Alami Serangan Jantung Widow Maker, Pria ini Miliki 6 Gumpalan Darah

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Senin, 13 Januari 2020 | 15:00 WIB
Alami Serangan Jantung Widow Maker, Pria ini Miliki 6 Gumpalan Darah
Ilustrasi serangan jantung, dada sesak, nyeri dada. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang pasien serangan jantung widow maker usia 30 tahun memiliki 6 gumpalan darah dari arteri jantung. Serangan jantung widow maker merupakan salah satu jenis serangan yang paling mematikan.

Menurut AsiaWire dilansir oleh Fox News, pasien bernama Li Kai tersebut seorang perokok berat dan peminum. Li Kai mulai dilarikan ke rumah sakit dengan nyeri dada parah.

Setibanya di Rumah Sakit Jantung Asia Wuhan, dokter menemukan penyumbatan di arteri anterior descending (LAD) kiri, yang memasok darah ke jantung bagian depan. Menurut Klinik Cleveland, gumpalan darah yang terletak di LAD dapat terbukti sangat berbahaya karena aliran darah tidak lancar.

Dalam kasus Li Kai, ahli bedah mengeluarkan enam gumpalan dari arterinya untuk memulihkan aliran darah normal. Berdasarkan laporan, kondisi yang dialami oleh Li Kai tidak mengancam jiwa.

"Aku tidak akan pernah percaya bahwa seorang semuda aku bisa menderita serangan jantung," kata Kai.

Ilustrasi dada berdebar, serangan jantung. (Shutterstock)
Ilustrasi dada berdebar, serangan jantung. (Shutterstock)

Sulit untuk mengetahui seseorang menderita serangan jantung widow maker hanya dengan melihat kondisinya. Karena gejala serangan jantung widow maker ini tak jauh berbeda dengan serangan jantung biasa.

Anda bisa menurunkan risiko terkena serangan jantung widow maker dengan menjalani gaya hidup aktif dan mempertahankan pola makan yang sehat untuk jantung.

Karena gejala serangan jantung widow maker ini hampir mirip dengan serangan jantung biasa. Segeralah mencari pertolongan medis jika mengalami gejala-gejala seperti yang dilansir dari Healthline, berikut ini:

  • Sakit dada atau ketidaknyamanan di dada
  • Rasa sakit yang menjalar ke lengan, kaki, punggung, leher atau rahang
  • Sakit di daerah perut yang terasa seperti mulas
  • Nyeri otot di dada atau leher
  • Kesulitan bernapas
  • Pusing dan berkeringat tanpa peringatan

Wanita lebih mungkin mengalami banyak gejala serangan jantung widow maker daripada pria, meski tanpa mengalami nyeri dada.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Derita Pembekuan Darah di Otak, Pria Ini Meninggal karena Serangan Jantung

Derita Pembekuan Darah di Otak, Pria Ini Meninggal karena Serangan Jantung

Health | Minggu, 12 Januari 2020 | 16:00 WIB

Kisah Cathy, Tak Bisa Punya Keturunan karena Menopause di Usia 13 Tahun

Kisah Cathy, Tak Bisa Punya Keturunan karena Menopause di Usia 13 Tahun

Health | Selasa, 07 Januari 2020 | 18:17 WIB

Banjir Bisa Bikin Trauma? Mengenal Penyebab dan Gejala PTSD pada Anak

Banjir Bisa Bikin Trauma? Mengenal Penyebab dan Gejala PTSD pada Anak

Health | Senin, 06 Januari 2020 | 05:00 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB