Orang Merokok dan Vape Berisiko Derita Stroke, Ini Temuan Peneliti

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Minggu, 19 Januari 2020 | 15:20 WIB
Orang Merokok dan Vape Berisiko Derita Stroke, Ini Temuan Peneliti
Ilustrasi rokok elektrik (Shutterstock).

Suara.com - Sebuah penelitian menemukan orang dewasa muda yang merokok dan menggunakan vape lebih mungkin terserang stroke daripada mereka tidak menggunakan satu jenis produksi nikotin.

Para peneliti lantas memeriksa data survei selama 2016-2017 terhadap lebih dari 161.000 peserta yang berusia 18 hingga 44 tahun.

Secara keseluruhan, 4,8 persen peserta mengatakan sekarang ini merokok sigaret tradisional yang mudah terbakar dan juga merokok e-rokok. Lalu sekitar 7,8 persen hanya merokok sigaret tradisional dan 2,7 persen hanya menggunakan vape.

Hasilnya, orang yang merokok dan menggunakan vape hampir 3 kali lebih mungkin mengalami stroke. Bahkan setelah memperhitungkan faktor risiko stroke lainnya setelah tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi.

Sedangkan orang yang menggunakan vape sekaligus merokok juga hampir 2 kali lebih mungkin mengalami stroke daripada mereka yang hanya merokok.

Ratusan orang mengalami gangguan pernapasan dan sesak napas, diduga karena penggunaan produk rokok elektrik alias vape. (Dok. Suara.com)
Ilustrasi orang nge-vape (Dok. Suara.com)

"Orang mengira mengubah kebiasaan merokok dengan vape agar lebih aman. Tetapi, penelitian kami menemukan mengganti rokok dengan vape tidak bermanfaat untuk mengurangi risiko stroke pada usia muda," kata dr. Rupak Desai dari Atlanta Veterans Affairs Medical Center dikutip dari Asia One.

Karena vape juga rokok bertenaga bakteri yang menggunakan elemen pemanas untuk mengubah nikotin cair dan perasa menjadi uap yang dihirup oleh pengguna.

Para peneliti dalam American Journal of Preventive Medicine telah mengaitkan nikotin, perasa dan bahan kimia lainnya dalam cairan vape dengan peningkatan detak jantung, tekanan darah tinggi dan peningkatan risiko stroke.

Dalam studi sekarang, sebagian besar orang yang hanya menggunakan vape usia 18 hingga 24 tahun, sedangkan mayoritas peserta yang merokok adalah usia 35 hingga 44 tahun.

Saat ini perokok memiliki tingkat risiko stroke 59 persen lebih tinggi. Sedangkan, mantan perokok yang saat ini hanya memakai vape memiliki risiko stroke 2,5 kali lipat lebih tinggi.

Namun, efek jangka panjang dari penggunaan vape juga tidak jelas. Penelitian ini juga tidak melihat orang dewasa lebih tua yang memiliki stroke.

Karena, pola diet dan tingkat stres juga bisa memengaruhi risiko stroke pada orang dewasa yang lebih muda. Meskipun ada banyak yang tidak diketahui tentang keamanaan vaping.

Tetapi, penggunaan vape telah terbukti tidak menurunkan risiko stroke pada orang yang sebelumnya merokok tradisional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Masalah Kesehatan Ini Memengaruhi Masyarakat Umum di Seluruh Dunia

4 Masalah Kesehatan Ini Memengaruhi Masyarakat Umum di Seluruh Dunia

Health | Jum'at, 17 Januari 2020 | 20:12 WIB

Salah Paham Soal Rokok Elektrik Harus Diluruskan, Ini Kata Kemenkes

Salah Paham Soal Rokok Elektrik Harus Diluruskan, Ini Kata Kemenkes

Health | Kamis, 16 Januari 2020 | 14:16 WIB

Orang Indonesia Makin Malas Gerak, Risiko Penyakit Tidak Menular Meningkat

Orang Indonesia Makin Malas Gerak, Risiko Penyakit Tidak Menular Meningkat

Health | Rabu, 15 Januari 2020 | 19:25 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB