Bingung Kendalikan BPJS, Menkes Terawan Akui tak Punya Solusi?

Silfa Humairah Utami, Dini Afrianti Efendi

Senin, 20 Januari 2020 | 20:30 WIB
Bingung Kendalikan BPJS, Menkes Terawan Akui tak Punya Solusi?
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Suara.com - Bingung Kendalikan BPJS, Menkes Terawan Akui tak Punya Solusi?

Polemik Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan ternyata tidak selesai begitu saja dengan pemerintah menaikkan biaya iuran.

Apalagi tiga rekomendasi Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dan telah disampaikan dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi IX DPR RI, akhirnya tidak dipakai dan tetap memakai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2019 terkait iuran kesehatan.

Karena hal ini dalam RDP selanjutnya bersama Komisi IX DPR RI, Menkes Terawan mengaku sedih dan kecewa karena tidak bisa mengendalikan BPJS Kesehatan.

"Artinya saya tidak punya rentang kendali untuk memaksa, kalau di militer itu kalau ada rentang kendali, enak. Atau ada kendali di siapa, itu enak, tapi kalau tidak ada ya memang repot sekali," ujar Menkes Terawan di Gedung Parlemen, Jakarta Selatan, Senin (20/1/2020).

Terawan bercerita jika dia mendapat saran melalui pesan WhatsApp jika iuran BPJS tetap akan dinaikkan. Padahal ia tidak ingin kenaikan itu terjadi, seperti hasil kesepakatan RDP dengan komisi IX DPR RI, yakni dengan mengambil salah satu rekomendasi solusi yang diberikan dirinya.

"Waktu itu saya sudah mendapatkan WA (whatsApp), dan WA saya teruskan untuk jangan melakukan penaikkan, dan WA itu sudah saya japri langsung ke BPJS bahwa jangan menaikkan, bahwa itu kesepakatan kita semua, waktu rapat dengan DPR dan itu saya sampaikan," kata Terawan.

Menanggapi anggota komisi IX dalam rapat ini yang diisi kekecewaan karena merasa dikhianati pemerintah yang tetap menaikkan iuran dan bertolakbelakang dengan apa hasil kesepatan RDP beberapa waktu lalu. Pemilik Terawan Theory itu juga mengalami kekecewaan yang sama.

Ia melanjutkan, sebagai bentuk kekecewaan ia rela menyatakan dengan jantan sebagai Menkes tidak punya solusi atas hal ini. Mengingat segala saran dan rekomendasi kesepakatan rapat tidak diindahkan pihak BPJS Kesehatan.

baca juga

"Maksud saya itu adalah wujud kekecewaan saya untuk saya berani mengatakan bahwa saya tidak punya solusi. Kalau memang itu tidak bisa dilaksanakan, dan itu ya buat saya, saya sedih sekali, sama dengan sodara-sodara saya di komisi IX dan karena itu izinkan saya untuk tidak memberikan jalan keluar mengenai itu," ujarnya.

Kata Terawan, untuk memberikan solusi ia membutuhkan kelengkapan data. Jikapun BPJS Kesehatan defisit ia tidak mendapat laporan pertanggungjawaban seberapa besar dan seperti apa defisitnya.

"Jadi saya lebih baik jantan mengakui bahwa, ya saya tidak bisa memberikan solusi kalau permasalahan tidak bisa dilaksanakan dan juga transparansi tidak bisa dikerjakan," tutup Menkes.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iuran BPJS Kesehatan Naik, Daya Beli Masyarakat Diprediksi Nyungseb

Iuran BPJS Kesehatan Naik, Daya Beli Masyarakat Diprediksi Nyungseb

Bisnis | Senin, 20 Januari 2020 | 11:22 WIB

Tangani Antraks, Menkes Terjunkan Tim Khusus ke Gunungkidul

Tangani Antraks, Menkes Terjunkan Tim Khusus ke Gunungkidul

Jogja | Kamis, 16 Januari 2020 | 19:05 WIB

Iuran BPJS Kesehatan Naik, Sedikitnya 800 Ribu Orang Turun Kelas

Iuran BPJS Kesehatan Naik, Sedikitnya 800 Ribu Orang Turun Kelas

News | Senin, 13 Januari 2020 | 21:56 WIB

Terkini

Review Perfect Family: Keluarga Sempurna yang Ternyata Menyimpan Rahasia

Review Perfect Family: Keluarga Sempurna yang Ternyata Menyimpan Rahasia

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:50 WIB

Pertalite Dibatasi, Motor Tetap Bebas Beli: Mobil Mewah Mulai Dipantau

Pertalite Dibatasi, Motor Tetap Bebas Beli: Mobil Mewah Mulai Dipantau

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:37 WIB

3 Anggota DPRD Diperiksa Lagi, Ini Perkembangan Kasus Lampu Jalan Palembang

3 Anggota DPRD Diperiksa Lagi, Ini Perkembangan Kasus Lampu Jalan Palembang

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:37 WIB

8 Pesan Gerakan Nurani Bangsa: Kritik Aparat, Korupsi hingga Demokrasi

8 Pesan Gerakan Nurani Bangsa: Kritik Aparat, Korupsi hingga Demokrasi

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:37 WIB

Purbaya Resmi Salurkan Rp 20,5 T ke 490 Daerah, Biar Pemda Bisa Bayar Gaji PPPK

Purbaya Resmi Salurkan Rp 20,5 T ke 490 Daerah, Biar Pemda Bisa Bayar Gaji PPPK

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:36 WIB

Fakta Baru Kasus Pilot Malaysia Selundupkan Narkoba ke Indonesia, Ada Jejak Nomor Telepon Sindikat

Fakta Baru Kasus Pilot Malaysia Selundupkan Narkoba ke Indonesia, Ada Jejak Nomor Telepon Sindikat

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:35 WIB

Bantah Sakit dan Mundur dari Jabatan, Menko PM Pratikno Naik Hardtop Pantau Karhutla Bromo

Bantah Sakit dan Mundur dari Jabatan, Menko PM Pratikno Naik Hardtop Pantau Karhutla Bromo

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:34 WIB

Karhutla 114 Hektare di Pelalawan dan Inhu, Baru Dipadamkan 22 Hektare

Karhutla 114 Hektare di Pelalawan dan Inhu, Baru Dipadamkan 22 Hektare

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:32 WIB

Menhut Raja Juli Antoni 'Ngacir' Ditanya Soal Pengembalian Uang ke KPK yang Tak Utuh

Menhut Raja Juli Antoni 'Ngacir' Ditanya Soal Pengembalian Uang ke KPK yang Tak Utuh

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:31 WIB

Purbaya-Bahlil Sepakat! Pembelian Pertalite Mau Dibatasi, Tanda-tanda Mau Dihapus?

Purbaya-Bahlil Sepakat! Pembelian Pertalite Mau Dibatasi, Tanda-tanda Mau Dihapus?

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:30 WIB

×