan sementara ini, hindari dulu menyentuh yang macam-macam dulu, terutama anak-anak yang suka pegang-pegang," katanya.

Lalu, bagaimana penanganan diare pada anak yang tepat? Menurut dr. Tiwi, yang paling utama adalah orangtua harus mencegah terjadinya dehidrasi dengan memberikan minum atau cairan elektrolit yang banyak.

"Cairan elektrolit ini bisa dibikin sendiri. Ini campuran air gula dan garam. Jadi, garamnya cuma sedikit, seperempat sendok teh saja. Masukkan ke segelas air, kemudian tambah satu sendok makan. Aduk. Itu diminum," jelasnya.

Atau, bisa juga anak diberi air tajin. Cara membuatnya, dua sendok makan makan beras campur 4 gelas air, kemudian direbus sampai mendidih. Setelah air mendidih, tambahkan garam seperempat sendok.

"Tapi air tajin ini hanya digunakan kalau anak diare atau muntah, ya. Jadi, jangan berikan air tajin untuk sehari-hari kepada anak," tegas dr. Tiwi.

Jika diare terus berlanjut, bahkan disertai dengan gejala demam tinggi dan anak tampak lemah, segeralah bawa anak ke dokter.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Korban Banjir Rawan Terkena Diare, Apa Penyebab Lain dari Penyakit Ini?

Korban Banjir Rawan Terkena Diare, Apa Penyebab Lain dari Penyakit Ini?

Health | Jum'at, 03 Januari 2020 | 18:43 WIB

Alami Diare saat Banjir? Coba Konsumsi Makanan dan Minuman Ini

Alami Diare saat Banjir? Coba Konsumsi Makanan dan Minuman Ini

Health | Jum'at, 03 Januari 2020 | 14:52 WIB

Maya Septha Khawatir Anak Korban Banjir Alami Diare, Siapkan 4 Obat Ini

Maya Septha Khawatir Anak Korban Banjir Alami Diare, Siapkan 4 Obat Ini

Health | Jum'at, 03 Januari 2020 | 12:30 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

×