Sinestesia Ternyata Genetik, Studi Tunjukkan Bagaimana Otak Mereka Bekerja

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Selasa, 14 Januari 2020 | 20:12 WIB
Sinestesia Ternyata Genetik, Studi Tunjukkan Bagaimana Otak Mereka Bekerja
Ilustrasi sinestesia (Pixabay)

Suara.com - Hampir semua orang hanya bisa melihat pemandangan dan mendengarkan suara. Tapi ada beberapa orang yang justru dapat merasakan warna dan melihat suara.

Berdasarkan Live Science, di dunia hanya ada sekitar 4 persen orang yang mengalami fenomena misterius bernama sinestesia ini.

Ketika seseorang dengan sinestesia mendengar suara, mereka juga akan melihat warna dari suara tersebut, atau mereka dapat 'membaca' kata tertentu. Sudah sejak lama kondisi ini membingungkan ilmuwan, namun ada sebuah studi baru yang dinilai mungkin dapat dijadikan 'petunjuk'.

Studi yang dipublikasikan pada 5 Maret 2018 di jurnal Proceedings of National Academy of Sciences, menunjukkan kemungkinan yang terjadi pada otak orang dengan sinestesia.

"Ssebagai contoh, ketika orang dengan sinestesia 'mendengar' warna, pemindaian otak menunjukkan adanya aktivitas di bagian otak yang terkait dengan penglihatan dan bunyi," tutur penulis penelitian senior Simon Fisher, Ketua Institut Max Planck untuk Psikolinguistik di Belanda.

Ilustrasi sinestesia (Pixabay)
Ilustrasi sinestesia (Pixabay)

Menurut Fisher, sinestesia sering terjadi dalam sebuah keluarga atau dapat diwariskan, sehingga para peneliti memutuskan untuk mencari gen yang mungkin bertanggung jawab atas kondisi tersebut. Peneliti membandingkan gen yang memiliki sinestesia dengan yang tidak.

Sayangnya, tes ini tidak membuahkan hasil langsung, yang artinya tidak ada gen dari keluarga sinestesia yang dapat menjelaskan penyebab adanya kondisi tersebut. Ilmuwan pun melihat dari fungsi bilogis dari masing-masing gen.

"Hanya ada beberapa fungsi biologis yang diperkaya secara signifikan di seluruh kandidat yang diidentifikasi. Salah satunya adalah axonogenesis, proses penting yang membantu neuron terhubung satu sama lain di otak yang sedang berkembang," jelas Fisher.

Axogenesis ini mengacu pada perkembangan neuron. Ternyata, gen juga memainkan peran dalam bagaimana neuron di dalam otak terhubung, menjelaskan mengapa otak orang dengan sinestesia ditransfer secara berbeda.

baca juga

Penelitian selanjutnya akan mencari pemahaman bagaimana variasi gen tertentu mengubah struktur dan fungsi otak.

"Memperlajari sinestesia pada dasarnya dapat memberikan pengetahuan bagaimana otak manuia pada umumnya menciptakan representasi sensorik dari dunia luar," tandas Fisher.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Ungkap Misteri Otak Manusia Berusia 2.600 Tahun

Ilmuwan Ungkap Misteri Otak Manusia Berusia 2.600 Tahun

Tekno | Selasa, 14 Januari 2020 | 12:03 WIB

Belajar Sampai Larut Malam, Remaja Ini Malah Alami Radang Otak

Belajar Sampai Larut Malam, Remaja Ini Malah Alami Radang Otak

Health | Selasa, 07 Januari 2020 | 18:05 WIB

Peneliti Ungkap Ukuran Dasar Otak Lebih Kecil pada Wanita yang Minum Pil KB

Peneliti Ungkap Ukuran Dasar Otak Lebih Kecil pada Wanita yang Minum Pil KB

Health | Selasa, 07 Januari 2020 | 19:00 WIB

Terkini

Dibeli Haji Isam, BYAN Bakal Rombak Direksi dan Komisaris

Dibeli Haji Isam, BYAN Bakal Rombak Direksi dan Komisaris

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 17:09 WIB

Apa Penyebab Truk Molen Tabrak Halte di Bekasi, 6 Orang Tewas

Apa Penyebab Truk Molen Tabrak Halte di Bekasi, 6 Orang Tewas

Bekaci | Senin, 02 November 2026 | 17:06 WIB

Novel The Newcomer, saat Kebohongan Kecil Menyembunyikan Sebuah Kebenaran

Novel The Newcomer, saat Kebohongan Kecil Menyembunyikan Sebuah Kebenaran

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 17:00 WIB

Investor Kabur, Rupiah Makin Loyo di Awal November

Investor Kabur, Rupiah Makin Loyo di Awal November

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 16:56 WIB

BEI Proyeksi Puluhan UKM Siap IPO Tahun 2027

BEI Proyeksi Puluhan UKM Siap IPO Tahun 2027

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 16:56 WIB

Buah Manis Kepercayaan, Investasi Senilai Rp9,7 Triliun Segera Masuk Jateng

Buah Manis Kepercayaan, Investasi Senilai Rp9,7 Triliun Segera Masuk Jateng

News | Senin, 02 November 2026 | 16:55 WIB

Bestari Barus Sentil Demokrat soal Putusan MA Gibran: Jangan Buru-buru Ingin AHY Jadi Wapres

Bestari Barus Sentil Demokrat soal Putusan MA Gibran: Jangan Buru-buru Ingin AHY Jadi Wapres

News | Senin, 02 November 2026 | 16:54 WIB

Kenapa Kontak Hilang Sendiri di iPhone? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa Kontak Hilang Sendiri di iPhone? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 16:51 WIB

Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Kencangkan Kulit Usia 50 Tahun

Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Kencangkan Kulit Usia 50 Tahun

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 16:51 WIB

Malang Selatan Dikepung Banjir dan Longsor: Jalur Utama Malang-Lumajang Lumpuh Total

Malang Selatan Dikepung Banjir dan Longsor: Jalur Utama Malang-Lumajang Lumpuh Total

Malang | Senin, 02 November 2026 | 16:50 WIB

×