Susu Kecoak Diprediksi Jadi Tren Gaya Hidup Sehat, Apa Sih Istimewanya?

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 09 Januari 2020 | 12:16 WIB
Susu Kecoak Diprediksi Jadi Tren Gaya Hidup Sehat, Apa Sih Istimewanya?
Ilustrasi susu kecoak yang diprediksi ngetren tahun 2020. [Shutterstock]

Suara.com - Susu Kecoak Diprediksi Jadi Tren Gaya Hidup Sehat, Apa Sih Istimewanya?

Laman metro, pada 2018 menyebut jika susu kecoak bakal menjadi tren di 2019. Prediksi itu benar-benar terjadi dengan meningkatnya pemesanan susu kecoak, bahkan hingga tahun ini.

Mengutip laman Metro, Kamis (9/1/2020) jangan dulu khawatir dan merasa jijik tentang tren ini di 2020. Ada baiknya melihat manfaat dari minuman ini yanh disebut-sebut sebagai minuman super karena kaya akan protein.

Ahli Gizi Egzona Makolli mengatakan zat susu ini diberikan kecoak betina untuk memberi makan anak-anak mereka. Eits, tapi bukan sembarangan kecoak loh ya, karena hanya satu jenis kecoak saja yang bisa menghasilkan susu, yakni kecoak kumbang Pasifik.

"Pada tahun 2016 para peneliti India dapat mengidentifikasi nilai gizi dari jenis susu ini dengan menganalisis susunan gizi," ungkap Egzona.

"Ini menunjukkan bahwa susu kecoak mengandung kristal protein, yang mengandung energi baik, dan dikemas dengan sejumlah asam amino esensial yang penting untuk kesehatan," sambungnya.

Kristal dalam susu ini nantinya secara perlahan akan melepaskan protein di waktu-waktu tertentu. Sehingga tubuh akan mendapatkan aliran nutrisi dalam tubuh. Kata Egzona, para ahli pun percaya susu yang tidak konvensional ini, karena diekstraksi dari usus kecoak, memiliki lebih banyak energi dan kaya protein dibanding susu lainnya.

Bahkan susu ini disebut-sebut memiliki nutrisi tiga kali lebih banyak daripada ASI. Tapi masalahnya, meski bagus berapa banyak susu yang bisa dihasilkan kecoak? Dan berapa banyak kecoak yang dibutuhkan untuk satu liter susu putih?

Susu Kecoak Lebih Bergizi dibanding Susu Sapi ( Shutterstock )
Susu Kecoak diprediksi jadi superfood baru. ( Shutterstock )

Laman Healthline kemudian menjelaskan, setidaknya membutuhkan 1.000 kecoak mati untuk bisa menghasilkan hanya 3,5 ons susu.

baca juga

Ahli Gizi Rob Hobson pun nampak ragu dan tidak yakin dengan produk susu kecoak atau produk susu serangga lainnya. Rob melihat ini tidak akan terjadi dengan dua alasan, yakni produksi massal dari kecoak dan elemen crawly yang menyeramkan dan tidak menarik untuk dibayangkan.

"Anda harus memotong kecoak dan mengambil kristal susu. Konsepnya memang bagus, tapi tidak mungkin membuat susu kecoak, karena kita membutuhkan jumlah kecoak yang besar membuat jumlah susu yang tidak seberapa," jelas Rob.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Superfood untuk Perempuan, Nomor 3 Bisa Hambat Penuaan

5 Superfood untuk Perempuan, Nomor 3 Bisa Hambat Penuaan

Health | Kamis, 24 Oktober 2019 | 15:08 WIB

Temuan Gamer Ini di PlayStation 4 Miliknya, Bikin Kaget Warganet

Temuan Gamer Ini di PlayStation 4 Miliknya, Bikin Kaget Warganet

Tekno | Minggu, 22 September 2019 | 06:37 WIB

Kecoak Sudah Kebal Racun Serangga

Kecoak Sudah Kebal Racun Serangga

Tekno | Rabu, 03 Juli 2019 | 07:15 WIB

Terkini

Pembiayaan Kendaraan Listrik Melonjak 34,67 Persen

Pembiayaan Kendaraan Listrik Melonjak 34,67 Persen

Otomotif | Senin, 05 Oktober 2026 | 20:44 WIB

Timnas Indonesia Masih 0-0, Presiden Prabowo Senyum Tipis, Muka Erick Thohir Tegang

Timnas Indonesia Masih 0-0, Presiden Prabowo Senyum Tipis, Muka Erick Thohir Tegang

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 20:37 WIB

Yusril Buka Suara Soal Dugaan Pesta Sabu di Rutan Depok

Yusril Buka Suara Soal Dugaan Pesta Sabu di Rutan Depok

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 20:36 WIB

Indosat 5G di Pekanbaru, Bikin Streaming hingga Gaming Lancar Jaya

Indosat 5G di Pekanbaru, Bikin Streaming hingga Gaming Lancar Jaya

Riau | Senin, 05 Oktober 2026 | 20:34 WIB

Dipimpin Dasco, DPR Gelar Rapat Khusus Bahas RUU Perlindungan Ketenagakeraan Malam Ini

Dipimpin Dasco, DPR Gelar Rapat Khusus Bahas RUU Perlindungan Ketenagakeraan Malam Ini

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 20:29 WIB

Mitos Ikan Pembersih: Sapu-Sapu Monster Invasif Penghancur Ekosistem

Mitos Ikan Pembersih: Sapu-Sapu Monster Invasif Penghancur Ekosistem

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Jawab Kedaruratan Persalinan di Jakarta, Layanan Medis 24 Jam Tanpa Jeda Diperkuat

Jawab Kedaruratan Persalinan di Jakarta, Layanan Medis 24 Jam Tanpa Jeda Diperkuat

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 20:17 WIB

GBK Membara Timnas Indonesia vs Thailand, Kembang Api hingga Koreografi Bikin Merinding

GBK Membara Timnas Indonesia vs Thailand, Kembang Api hingga Koreografi Bikin Merinding

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 20:12 WIB

Lupakan Masa Lalu! XngHan&Xoul Semangat Gapai Masa Depan di Lagu High Beam

Lupakan Masa Lalu! XngHan&Xoul Semangat Gapai Masa Depan di Lagu High Beam

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Ajukan Rencana Produksi 2027, PTBA Minta Izin Gunakan Perusahaan Afiliasi sebagai Kontraktor

Ajukan Rencana Produksi 2027, PTBA Minta Izin Gunakan Perusahaan Afiliasi sebagai Kontraktor

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 19:49 WIB

×