Reynhard Sinaga Disebut Psikopat, Bisakah Dikenali dalam Keseharian?

Silfa Humairah Utami, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 10 Januari 2020 | 21:09 WIB
Reynhard Sinaga Disebut Psikopat, Bisakah Dikenali dalam Keseharian?
Ilustrasi ekspresi wajah datar. (Shutterstock)

Suara.com - Reynhard Sinaga Disebut Psikopat, Bisakah Dikenali dalam Keseharian?

Pemerkosa Reynhard Sinaga diduga sebagai psikopat setelah ia melakukan pemerkosaan pada seratusan laki-laki di Inggris. Bahkan saat pembacaaan vonis ekspresi Reynhard sangatlah datar dan dingin.

Hakim persidangan yang memvonis Reynhard juga menyebut laki-laki kelahiran Depok, Jawa Barat itu adalah orang yang berbahaya, bahkan untuk nantinya kembali ke masyarakat sekalipun. Lalu, bisakah orang awam melihat tanda-tanda psikopat?

Spesialis Kejiwaan dr. Gina Anindyajati, SpKJ mengatakan bahwa pada dasarnya di dalam diri setiap orang punya ciri psikopat, seperti suka melanggar peraturan. Tapi tidak lantas setiap yang melanggar peraturan disebut psikopat.

"Siapa di antara kita nggak pernah melanggar pelaturan? Melanggar peraturan adalah ciri psikopat. Apakah kita kemudian akan bilang diri kita psikopat?," ujar Dr. Gina dalam seminar Waspada Kekerasan Seksual di FKUI, Salemba, Jakarta Pusat, (10/1/2020).

"Ada nggak yang pernah melompat pagar stasiun padahal itu nggak boleh? Jadi pelanggaran seperti itupun sebenarnya adalah ciri psikopat, tapi tidak semua dari kita yang melanggar peraturan adalah psikopat," sambung Dr. Gina.

Tidak merasa bersalah telah melakukan kejahatan juga jadi salah satu ciri psikopat, dan itu mudah dilihat orang awam. Tapi masalahnya, seorang dengan psikopat juga mampu mengelabui orang sekitar.

"Dia tidak merasa bersalah dengan itu, tapi soal rasa bersalah atau tidak hanya dia dan tuhan yang tahu, kalau kita nanya 'saya merasa bersalah kok'. Tapi tahu darimana kita dia merasa bersalah. Itu sulit sekali untuk membuktikannya," jelasnya.

Jangan lupa juga seorang psikopat mampu berbaur dengan masyarakat, dan bersikap wajar bahkan mampu memanipulasi emosi yang dirasakan, sebagaimana dijelaskan dalam teori keilmuwan jiwa.

"Psikopat ini justru cenderung mampu menampilkan dirinya berbaur di dalam masyarakat. Jadi dia kelihatan baik-baik aja, karena itu kelebihannya dengan psikopat, dia mampu untuk bertindak sewajarnya, dia tahu apa yang dia mau dan bagaimana mendapatkannya dengan segala akal," ujarnya.

Dokter yang berpraktik di RSCM Jakarta itu menyebut, memerlukan pemeriksaan dan peninjauan lebih jauh untuk menyatakan orang sebagai psikopat. Perlu teknik dan alat khusus untuk mengukur penyakit kejiwaan seseorang termasuk psikopat.

"Jadi untuk menentukan orang psikopat atau nggak, itu harus ada pemeriksaannya, perlu wawancara mendalam, perlu pemeriksaan penunjang tambahan, untuk bisa memastikan orang ini apa benar psikopat atau tidak," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Korban Pemerkosaan Enggan Melapor, Dokter Jiwa Ungkap Alasannya

Korban Pemerkosaan Enggan Melapor, Dokter Jiwa Ungkap Alasannya

Health | Jum'at, 10 Januari 2020 | 18:52 WIB

Reynhard Sinaga Pernah Gabung Manchester United? Ini Jawaban Manajemen

Reynhard Sinaga Pernah Gabung Manchester United? Ini Jawaban Manajemen

News | Jum'at, 10 Januari 2020 | 13:21 WIB

Salah Sasaran! Dikira Reynhard Sinaga, Orang Ini Panen Caci Maki

Salah Sasaran! Dikira Reynhard Sinaga, Orang Ini Panen Caci Maki

News | Kamis, 09 Januari 2020 | 14:28 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB