Puasa Intermiten Membantu Hidup Lebih Lama dan Memerangi Penyakit

Yasinta Rahmawati

Senin, 06 Januari 2020 | 10:00 WIB
Puasa Intermiten Membantu Hidup Lebih Lama dan Memerangi Penyakit
Ilustrasi program diet. (Shutterstock)

Suara.com - Intermittent fasting atau puasa intermiten menjadi tren gaya hidup yang dilakoni banyak selebriti Hollywood belakangan ini. Lebih dari sekadar diet, para peneliti telah menemukan manfaat kesehatan yang mengejutkan mengenai puasa intermiten.

Dilansir dari People, dalam sebuah makalah yang diterbitkan di New England Journal of Medicine, para peneliti menyarankan bahwa puasa intermiten dapat membantu orang memerangi obesitas, diabetes, penyakit jantung, kanker dan gangguan neurologis.

Konsep puasa intermiten pada dasarnya sederhana, di mana mengharuskan seseorang untuk makan dalam jangka waktu yang singkat. Biasanya sekitar enam hingga delapan jam, sebelum berpuasa sepanjang hari.

Dengan begitu, tubuh akan menyalakan "saklar metabolisme" untuk mengubah lemak menjadi energi sambil mempertahankan massa dan fungsi otot.

"Bukti-bukti terakumulasi bahwa saklar metabolik ini memicu banyak jalur pensinyalan di dalam sel dan berbagai organ yang meningkatkan ketahanan terhadap stres dan daya tahan tubuh," kata profesor tambahan Matt Mattson dari Fakultas Kedokteran Universitas Johns Hopkins, salah satu penulis studi tersebut.

Ilustrasi buah dan sayur, diet. (Shutterstock)
Ilustrasi buah dan sayur, diet. (Shutterstock)

"Jika Anda makan tiga kali sehari plus jatah makan ... Anda mungkin tidak pernah mengalami perubahan metabolisme," tambah Mattson, yang telah mempraktikkan puasa intermiten selama hampir tiga dekade.

Menurut makalah itu, Mattson dan rekan penulisnya meyakini puasa intermiten membuat tubuh tidak memproduksi radikal bebas, yang merupakan atom tidak stabil yang dapat merusak sel dan menyebabkan penyakit serta penuaan. Ini juga dapat mengatur gula darah.

Mattson mengatakan penelitian sebelumnya telah menemukan bahwa puasa intermiten dapat memicu sesuatu dalam tubuh yang diadaptasi dari nenek moyang kita, yang harus bertahan hidup tanpa makanan untuk jangka waktu yang lama.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketogenik Dinilai sebagai Diet Terburuk, Pakar: Tidak untuk Semua Orang

Ketogenik Dinilai sebagai Diet Terburuk, Pakar: Tidak untuk Semua Orang

Health | Minggu, 05 Januari 2020 | 19:00 WIB

Mengurangi Jumlah Asupan Kalori Benarkah Efektif Turunkan Berat Badan?

Mengurangi Jumlah Asupan Kalori Benarkah Efektif Turunkan Berat Badan?

Health | Kamis, 02 Januari 2020 | 14:20 WIB

Ingin Hidup Lebih Sehat, Amanda Rawles Siap Coba Diet Vegan

Ingin Hidup Lebih Sehat, Amanda Rawles Siap Coba Diet Vegan

Health | Senin, 30 Desember 2019 | 07:25 WIB

Terkini

Bedah Plastik Thailand Kian Diminati, Ini Alasan Standar Internasional Jadi Magnet Pasien Indonesia

Bedah Plastik Thailand Kian Diminati, Ini Alasan Standar Internasional Jadi Magnet Pasien Indonesia

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:16 WIB

BRI Sambut Positif Penempatan Dana SAL, Fokus Dorong Pembiayaan UMKM

BRI Sambut Positif Penempatan Dana SAL, Fokus Dorong Pembiayaan UMKM

Kalbar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:16 WIB

Karhutla TNBTS Meluas, Kondisi Habitat Satwa Endemik Terancam

Karhutla TNBTS Meluas, Kondisi Habitat Satwa Endemik Terancam

Jatim | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Sosok Kunaefi Korban Mutilasi Depok: Dikenal Pendiam dan Rajin Beribadah di Musala

Sosok Kunaefi Korban Mutilasi Depok: Dikenal Pendiam dan Rajin Beribadah di Musala

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Wamendagri Bima Minta Kepala Daerah Bangun Ekosistem KDKMP Bersama Seluruh Pemangku Kepentingan

Wamendagri Bima Minta Kepala Daerah Bangun Ekosistem KDKMP Bersama Seluruh Pemangku Kepentingan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:13 WIB

Lantik 311 Pejabat Pemkot Batam, Amsakar Ingatkan Tak Ada Pungli dan ASN Malas

Lantik 311 Pejabat Pemkot Batam, Amsakar Ingatkan Tak Ada Pungli dan ASN Malas

Batam | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:10 WIB

3 Body Lotion Symwhite 377 yang Ampuh Mencerahkan Kulit Kusam, Lengkap dengan Ulasan Pengguna!

3 Body Lotion Symwhite 377 yang Ampuh Mencerahkan Kulit Kusam, Lengkap dengan Ulasan Pengguna!

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:10 WIB

Investasi SDM Mutlak Diperlukan di Tengah Semakin Kerasnya Persaingan Global

Investasi SDM Mutlak Diperlukan di Tengah Semakin Kerasnya Persaingan Global

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:08 WIB

Makna Lagu 'Petal' Ariana Grande: Luka Jadi Bahan Bakar untuk Tumbuh

Makna Lagu 'Petal' Ariana Grande: Luka Jadi Bahan Bakar untuk Tumbuh

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Wamendagri Ribka: Pemda se-Tanah Papua Pastikan Penyaluran Dana Otsus Tahap II Tepat Waktu & Sasaran

Wamendagri Ribka: Pemda se-Tanah Papua Pastikan Penyaluran Dana Otsus Tahap II Tepat Waktu & Sasaran

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:03 WIB

×