Akibat Dicium Sembarang Orang, Bayi 4 Bulan Terkena Infeksi Mematikan

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 09 Januari 2020 | 15:15 WIB
Akibat Dicium Sembarang Orang, Bayi 4 Bulan Terkena Infeksi Mematikan
Bayi ini terkena infeksi setelah dicium sembarang orang (Facebook/Zoe McGlade)

Suara.com - Seorang ibu memeringatkan semua orang agar tidak sembarangan mencium bayi. Sebab bayinya terkena infeksi mematikan akibat dicium oleh sembarang orang.

Zoe McGlade, ibu 22 tahun asal Irlandia ini membagikan cerita pilunya melihat bayi laki-lakinya terkena infeksi mematikan melalui Facebook. Koby, bayi laki-lakinya mulai menjalani perawatan di rumah sakit pada akhir Desember 2019.

Saat itu kondisi Koby mengembangkan virus pernapasan syncytial (RSV), virus yang biasanya menyebabkan gejala ringan, seperti dingin tetapi bisa berpotensi serius pada bayi dan orang dewasa yang lebih tua.

"Saya tekankan kepada semua orang agar tidak sembarangan mencium bayi dan selalu mencuci tangan sebelum memegangnya sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan," tulis Zoe di Facebook dikutip dari Fox News.

Zoe lantas menunjukkan kondisi anaknya yang berada di ruangan isolasi dengan alat bantu oksigen untuk bernapas. Kondisi anaknya yang hanya berbaring di rumah sakit pun membuat Zoe merasa sedih.

Bayi yang mengalami infeksi setelah dicium banyak orang (Facebook/Zoe McGlade)
Bayi yang mengalami infeksi setelah dicium banyak orang (Facebook/Zoe McGlade)

"Pada orang dewasa mungkin batuk kecil atau pilek tidak akan menyebabkan kematian. Tetapi, ini bisa sangat berbahaya bagi bayi sekecil anakku. Saya beruntung segera membawanya ke rumah sakit dan tak sabar membawanya pulang kembali dengan senyuman," tambahnya.

Zoe mengaku pertama kali melihat kondisi bayinya tidak sehat ketika masih berusia 4 bulan. Saat itu, Koby mengalami batuk dan ia segera membawanya ke dokter.

Tetapi, tindakan medis pertama tidak membuat kondisi bayinya membaik. Sehingga Zoe kembali membawa anaknya yang masih 4 bulan ke dokter untuk mengetahui kondisi sesungguhnya.

Saat itulah bayinya didiagnosis menderita infeksi dada dan diberi antibiotik. Namun, kondisi bayinya juga tetap tidak membaik meski telah mengonsumsi antibiotik berhari-hari.

Ilustrasi bayi sakit (Pexels)
Ilustrasi bayi sakit (Pexels)

Akhirnya, Zoe memutuskan membawa anaknya ke rumah sakit pada akhir Desember 2019. Saat itu, Zoe merasa sangat sedih harus melihat bayinya dibantu oleh sejumlah alat medis.

"Aku menyaksikan Koby tak berdaya sehingga diberi oksigen untuk membantu bernapas. Karena kadar oksigennya sangat turun dari 94 hingga 71 yang berada di level berbahaya. Koby juga mengalmi dehidrasi parah dan fontanellenya cekung," jelasnya.

Zoe mengatakan bayinya telah mengembangkan RSV yang sudah menyebar cepat melalui sistem pernapasannya hingga ke paru-paru. Karena itu, Koby ditempatkan di ruangan isolasi dan dibantu oleh berbagai macam alat medis serta monitor.

Dokter mengatakan Koby kemungkinan besar mengembangkan RSV selama liburan akibat dipegang dan dicium oleh sembarangan orang. Beruntungnya, Zoe membawa bayinya ke rumah sakit sedikit lebih cepat.

"Dokter mengatakan jika saya menunggu beberapa jam untuk membawa Koby ke rumah sakit mungkin situasinya akan berbeda," ujarnya.

Akibat kejadian ini, Zoe dan suaminya lebih protektif terhadap bayinya. Mereka selalu minta orang lain agar mencuci tangan sebelum memegang Koby dan tidak menciumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Asal Beli, Ini Strategi Jitu Menghemat Pengeluaran Kebutuhan Bayi

Jangan Asal Beli, Ini Strategi Jitu Menghemat Pengeluaran Kebutuhan Bayi

Your Say | Kamis, 09 Januari 2020 | 14:13 WIB

Tahun Tikus Logam, Ini Dia Waktu yang Tepat Untuk Memiliki Bayi

Tahun Tikus Logam, Ini Dia Waktu yang Tepat Untuk Memiliki Bayi

Lifestyle | Rabu, 08 Januari 2020 | 15:28 WIB

Benarkah Bedak Tabur Bayi Bisa sebabkan Kanker Ovarium?

Benarkah Bedak Tabur Bayi Bisa sebabkan Kanker Ovarium?

Health | Rabu, 08 Januari 2020 | 15:33 WIB

Terkini

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB